EKSPRESI WT1 DAN P16 PADA KARSINOMA SEROSUM DERAJAT TINGGI DAN KARSINOMA ENDOMETRIOID DERAJAT TINGGI PADA OVARIUM DI RS Dr. KARIADI SEMARANG, PERIODE 2015–2017

*Djamila Zakaria  -  Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Indonesia
Udadi Sadhana  -  Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Indonesia
Devia Eka  -  Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 7 Oct 2019; Published: 8 Oct 2019.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Statistics: 72 31
Abstract

Latar belakang: Karsinoma serosum derajat tinggi dan karsinoma endometrioid derajat tinggi pada ovarium adalah keganasan epithelial terbanyak dan yang kedua terbanyak pada ovarium, yang sering terdeteksi pada tahap lanjut dengan prognosis yang buruk. Secara histopatologi sulit untuk membedakan kedua keganasan ini. Ekspresi WT1 dan p16 dapat digunakan untuk membedakan kedua keganasan ini.

Metode: Penelitian analitik deskriptif dengan desain belah lintang. Sampel sebanyak 30 sampel blok paraffin yang telah didiagnosis sebagai karsinoma ovarium tahun 2015–2017 di laboratorium Patologi Anatomi RSUP Dr. Kariadi, yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu karsinoma serosum derajat tinggi sebanyak 18 sampel dan karsinoma endometrioid derajat tinggi sebanyak 12 sampel, dan dilakukan pengecatan imunohistokimia antibodi monoklonal WT1 dan p16, kemudian dianalisis dengan uji Mann-Whitney.

Hasil: Ekspresi WT1 pada karsinoma serosum derajat tinggi dan karsinoma endometrioid derajat tinggi pada ovarium tidak bermakna (p=0,513). Ekspresi p16 pada karsinoma serosum derajat tinggi dan karsinoma endometrioid derajat tinggi pada ovarium tidak bermakna (p=0,356).

Simpulan: Terdapat perbedaan yang tidak bermakna antara Ekspresi WT1 dan p16 pada karsinoma serosum derajat tinggi dan karsinoma endometrioid derajat tinggi pada ovarium

Article Metrics: