skip to main content

PERANCANGAN APARTEMEN PEKERJA MUDA DI KOTA YOGYAKARTA DENGAN PENDEKATAN INKLUSI SEBAGAI KATALIS INTERAKSI SOSIAL PERKOTAAN

*Fathya Khoirunnisa  -  UNIVERSITAS DIPONEGORO, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Apartemen Pekerja Muda di Kota Yogyakarta merupakan proyek perancangan hunian vertikal yang dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah pendatang usia produktif yang datang ke Yogyakarta untuk bekerja maupun menempuh pendidikan. Kondisi tersebut memunculkan kebutuhan akan hunian yang praktis, efisien, dan terjangkau di kawasan perkotaan. Namun, perkembangan apartemen di kota besar seringkali bersifat eksklusif dan berpotensi menimbulkan segregasi sosial dengan lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, perancangan apartemen ini mengusung pendekatan inklusi untuk menciptakan hunian yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga mampu mendorong interaksi sosial antara penghuni dan masyarakat sekitar. Pendekatan ini diwujudkan melalui penyediaan ruang komunal semi-publik, fasilitas bersama, serta penataan ruang yang mendukung aktivitas sosial dan keterhubungan dengan konteks kawasan. Perancangan dilakukan melalui analisis kebutuhan pekerja muda, kajian preseden apartemen, serta analisis kondisi tapak dan lingkungan perkotaan di Yogyakarta. Melalui pendekatan tersebut, diharapkan tercipta hunian vertikal yang adaptif, inklusif, dan mampu menjadi wadah interaksi sosial dalam kehidupan perkotaan. Kata Kunci: Apartemen pekerja muda, Pendekatan Inklusi, Interaksi Sosial Perkotaan, Kota Yogyakarta
Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. Joseph De Chiara, & Lee Koppelman. (1995). Time-Saver Standards for Housing and Residential Development. McGraw-Hill

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.