skip to main content

PUSAT KREATIF DI KABUPATEN KUDUS DENGAN PENDEKATAN SUSTAINABLE ARCHITECTURE

*Muhammad Nico Arinda  -  Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Kudus merupakan salah satukabupatenterkecil di Jawa Tengah yang memilikipotensiekonomi yang baik, Pada tahun 2020 tercatat pada BPS KabupatenKudus,terdapatsekitar 25.000 usahamikro, kecil dan menengah (UMKM). Dan juga terdapatsekolahvokasi (SMK) go internasional yang dimiliki Kudus, SepertiFahiondari SMK Banat Kudus, Animasidari SMK Raden Umar Said dan Tata Kecantikandari SMK PGRI 1 Kudus. Melihatpotensi yang ada, Kota Kudus bisamenjadipercontohansentralindusrtrikreatif Kota lain. Namun, dikarenakanbelumadanyafasilitas yang mewadahikegiatankreatif dan UMKM, menjadikanpenghambatuntukmengembangkansektorusahakreatif. Denganadanyaperancangan Kudus Creative Centerini, diharapkanmenjadipenyelesaianuntukmewadahikegiatanindustrikreatifdenganberbagaifasilitas yang mampudigunakanuntukmendukungpotensiindustrikreatifmasyarakat Kudus.

Fulltext View|Download
  1. British Council (2016,)Creative Hub: Understanding the New Economy, City University of London
  2. Mila, A. Y. (2005 ). Arsitektur berkelanjutan. : Erlangga
  3. Steele, J. B. (1977). Sustainable Architecture : Principles, Paradigms, and Case Studies. Mc. Graw-Hill

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.