BibTex Citation Data :
@article{JPK7271, author = {Diary Choerunnisa and Puspita Dirgahayani}, title = {PENGEMBANGAN MODEL PERKIRAAN PENUMPANG SAUM SEBAGAI DAMPAK PENGGUNAAN LAHAN PADA KAWASAN BERBASIS TRANSIT (STUDI KASUS: LRT KORIDOR III KOTA BANDUNG)}, journal = {Jurnal Pengembangan Kota}, volume = {8}, number = {1}, year = {2020}, keywords = {Pengembangan Model Perkiraan; Guna Lahan; Penumpang SAUM; TOD}, abstract = { Transit-Oriented Development (TOD) merupakan konsep pengembangan kawasan perkotaan yang kerap diadopsi di Indonesia untuk mendukung penggunaan transit, terutama di perkotaan besar yang sudah memiliki rencana pengembangan kereta api perkotaan, seperti Kota Bandung. Konsep ini mengedepankan integrasi guna lahan dan sistem angkutan massal sehingga bentuk guna lahan di sekitar simpul transit atau stasiun menjadi penting. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa variabel-variabel yang berhubungan dengan guna lahan memberikan pengaruh terhadap peningkatan fungsi transit. Mayoritas kawasan TOD dan sistem transit di Indonesia masih dalam tahap perencanaan, sehingga kinerja nyata TOD dalam mendukung penggunaan transit belum dapat dipastikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model prediksi dampak kinerja bentuk penggunaan dan pengembangan lahan pada area potensi TOD terhadap jumlah pengguna transportasi publik. Model ini diharapkan dapat menjadi referensi pengukuran keefektifan rencana TOD dalam konteks pembangkitan pengguna transportasi publik baru. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Berdasarkan hasilnya, beberapa hal perlu dipertimbangkan dalam pengembangan model, yaitu pemilihan variabel, penentuan sampel dan pemilihan metode analisis. }, issn = {2503-0361}, pages = {48--57} doi = {10.14710/jpk.8.1.48-57}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jpk/article/view/7271} }
Refworks Citation Data :
Transit-Oriented Development (TOD) merupakan konsep pengembangan kawasan perkotaan yang kerap diadopsi di Indonesia untuk mendukung penggunaan transit, terutama di perkotaan besar yang sudah memiliki rencana pengembangan kereta api perkotaan, seperti Kota Bandung. Konsep ini mengedepankan integrasi guna lahan dan sistem angkutan massal sehingga bentuk guna lahan di sekitar simpul transit atau stasiun menjadi penting. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa variabel-variabel yang berhubungan dengan guna lahan memberikan pengaruh terhadap peningkatan fungsi transit. Mayoritas kawasan TOD dan sistem transit di Indonesia masih dalam tahap perencanaan, sehingga kinerja nyata TOD dalam mendukung penggunaan transit belum dapat dipastikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model prediksi dampak kinerja bentuk penggunaan dan pengembangan lahan pada area potensi TOD terhadap jumlah pengguna transportasi publik. Model ini diharapkan dapat menjadi referensi pengukuran keefektifan rencana TOD dalam konteks pembangkitan pengguna transportasi publik baru. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Berdasarkan hasilnya, beberapa hal perlu dipertimbangkan dalam pengembangan model, yaitu pemilihan variabel, penentuan sampel dan pemilihan metode analisis.
Article Metrics:
Last update:
Starting from Volume 13 Number 2 2025, authors who publish in the Jurnal Pengembangan Kota retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0). Before Volume 13 Number 2 2025, copyright was still owned by the publisher, Universitas Diponegoro. To support a better open-access program, we have created a new policy so that authors have full copyright ownership. Readers and third parties may also use the content in accordance with the CC BY-NC-SA license. This includes the ability to reproduce, modify, and build upon the article, as long as proper attribution is given, and any resulting work is distributed under the same license.