BibTex Citation Data :
@article{JRKM28262, author = {Mailan Lasagi and Ir Martini and Sri Yuliawati}, title = {Analisis Spasial Kejadian Tuberkulosis di Kabupaten Tegal Tahun 2023 - 2024}, journal = {Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat}, volume = {5}, number = {3}, year = {2025}, keywords = {}, abstract = {Latar belakang: Tuberkulosis merupakan masalah kesehatan global yang telah menjadi perhatian utama selama beberapa dekade Infeksi oleh Mycobacterium tuberculosis ditemukan di hampir seluruh belahan dunia, terutama di Asia Tenggara, Afrika, dan Pasifik Barat. Indonesia merupakan salah satu negara dengan beban tuberkulosis tertinggi, menyumbang 8,4% dari total kasus global pada tahun 2019. Salah satu wilayah dengan beban tinggi tersebut adalah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Hingga tahun 2024, peningkatan jumlah kasus TB masih terus teridentifikasi di wilayah ini. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pola persebaran TB dan faktor-faktor risikonya Metode: Penelitian ini merupakan studi ekologi dengan pendekatan observasional analitik. Data agregat yang digunakan meliputi kasus TB tahun 2023-2024, ketinggian wilayah, kepadatan penduduk, dan kasus malnutrisi di 18 kecamatan. Data diperoleh dari Dinas Kesehatan dan Badan Pusat Statistik Kabupaten Tegal. Analisis spasial deskriptif dilakukan menggunakan ArcGIS, sedangkan autokorelasi spasial dianalisis menggunakan GeoDa melalui Bivariate Moran's / dan Local Indicators of Spatial Association (LISA). Hasil: Ditemukan autokorelasi spasial antara kasus TB dengan kepadatan penduduk, ketinggian wilayah, dan malnutrisi pada tahun 2023 dan 2024. Kecamatan dengan kepadatan penduduk dan malnutrisi tinggi cenderung memiliki angka TB lebih tinggi. Namun, hubungan antara TB dan ketinggian wilayah berbeda setiap tahun. Pada 2023, kasus TB lebih tinggi di daerah dataran tinggi, sementara pada 2024 lebih banyak ditemukan di dataran rendah. Simpulan: Terdapat autokorelasi spasial antara kejadian TB dengan kepadatan penduduk, ketinggian wilayah, dan malnutrisi di Kabupaten Tegal. Kata kunci: tuberkulosis kepadatan penduduk; ketinggian wilayah, malnutrisi }, issn = {2807-8209}, doi = {10.14710/jrkm.2025.28262}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jrkm/article/view/28262} }
Refworks Citation Data :
Article Metrics:
Last update:
View My Stats
JRKM: Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro
Jl. Prof. Jacub Rais, Tembalang, Kec. Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah 50275