BibTex Citation Data :
@article{JPK9160, author = {Wido Tyas and Onixtin Sianturi and Julius H}, title = {ANALISIS KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) BERBASIS RUMAH (HOME-BASED ENTERPRISES/HBE) DI KOTA SEMARANG, SURAKARTA, BOYOLALI, SALATIGA, DAN SURABAYA}, journal = {Jurnal Pengembangan Kota}, volume = {8}, number = {1}, year = {2020}, keywords = {UMKM berbasis rumah (HBE); Kebijakan; Kewirausahaan}, abstract = { Home based Enterprises (Usaha Rumah Tangga) yaitu usaha atau aktivitas yang dilakukan dengan menggunakan rumah/bagian rumah dan pekarangan untuk meningkatkan penghasilan keluarga. Perkembangan UMKM berbasis rumah tidak terlepas dari adanya peran pemerintah sebagai stakeholder dalam upaya pemberdayaan UMKM berdasarkan kebijakan dan program yang ada. Oleh karena itu, dibutuhkan analisis kebijakan yang merupakan suatu langkah penting dalam penentuan upaya yang akan dilaksanakan. Keberhasilan dalam kebijakan terhadap penyelesaian satu masalah tertentu sangat tergantung pada stakeholder yang terkait dan berperan langsung dalam pembangunan di wilayah perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan yang mendukung dalam pengembangan UMKM industri berbasis rumah (HBE) dalam meningkatkan usaha. Melalui analisis ini, dapat dilihat identifikasi kebijakan pendukung dalam berkembangnya usaha. Adapun penelitian ini dilakukan melalui studi kasus 5 kota yaitu industri rumah tangga (IRT) yang berlokasi di Kota Salatiga, Kabupaten Boyolali, Kota Surakarta, Kota Semarang dan Kota Surabaya yang mewakili berbagai tipe industri berbasis rumah ( home based industry ) yaitu kecil/ tradisional, menengah dan besar/orientasi ekspor di kota kecil, menengah dan besar. Metode yang dilakukan adalah dengan membandingkan berbagai program dalam mendukung keberadaan UMKM industri di 5 kota berdasarkan telaah dokumen serta FGD atau wawancara. Dokumen berupa kebijakan atau program pendukung UMKM dan FGD dilakukan dengan mengundang pemangku kebijakan terkait pengembangan UMKM serta pelaku usaha dari 4 kota di Propinsi Jawa Tengah tersebut. Hasil dari penelitian ini adalah peran pemerintah berperan dalam pengembangan UMKM industri berbasis rumah ini dengan berbagai program yamg telah dilakukan. Oleh karena itu, peran pemerintah menjadi salah satu kunci berkembangnya UMKM berbasis rumah. }, issn = {2503-0361}, pages = {78--89} doi = {10.14710/jpk.8.1.78-89}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jpk/article/view/9160} }
Refworks Citation Data :
Home based Enterprises (Usaha Rumah Tangga) yaitu usaha atau aktivitas yang dilakukan dengan menggunakan rumah/bagian rumah dan pekarangan untuk meningkatkan penghasilan keluarga. Perkembangan UMKM berbasis rumah tidak terlepas dari adanya peran pemerintah sebagai stakeholder dalam upaya pemberdayaan UMKM berdasarkan kebijakan dan program yang ada. Oleh karena itu, dibutuhkan analisis kebijakan yang merupakan suatu langkah penting dalam penentuan upaya yang akan dilaksanakan. Keberhasilan dalam kebijakan terhadap penyelesaian satu masalah tertentu sangat tergantung pada stakeholder yang terkait dan berperan langsung dalam pembangunan di wilayah perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan yang mendukung dalam pengembangan UMKM industri berbasis rumah (HBE) dalam meningkatkan usaha. Melalui analisis ini, dapat dilihat identifikasi kebijakan pendukung dalam berkembangnya usaha. Adapun penelitian ini dilakukan melalui studi kasus 5 kota yaitu industri rumah tangga (IRT) yang berlokasi di Kota Salatiga, Kabupaten Boyolali, Kota Surakarta, Kota Semarang dan Kota Surabaya yang mewakili berbagai tipe industri berbasis rumah (home based industry) yaitu kecil/ tradisional, menengah dan besar/orientasi ekspor di kota kecil, menengah dan besar. Metode yang dilakukan adalah dengan membandingkan berbagai program dalam mendukung keberadaan UMKM industri di 5 kota berdasarkan telaah dokumen serta FGD atau wawancara. Dokumen berupa kebijakan atau program pendukung UMKM dan FGD dilakukan dengan mengundang pemangku kebijakan terkait pengembangan UMKM serta pelaku usaha dari 4 kota di Propinsi Jawa Tengah tersebut. Hasil dari penelitian ini adalah peran pemerintah berperan dalam pengembangan UMKM industri berbasis rumah ini dengan berbagai program yamg telah dilakukan. Oleh karena itu, peran pemerintah menjadi salah satu kunci berkembangnya UMKM berbasis rumah.
Article Metrics:
Last update:
Starting from Volume 13 Number 2 2025, authors who publish in the Jurnal Pengembangan Kota retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0). Before Volume 13 Number 2 2025, copyright was still owned by the publisher, Universitas Diponegoro. To support a better open-access program, we have created a new policy so that authors have full copyright ownership. Readers and third parties may also use the content in accordance with the CC BY-NC-SA license. This includes the ability to reproduce, modify, and build upon the article, as long as proper attribution is given, and any resulting work is distributed under the same license.