skip to main content

Perancangan Pusat Edukasi Lingkungan sebagai Ruang Kolaborasi Masyarakat dan LSM WALHI Berbasis Sustainable Architecture

*Auriko Gamarsasi  -  UNIVERSITAS DIPONEGORO, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Penurunan kualitas lingkungan akibat aktivitas manusia yang tidak berkelanjutan mendorong adanya kegiatan edukasi dan kolaborasi yang lebih intensif antara masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) lingkungan. Oleh karena itu, perancangan Pusat Edukasi Lingkungan ini bertujuan untuk menyediakan wadah pembelajaran, interaksi, dan kolaborasi yang mendukung peningkatan kesadaran serta partisipasi publik terhadap isu-isu lingkungan. Pendekatan Sustainable Architecture diterapkan sebagai dasar perancangan yang berfungsi untuk menciptakan bangunan yang ramah lingkungan, efisien energi, serta responsif terhadap kondisi iklim dan konteks tapak. Metode perancangan ini meliputi analisis kebutuhan ruang, studi preseden, serta pendekatan aspek fungsional, teknis, dan kontekstual. Fasilitas yang dirancang mencakup ruang edukasi, ruang pamer interaktif, ruang diskusi, kantor LSM, serta area publik terbuka yang mendukung aktivitas komunitas. Hasil perancangan diharapkan mampu menjadi sarana edukatif sekaligus katalisator dalam membangun kesadaran kolektif dan mendorong aksi nyata masyarakat dalam pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. The Eden Project - Pusat Edukasi Lingkungan terbesar di Dunia, bangunan menjadi media edukasi, Memadukan konservasi, wisata, penelitian, dan edukasi, dan Memanfaatkan material dan sistem bangunan berkelanjutan

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.