skip to main content

PEMBUATAN PLASTIK BIODEGRADABLE MENGGUNAKAN PATI DENGAN PENAMBAHAN KATALIS ZnO DAN STABILIZER GLISEROL

Teknologi Rekayasa Kimia Industri, Departemen Teknologi Industri, Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro, Jl. Prof Soedarto, SH, Tembalang, Semarang, 50275, Indonesia., Indonesia


Citation Format:
Abstract
Masalah utama dunia saat ini adalah masalah sampah plastik. Alasan utamanya adalah plastik konvensional dibuat secara sintetis dari polimer berbasis minyak bumi dan tidak dapat terdegradasi di lingkungan, yang merupakan penyebab serius bagi lingkungan. Solusi dari masalah ini adalah membuat plastik dari polimer alam, yang dapat diperbarui dari segi kepraktisan. Bioplastik merupakan produk organik yang dapat mengurangi masalah sampah plastik yang tidak dapat terurai secara hayati.. Pada penelitian ini bioplastik akan dibuat dari pati. Pada penelitian berfokus pada pembuatan plastik biodegradable dengan menggunakan metode melt intercalation dan memakai metode rancangan penelitian faktorial design dengan variasi pati 10 dan 12 gram, ZnO 12% dan 15%,dan gliserol sebesar 5 dan 7 ml. Produk bioplastik dengan kondisi terbaik pada uji daya serap air yaitu pada variabel berat pati sebesar 10 gram, berat ZnO 12% dan volume gliserol 5 ml. Untuk sampel terbaik untuk degradasi dengan variasi 12 gram pati, 15% berat ZnO dan 5 ml gliserol. Sifat plastik yang didapat yaitu rata, elastis dan licin dengan warna putih bening
Fulltext View|Download
Keywords: Bioplastik, Gliserol, Pati, ZnO
Article Info
Section: Articles
Language : ID
Statistics:
  1. Amni, C., Marwan, M., & Mariana, M. (2015). Pembuatan Bioplastik Dari Pati Ubi Kayu Berpenguat Nano Serat Jerami dan ZnO. Jurnal Litbang Industri, 5(2), 91. https://doi.org/10.24960/jli.v5i2.670.91-99
  2. Ayuk Niken, D. A. (2013). Isolasi amilosa dan amilopektin dari pati kentang. Teknologi Kimia Dan Industri, 2(3), 57–62
  3. Badan Standarisasi Nasional. (2016). Kriteria ekolabel – Bagian 7 : Kategori produk tas belanja plastik dan bioplastik mudah terurai
  4. Bani, M. D. (2019). Variasi Volume Gliserol terhadap Sifat Fisis Plastik Biodegradable Berbahan Dasar Pati Ubi Kayu (Manihot Esculenta Cranz). Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, 7(1), 61–78. https://doi.org/10.24256/jpmipa.v7i1.678
  5. Doyan, A., & Humaini, H. (2017). SIFAT OPTIK LAPISAN TIPIS ZnO. Jurnal Pendidikan Fisika Dan Teknologi, 3(1), 34. https://doi.org/10.29303/jpft.v3i1.321
  6. Fessenden, R. J. F. ; J. S. (1986). Kimia Ogranik (Aloysius Hadyana Pudjaatmaka (ed.); 2nd ed.). Penerbit Erlangga
  7. Fitriyani. (2018). Sintesis dan Uji Kualitas Plastik Biodegradable dari Pati Biji Nangka Menggunakan Variasi Penguat Logam Seng Oksida (ZnO) dan Plasticizer Gliserol. Skripspi
  8. Haryanto, & Titani, F. R. (2017). Bioplastic from Tapioca and Maizena Starch. Techno, 18(1), 1–6
  9. Manggis, A., & Minyak, D. A. N. (2018). SINTESIS PLASTIK BIODEGRADABLE. Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Sains Dalam Ilmu Kimia Oleh : Ismat Najih
  10. Morgan. (2019). Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004
  11. Pramesti, H. A., Siadi, K., & Cahyono, E. (2015). Analisis Rasio Kadar Amilosa/Amilopektin Dalam Amilum Dari Beberapa Jenis Umbi. IJCS - Indonesia Journal of Chemical Science, 4(1)
  12. Safitri, I., Riza, M., & Syaubari, S. (2016). Uji Mekanik Plastik Biodegradable dari Pati Sagu dan Grafting Poly(Nipam)-Kitosan dengan Penambahan Minyak Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) Sebagai Antioksidan. Jurnal Litbang Industri, 6(2), 107. https://doi.org/10.24960/jli.v6i2.1914.107-116
  13. Saputro, A. N. C., & Ovita, A. L. (2017). Sintesis dan karakterisasi bioplastik dari kitosan-pati ganyong (Canna edulis). Kimia Dan Pendidikan Kimia, 2(1), 13–21. https://doi.org/10.1017/S1355770X15000017

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.