skip to main content

SOCIAL-HEALING HUB: WELLNESS CENTER BERBASIS KOMUNITAS BAGI PENDERITA PENYAKIT KRONIS USIA PRODUKTIF DI KOTA SEMARANG

*Rachel Patrichia  -  UNIVERSITAS DIPONEGORO, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Meningkatnya prevalensi penyakit kronis tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik penderita, tetapi juga memicu gangguan psikologi dan penurunan kualitas hidup penderita. Perubahan gaya hidup masyarakat, seperti pola makan tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, stres kerja, serta kecenderungan perilaku sedentari menjadi faktor utama meningkatnya kasus penyakit kronis, terutama pada usia produktif. Tingginya angka kasus pada usia produktif menunjukkan perlunya wadah promotif dan preventif dengan pendekatan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan. Di Kota Semarang, kondisi ini semakin mengkhawatirkan dengan adanya lonjakan kasus baru penyakit kronis pada kelompok usia produktif. Perancangan Social-Healing Hub ini dilakukan untuk menyediakan fasilitas kebugaran berupa wellness center berbasis komunitas untuk mendukung pemulihan fisik, psikologis, dan sosial dalam meningkatkan kualitas hidup penderita penyakit kronis. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi elemen alam, ruang sosial, dan aktivitas kebugaran dalam desain mampu mengurangi stres, meningkatkan interaksi sosial, serta mendukung kualitas hidup penderita. Dengan demikian, wellness center berbasis komunitas dengan pendekatan healing environment dapat menjadi alternatif fasilitas terapeutik yang holistik di luar layanan pengobatan medis. Kata kunci: social-healing hub, wellness center, penyakit kronis, interaksi sosial, healing environment, Kota Semarang
Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. Creasy, T. (2012). Wellness clinic: An integrated approach to primary care, education, and fitness [Master's thesis, University of Cincinnati]. OhioLINK Electronic Theses and Dissertations Center

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.