skip to main content

Redesain Bandara International Minangkabau dengan Pendekatan Green Architecture

*Khevani Pangalinan  -  UNIVERSITAS DIPONEGORO, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Bandara Internasional Minangkabau sebagai salah satu gerbang utama transportasi udara di Sumatera Barat memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas dan pertumbuhan ekonomi, namun peningkatan jumlah penumpang domestik belum sepenuhnya diimbangi dengan kualitas ruang, kapasitas, dan efisiensi terminal yang memadai. Oleh karena itu, diperlukan redesain Terminal Domestik dengan pendekatan green architecture untuk meningkatkan kenyamanan, efisiensi fungsional, serta kinerja lingkungan bangunan. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, studi preseden, serta analisis perencanaan dan perancangan yang mencakup aspek fungsional, kebutuhan ruang, hubungan ruang, dan sirkulasi. Hasil analisis tersebut menjadi dasar dalam penyusunan konsep desain yang mampu mengakomodasi kebutuhan pengguna secara optimal sekaligus menerapkan prinsip keberlanjutan melalui pemanfaatan energi secara efisien, pengoptimalan pencahayaan dan penghawaan alami, serta pengurangan dampak lingkungan, sehingga diharapkan menghasilkan terminal yang nyaman, efisien, dan ramah lingkungan. Kata kunci: redesain, bandara, terminal domestik, green architecture, efisiensi energi, keberlanjutan
Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. Vale, B., & Vale, R. (1991). Green architecture: Design for a sustainable future. London: Thames & Hudson

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.