skip to main content

Perancangan Pusat Rehabilitasi Sosial Perempuan Korban Kekerasan Domestik & Seksual

*Raissha Miani Gumilar  -  UNIVERSITAS DIPONEGORO, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Tingginya angka kekerasan terhadap perempuan di Jawa Barat belum diimbangi  dengan ketersediaan fasilitas pemulihan yang memadai secara kualitas ruang dan  fungsi. Banyak rumah aman saat ini masih bersifat konvensional dan cenderung  tertutup, sehingga kurang optimal dalam mendukung proses penyembuhan  psikologis penyintas. Perancangan ini bertujuan untuk menghadirkan sebuah Pusat  Rehabilitasi Sosial Wanita Korban Kekerasan Domestik dan Seksual  di Bandung  sebagai lingkungan yang protektif sekaligus memberdayakan bagi perempuan  korban kekerasan domestik dan seksual. Dengan mengintegrasikan prinsip  Arsitektur Terapeutik dan Trauma-Informed Design, fokus utama desain  ditekankan pada penciptaan ruang yang mampu mereduksi stres dan memberikan  rasa aman yang mendalam. Melalui ini, arsitektur diharapkan tidak hanya berfungsi  sebagai wadah aktivitas, tetapi juga berperan aktif dalam memulihkan martabat dan  kemandirian para penyintas trauma.  Keyword : Arsitektur Terapeutik, Healing Enviroment, Trauma-Informed Design,  Pusat Rehabilitasi.
Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. Neufert, E. (2002). Data Arsitek Jilid 1 (Sastrowidjojo, S., Terj.). Jakarta: Erlangga

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.