skip to main content

Pemanfaatan Limbah Praktikum Laboratorium Mikrobiologi Menjadi Pupuk Cair dan Ecoenzim

1Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia

2Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Pendidikan Teknologi Industri, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia

3Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, Indonesia

Open Access Copyright 2026 Jurnal Pengelolaan Laboratorium Pendidikan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Citation Format:
Abstract

Microbiology laboratory waste such as residual growth media (Nutrient Agar, Nutrient Broth, Azotobacter and Rhizobium growth media) has the potential to be processed into products of economic value. This study aims to analyze the utilization of microbiology practice waste into Liquid Organic Fertilizer (POC) and ecoenzymes. The research method includes collecting, grouping, and product manufacturing trials using 9.4 kg of solid waste and 11.56 liters of liquid waste. Liquid waste is processed into POC, POC Rhizobium, Azotobacter using a mixture of molasses and EM4 (1:1), with an incubation period of 7–30 days. Solid waste is processed into ecoenzymes with a molasses:substrate:water ratio (1:3:10) for 90 days, as well as fermentation of maggot feed. The results of the study demonstrated the effectiveness of laboratory waste utilization, yielding 36.17 liters of general fertilizer (POC), 1.2 liters of Rhizobium fertilizer (POC), 2.3 liters of Azotobacter fertilizer (POC), 12 liters of ecoenzyme, and 1 kg of maggot feed. This research demonstrates that proper laboratory waste management can produce products applicable to agriculture.

 

Keywords: ecoenzyme, laboratory, laboratory waste, microbiology, POC.

Article Metrics:

Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. Abidin, Z., & Rohman, M. (2020). Pemberdayaan kelompok tani dalam pembuatan pupuk organik berbahan baku limbah rumah tangga. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 89–94. https://doi.org/10.31004/cdj.v1i2.709
  2. Firdiani, D., Astari, R., & Muhammadiyah Enrekang, U. (2022). Pemanfaatan limbah daun pisang dan kulit bawang merah sebagai pupuk organik cair untuk kesuburan tanah di Desa Bambapuang. Journal of Community Empowerment, 4(1), 96–102
  3. Herlina, M., Syahfitri, J., Lubis, R., Fitriani, A., & Nopriyeni, N. (2022). Sosialisasi dan praktek teknik pengolahan sampah rumah tangga menjadi pupuk organik cair (POC). Surya Abdimas, 6(2), 209-217
  4. Kamila, R. S., & Winarsih. (2023). Efektivitas pemberian ekoenzim kulit buah sebagai pupuk organik cair terhadap pertumbuhan tanaman sawi pakcoy (Brassica rapa L.). LenteraBio, 12(1), 50–59
  5. Kasmawan, I. G. A., Sutapa, G. N., & Yuliara, I. M. (2018). Pembuatan pupuk organik cair menggunakan teknologi komposting sederhana. Buletin Udayana Mengabdi, 17(2), 68-71
  6. Kinasih, S. S. K., & Aries, Y. (2020). Perencanaan infrastruktur persampahan terkait masifikasi industri kreatif dan industri daur ulang skala kota di Kecamatan Seberang Ulu 2, Palembang. Jurnal Manusia dan Lingkungan, 27(2), 60-75
  7. Leana, N. W. A., Sulistyanto, P., Oktaviani, E., & Ulinnuha, Z. (2022). Optimalisasi pengolahan sampah rumah tangga menjadi pupuk organik dan budidaya sayuran di PP Al-Jamil, Purwokerto. Panrita Abdi-Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 6(1), 8-17
  8. Lumbanraja, S. N., Budianta, D., & Rohim, A. M. (2021). Pengaruh ecoenzym dan SP-36 terhadap beberapa sifat kimia tanah dan pertumbuhan tanaman sawi (Brassica juncea L.) pada Ultisol. Agri Peat, 23(1), 1-11
  9. Novriani. (2019). Pemanfaatan daun gamal sebagai pupuk organik cair untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman pakcoy (Brassica rapa L.). Klorofil, 14(1), 7–11
  10. Putra, I. G. N. B. S. D., & Suyasa, I. N. G. (2022). Perbedaan kualitas cairan eco enzyme berbahan dasar kulit jeruk, kulit mangga dan kulit apel. Jurnal Skala Husada: The Journal of Health, 19(1), 1–4
  11. Rasit, N., Hwe Fern, L., & Ab Karim Ghani, W. A. W. (2019). Production and characterization of eco enzyme produced from tomato and orange wastes and its influence on the aquaculture sludge. International Journal of Civil Engineering and Technology, 10(3), 967–981
  12. Rochyani, N., Utpalasari, R. L., & Dahliana, I. (2020). Analisis hasil konversi eco enzyme menggunakan nenas (Ananas comosus) dan pepaya (Carica papaya L.). Jurnal Redoks, 5(2), 135-140. https://doi.org/10.31851/redoks.v5i2.5060
  13. Rustanta, A., Jaya, A. S., & Graciella, M. (2022). Pemberdayaan masyarakat melalui budidaya eco-enzym di Bekasi Selatan. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 6(4), 3360-3369
  14. Sanosra, A., Umarie, I., Abadi, T., Satoto, E. B., Rizal, N. S., Rahmawati, E. I., ... & Gunasti, A. (2023). Peningkatan kemampuan masyarakat mengolah sampah menjadi pupuk organik dengan teknologi takakura. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 7(3), 1590-1598
  15. Seprianto, S., Saraswati, H., Novianti, T., & Handayani, P. (2024). Pemanfaatan produk ekoenzim sebagai cairan serbaguna ramah lingkungan dalam aktivitas rumah tangga. J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(3), 343-354
  16. Setyawan, A., Jumadi, R., & Redjeki, E. S. (2022). Perbedaan dosis plant growth promoting rhizobacteria (PGPR) asal akar bambu terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang bambara (Vigna subterranea (L.) Verdcourt). TROPICROPS (Indonesian Journal of Tropical Crops), 5(1), 55-66
  17. Surtiningsih, T., & Nurhariyati, T. (2009). Biofertilisasi bakteri rhizobium pada tanaman kedelai (Glycine max (L.) Merr.). Berkala Penelitian Hayati, 15(1), 31-35
  18. Susilowati, L. E., Mansur, M., & Zaenal, A. (2021). Pembelajaran tentang pemanfaatan sampah organik rumah tangga sebagai bahan baku ekoenzim. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 4(4), 416-422
  19. Widiani, N., & Novitasari, A. (2023). Produksi dan karakterisasi eco-enzim dari limbah organik dapur. BIOEDUKASI: Jurnal Pendidikan Biologi, 14(1), 110-117
  20. Widyastuti, S., Sutrisno, J., Wiyarno, Y., Gunawan, W., & Nurhayati, I. (2023). Eco enzim untuk pengolahan air limbah tahu. WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA, 21(02), 48-55
  21. Wiryono, B., Sugiarta, Muliatiningsih, & Suhairin. (2021). Efektivitas pemanfaatan eco enzyme untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman sawi dengan sistem hidroponik DFT. Prosiding Kongres Ke III APTS-IPI & Seminar Nasional 2021, 2(1), 63–68

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.