BibTex Citation Data :
@article{JPK28796, author = {Lien Lestari and Wisnu Pradoto and Harymas Trisnawan}, title = {OPTIMALISASI ASET NEGARA DI KAWASAN PERKOTAAN MELALUI ANALISIS HIGHEST AND BEST USE: STUDI KASUS GEDUNG KEUANGAN NEGARA SEMARANG I}, journal = {Jurnal Pengembangan Kota}, volume = {12}, number = {2}, year = {2024}, keywords = {Aset Negara; Optimalisasi Penggunaan; Highest and Best Use; Pusat Kota Semarang}, abstract = {Aset negara memiliki peran penting dalam mendukung fungsi pemerintahan dan pelayanan publik, namun banyak di antaranya belum dimanfaatkan secara optimal. Di antaranya, Gedung Keuangan Negara (GKN) Semarang I, yang juga sebagai bangunan cagar budaya di pusat Kota Semarang, menunjukkan indikasi penggunaan yang belum mencapai tingkat tertinggi dan terbaik (underutilized). Penelitian ini bertujuan untuk menguji potensi optimalisasi penggunaan GKN Semarang I sebagai aset negara dengan menggunakan pendekatan Highest and Best Use (HBU). Analisis HBU mengidentifikasi penggunaan paling menguntungkan dan kompetitif dari suatu properti, sehingga dapat meminimalkan kegagalan pengembangan pasar dan mendukung keberhasilan penataan kota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun saat ini digunakan sebagai gedung perkantoran pemerintah, aset ini memiliki potensi tertinggi dan terbaik untuk pengembangan sebagai kawasan mixed use yang mencakup ruang pamer atau galeri seni, kios UMKM, dan food court. Rekomendasi ini sejalan dengan potensi komersial kawasan pusat kota dan arah pembangunan kota yang mendorong integrasi fungsi ekonomi, sosial, dan pariwisata.}, issn = {2503-0361}, pages = {236--250} doi = {10.14710/jpk.12.2.236-250}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jpk/article/view/28796} }
Refworks Citation Data :
Article Metrics:
Last update:
Starting from Volume 13 Number 2 2025, authors who publish in the Jurnal Pengembangan Kota retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0). Before Volume 13 Number 2 2025, copyright was still owned by the publisher, Universitas Diponegoro. To support a better open-access program, we have created a new policy so that authors have full copyright ownership. Readers and third parties may also use the content in accordance with the CC BY-NC-SA license. This includes the ability to reproduce, modify, and build upon the article, as long as proper attribution is given, and any resulting work is distributed under the same license.