skip to main content

Perancangan Postpartum Care Center di Kota Semarang

*Bethary Kheisya Aura Ztalsabilla  -  UNIVERSITAS DIPONEGORO, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Masa pasca melahirkan merupakan periode kritis dalam pemulihan fisik dan psikologis ibu setelah persalinan. Ibu dihadapkan pada adaptasi perubahan tubuh, perawatan bayi, dan peran baru yang meningkatkan risiko baby blues syndrome sebesar 14–17% pada wanita postpartum. Kurangnya pengetahuan, keterbatasan akses informasi, dan layanan kesehatan yang kurang responsif turut memicu komplikasi pasca persalinan seperti perdarahan, tromboemboli, dan infeksi. Di Kota Semarang, tercatat 16 kasus kematian ibu pada tahun 2022, dengan 68,75% terjadi pada masa nifas. Kondisi ini menunjukkan kebutuhan mendesak akan fasilitas pemulihan yang tidak hanya menangani aspek medis, tetapi juga mendukung pemulihan fisik, psikologis, dan edukasi ibu pasca melahirkan. Perancangan ini bertujuan menghadirkan Postpartum Care Center di Kota Semarang dengan pendekatan healing environment. Metode yang digunakan meliputi metode deskriptif melalui studi literatur, jurnal, dan standar yang relevan, metode dokumentasi dengan mengumpulkan data visual dari proyek sejenis, serta metode komparatif dengan membandingkan studi banding dari dalam dan luar negeri guna menemukan implementasi terbaik bagi desain arsitektur. Hasil perancangan berupa fasilitas yang mengakomodasi pemulihan fisik, dukungan psikologis, dan edukasi bagi ibu pasca melahirkan, sehingga diharapkan dapat berkontribusi nyata dalam mendukung proses pemulihan pada masa postpartum.   Kata Kunci: Postpartum Care Center, Healing Environment, Kota Semarang
Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. Ratodi, M., Prianto, K., Hapsari, O. E., & Zubaidah, T. (2024). Healing environment: Menggabungkan kesehatan dan arsitektur untuk hidup lebih sehat. figshare. https://doi.org/10.6084/m9.figshare.26500072.v1

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.