skip to main content

KOTA PARIWISATA DI RUANG CISLUNAR BERBASIS SISTEM MODULAR DAN REKONFIGURASI SPASIAL MELALUI PENDEKATAN SPEKULATIF

*Ditho Febrianto  -  UNIVERSITAS DIPONEGORO, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Perkembangan eksplorasi ruang angkasa dan kemajuan teknologi transportasi orbital  membuka kemungkinan munculnya aktivitas manusia yang semakin kompleks di luar bumi,  termasuk pariwisata ruang angkasa. Ruang cislunar, yaitu wilayah antara bumi dan bulan,  mulai dipandang sebagai kawasan strategis bagi pengembangan infrastruktur antariksa serta  potensi terbentuknya lingkungan hunian dan fasilitas aktivitas manusia di luar bumi. Dalam  pandangan tersebut, muncul kemungkinan terbentuknya kota pariwisata di lingkungan  orbital yang menawarkan pengalaman ruang berbeda dari lingkungan terestrial. Pendekatan  desain spekulatif digunakan sebagai kerangka konseptual untuk mengeksplorasi  kemungkinan sistem kota dan pengalaman ruang dalam lingkungan non-terestrial melalui  pengembangan skenario ruang yang belum memiliki preseden nyata. Pendekatan ini  dikombinasikan dengan konsep modularitas dan rekonfigurasi spasial untuk menghasilkan  sistem kota yang adaptif terhadap dinamika aktivitas dan keterbatasan lingkungan ruang  angkasa. Hasil kajian menghasilkan konsep kota pariwisata orbital berbasis sistem modular  yang memungkinkan pembangunan bertahap melalui agregasi modul ruang yang saling  terhubung, sementara rekonfigurasi spasial memungkinkan ruang menyesuaikan kapasitas,  aktivitas, serta skenario pengalaman pariwisata di lingkungan orbital.
Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. Dunne, A., & Raby, F. (2013). Speculative everything: Design, fiction, and social dreaming. MIT Press

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.