skip to main content

Urban Flow Hub: Integrasi Mobilitas Cerdas Sebagai Secondary Node Simpang Lima 2050

*Muhammad Raihan  -  Program Profesi Arsitek, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Kawasan Simpang Lima Semarang merupakan pusat aktivitas perkotaan dengan intensitas pergerakan yang tinggi, didukung oleh fungsi perdagangan, jasa, rekreasi, dan perkantoran. Namun, sistem mobilitas kawasan masih bersifat terfragmentasi, ditandai oleh penyebaran area parkir, kurangnya integrasi transportasi publik, serta konflik antara kendaraan dan pejalan kaki yang menyebabkan penurunan efisiensi pergerakan dan kualitas ruang publik. Proyek Urban Flow Hub dirancang sebagai secondary node yang mendukung Simpang Lima sebagai primary node melalui integrasi sistem mobilitas perkotaan yang lebih terorganisasi. Pendekatan perancangan menempatkan bangunan sebagai infrastruktur urban yang tidak hanya mewadahi fungsi parkir, tetapi juga menghubungkan berbagai moda transportasi dalam satu sistem terpadu. Fasilitas yang diusulkan meliputi parkir otomatis berbasis kecerdasan buatan (AI), wireless EV charging, bike sharing, ruang publik, serta pemanfaatan energi surya untuk mendukung operasional bangunan yang berkelanjutan. Organisasi ruang disusun secara vertikal untuk mengoptimalkan keterbatasan lahan di pusat kota sekaligus meningkatkan kapasitas pelayanan mobilitas. Hasil perancangan menunjukkan bahwa Urban Flow Hub berpotensi menjadi simpul distribusi pergerakan yang mampu meningkatkan efisiensi mobilitas, mengurangi tekanan kendaraan di kawasan inti, serta menciptakan ruang publik yang adaptif terhadap kebutuhan Kota Semarang menuju tahun 2050.
Article Info
Section: Poster Profession
Language : ID

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.