BibTex Citation Data :
@article{JPK4289, author = {Tiara Debby and Santy Dewi}, title = {TRANSFORMASI SOSIO-SPASIAL KAWASAN PECINAN KOTA SEMARANG}, journal = {Jurnal Pengembangan Kota}, volume = {7}, number = {1}, year = {2019}, keywords = {Transformasi; Sosio; Spasial; Cagar Budaya; Kawasan Pecinan}, abstract = {Kawasan Pecinan adalah kawasan cagar budaya yang sejak awal terbentuknya di abad ke 18 hingga saat ini didominasi oleh kegiatan perdagangan dan jasa. Di sisi lain, terjadi penurunan jumlah penduduk yang cukup signifikan selama 7 tahun terakhir. Singkatnya, transformasi demografi dan ekonomi mengakibatkan perubahan pola pemanfaatan ruang fungsional dan dikhawatirkan dapat mempengaruhi nilai budaya kawasan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis transformasi sosio-spasial Kawasan Pecinan Kota Semarang yang direncanakan sebagai salah satu lokasi wisata budaya. Metode kualitatif digunakan untuk menjelaskan fenomena yang terjadi sehingga dapat memahami isu-isu perkembangan kawasan Pecinan. Hasil penelitian diperoleh bahwa tingkat migrasi masyarakat relatif tinggi yang disebabkan oleh peningkatan aktivitas berdagang. Peningkatan aktvitas ini mempengaruhi kondisi fisik kawasan seperti pemanfaatan lahan dan fungsi bangunan. Namun demikian, perubahan fasade bangunan tidak banyak berubah, sehingga pola permukiman eksisting dapat dikatakan mengalami transformasi minor. Faktor kepercayaan dan memegang teguh prinsip adat juga melatarbelakangi masyarakat tetap mempertahankan desain bangunannya. Oleh karena itu, citra kawasan Pecinan sebagai kawasan cagar budaya tetap terjaga}, issn = {2503-0361}, pages = {46--56} doi = {10.14710/jpk.7.1.46-56}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jpk/article/view/4289} }
Refworks Citation Data :
Article Metrics:
Last update:
Starting from Volume 13 Number 2 2025, authors who publish in the Jurnal Pengembangan Kota retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0). Before Volume 13 Number 2 2025, copyright was still owned by the publisher, Universitas Diponegoro. To support a better open-access program, we have created a new policy so that authors have full copyright ownership. Readers and third parties may also use the content in accordance with the CC BY-NC-SA license. This includes the ability to reproduce, modify, and build upon the article, as long as proper attribution is given, and any resulting work is distributed under the same license.