BibTex Citation Data :
@article{JPK699, author = {Prima Arijani and Ragil Haryanto}, title = {PREFERENSI PENGHUNI TINGGAL DI APARTEMEN BERSUBSIDI THE MODERN GOLF KOTA TANGERANG}, journal = {Jurnal Pengembangan Kota}, volume = {4}, number = {2}, year = {2017}, keywords = {Preferensi Penghuni; Apartemen Bersubsidi; Kota Tangerang}, abstract = { Pemenuhan kebutuhan perumahan layak bagi masyarakat menengah kebawah dan pembangunan perumahan vertikal menjadi sangat penting dalam mengurangi kepadatan. The Modern Golf Apartement menjadi apartemen bersubsidi pertama yang dibangun di kota Tangerang dengan statusnya yang bersubsidi memiliki daya tarik tersendiri bagi para penghuni untuk tinggal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui preferensi dan tujuan penghuni untuk tinggal di apartemen bersubsidi The Modern Golf. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan teknik sampling stratified random sampling. Berdasarkan analisis, diketahui bahwa faktor penghuni tinggal di apartemen bersubsidi The Modern Golf yang memiliki preferensi paling tinggi berdasakan nilai rata-ratanya yaitu faktor kemudahan aksesibilitas menuju sarana perdagangan dengan nilai rata-rata 4,63. Hal ini diperkuat dengan adanya berbagai jenis sarana perdagangan yang dapat memudahkan penghuni untuk memenuhi kebutuhannya tanpa perlu keluar dari kawasan The Modernland, serta terdapat kecenderungan aktivitas bahwa penghuni akan menuju ke sarana perdagangan baik mall maupun pusat pertokoan setelah pulang bekerja. Hal tersebut menunjukkan bahwa adanya fenomena masyarakat perkotaan yang cenderung konsumtif serta tingginya minat masyarakat terhadap hunian yang berada di pusat kota dengan dilengkapi dengan sarana prasarana pendukung. }, issn = {2503-0361}, pages = {129--138} doi = {10.14710/jpk.4.2.129-138}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jpk/article/view/699} }
Refworks Citation Data :
Pemenuhan kebutuhan perumahan layak bagi masyarakat menengah kebawah dan pembangunan perumahan vertikal menjadi sangat penting dalam mengurangi kepadatan. The Modern Golf Apartement menjadi apartemen bersubsidi pertama yang dibangun di kota Tangerang dengan statusnya yang bersubsidi memiliki daya tarik tersendiri bagi para penghuni untuk tinggal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui preferensi dan tujuan penghuni untuk tinggal di apartemen bersubsidi The Modern Golf. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan teknik sampling stratified random sampling. Berdasarkan analisis, diketahui bahwa faktor penghuni tinggal di apartemen bersubsidi The Modern Golf yang memiliki preferensi paling tinggi berdasakan nilai rata-ratanya yaitu faktor kemudahan aksesibilitas menuju sarana perdagangan dengan nilai rata-rata 4,63. Hal ini diperkuat dengan adanya berbagai jenis sarana perdagangan yang dapat memudahkan penghuni untuk memenuhi kebutuhannya tanpa perlu keluar dari kawasan The Modernland, serta terdapat kecenderungan aktivitas bahwa penghuni akan menuju ke sarana perdagangan baik mall maupun pusat pertokoan setelah pulang bekerja. Hal tersebut menunjukkan bahwa adanya fenomena masyarakat perkotaan yang cenderung konsumtif serta tingginya minat masyarakat terhadap hunian yang berada di pusat kota dengan dilengkapi dengan sarana prasarana pendukung.
Article Metrics:
Ariayuda, A., Trilistyo, H., & Suyono, B. (2013). Rusunami di Jakarta Timur. Universitas Diponegoro, Semarang. Retrieved from http://eprints.undip.ac.id/42308/
Balbontin, C., de Dios Ortúzar, J., & Swait, J. D. (2014). Importance of Dwelling, Neighbourhood Attributes in Residential Location Modelling: Best Worst Scaling vs. Discrete Choice. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 160, 92-101. doi: http://doi.org/10.1016/j.sbspro.2014.12.120
Dillman, D. A. (1979). Residential Preferences, Quality of Life, and the Population Turnaround. American Journal of Agricultural Economics, 61(5), 960-966. doi:https://doi.org/10.2307/3180356
Garcia, M. (2006). Citizenship Practices and Urban Governance in European Cities. Urban Studies, 43(4), 745-765. doi:https://doi.org/10.1080/00420980600597491
Hirsch, W. Z. (1977). The Efficiency of Restrictive Land Use Instruments. Land Economics, 53(2), 145. doi:https://doi.org/10.2307/3145920
Howley, P., Scott, M., & Redmond, D. (2009). An examination of residential preferences for less sustainable housing: Exploring future mobility among Dublin central city residents. Cities, 26(1), 1-8. doi:http://dx.doi.org/10.1016/j.cities.2008.10.001
Hudalah, D., & Firman, T. (2012). Beyond property: Industrial estates and post-suburban transformation in Jakarta Metropolitan Region. Cities, 29(1), 40-48. doi:http://dx.doi.org/10.1016/j.cities.2011.07.003
Ismail, R. N. I. (2003). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Lokasi Perumahan di Jakarta Selatan. (Master), Program Pendidikan Pasca sarjana Universitas Diponegoro, Semarang.
Lehman, A. F., Slaughter, J. G., & Myers, C. P. (1991). Quality of life in alternative residential settings. Psychiatric Quarterly, 62(1), 35-49. doi:https://doi.org/10.1007/bf01958837
Logan, J. R., Bian, Y., & Bian, F. (1999). Housing inequality in urban China in the 1990s. International Journal of Urban and Regional Research, 23(1), 7-25. doi:10.1111/1468-2427.00176
Purbosari, A., & Hendarto, R. M. (2012). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Bertempat Tinggal Di Kota Bekasi Bagi Penduduk Migran Berpenghasilan Rendah yang Bekerja Di Kota Jakarta. (SE), Universitas Diponegoro, Semarang.
Rahman, A. A., Hasshim, S. A., & Rozali, R. (2015). Residents’ Preference on Conservation of the Malay Traditional Village in Kampong Morten, Malacca. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 202, 417-423. doi:http://dx.doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.08.246
Sestiyani, E., & Sariffuddin, S. (2015). Identifikasi Perubahan Perumahan di Perumahan Bumi Wanamukti, Kota Semarang. Jurnal Pengembangan Kota, 3(1), 49-59. doi:http://dx.doi.org/10.14710/jpk.3.1.49-59
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sutedi, A. (2010). Hukum Rumah Susun dan Apartemen. Jakarta: Grafika.
Tao, L. W. (2015). Living conditions—The key issue of housing development in Beijing Fengtai District. HBRC Journal, 11(1), 136-142. doi:http://doi.org/10.1016/j.hbrcj.2014.07.003
Wang, X., Hu, P., & Zhu, Y. (2016). Location choice of Chinese urban fringe residents on employment, housing, and urban services: A case study of Nanjing. Frontiers of Architectural Research, 5(1), 27-38. doi:http://doi.org/10.1016/j.foar.2015.12.003
Winarso, H., Hudalah, D., & Firman, T. (2015). Peri-urban transformation in the Jakarta metropolitan area. Habitat International, 49, 221-229. doi:http://dx.doi.org/10.1016/j.habitatint.2015.05.024
Yuliastuti, N., & Sukmawati, A. M. a. (2016). Transformasi Perumahan Sosial dan Keberlanjutan Perumahan di Perumnas Sendangmulyo. 2016, 4(1), 87-94. doi:http://dx.doi.org/10.14710/jpk.4.1.87-94
Last update:
Starting from Volume 13 Number 2 2025, authors who publish in the Jurnal Pengembangan Kota retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0). Before Volume 13 Number 2 2025, copyright was still owned by the publisher, Universitas Diponegoro. To support a better open-access program, we have created a new policy so that authors have full copyright ownership. Readers and third parties may also use the content in accordance with the CC BY-NC-SA license. This includes the ability to reproduce, modify, and build upon the article, as long as proper attribution is given, and any resulting work is distributed under the same license.