EKSPLORASI SENSE OF IDENTITY KAMPUNG WISATA KREATIF DI KAWASAN SEGANTENG, KOTA MATARAM

Ima Rahmawati Sushanti, Maulana Alfateh Sahbana, Ikhzam Khatami, Suharti Rosmilasari
DOI: 10.14710/jpk.13.1.64-82

Abstract


Dalam perkembangannya kampung di kota tidak lagi dihuni oleh masyarakat sebagai tempat tinggal, melainkan juga sebagai tempat bekerja. Bahkan kampung kota yang memiliki potensi, saat ini menjadi perhatian masyarakat untuk dikunjungi, karena kemenarikan dan kekhasan yang dimiliki sehingga menjadi kampung wisata kreatif. Industri rumah tangga yang dilakukan masyarakat dengan mata pencaharian yang diwariskan turun-temurun menjadikan kawasan permukiman kota tidak hanya sebagai tempat aktivitas sosial dan aktivitas ekonomi. Hingga pada akhirnya dengan nilai manfaat ekonomi yang diperoleh masyarakat membuat fungsi ekonomi di kawasan mendominasi sehingga dapat mengaburkan bahkan menghilangkan sense of identity dari kawasan, baik dari aspek sosial maupun lingkungan. Penelitian ini bertujuan menentukan tingkat sense of identity dengan menggali identitas tempat dengan sense of identity dari kampung wisata kreatif di kawasan strategis pariwisata kota Mataram.  Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan studi kasus. Lokasi penelitian adalah kawasan Seganteng sebagai penghasil kerupuk kulit, yang memiliki potensi dan kedekatan dengan obyek wisata lainnya di kawasan strategis pariwisata kota Mataram. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan instrumen meliputi, lembar observasi, pedoman wawancara, lembar validasi. Teknik analisis adalah analisis Spradley dengan domain deskriptif, behavior setting, spasial, dan taksonomi tematik. Hasil penelitian menunjukkan adanya sinergitas hubungan pengguna, aktivitas, dan tempat. Keberadaan industri rumah tangga sebagai wujud tradisi mata pencaharian tidak mengurangi keberlangsungan tradisi sosial kemasyarakatan dan keagamaan yang dilakukan individu dan komunitas. Bahkan jalan lingkungan sebagai tempat industri rumah tangga berada menjadi ruang interaksi sosiaL dan ekonomi yang memiliki daya tarik membangun identitas tempat dengan sense of identity.


Keywords


Identitas Tempat; Kampung Wisata Kreatif; Sense of Identity

Full Text: PDF

References


Arida, S. N., & Sunarta, N. (2017). Pariwisata Berkelanjutan. Denpasar: Cakra Press.

Aritenang, A. F., Anjani, Z. F., Safitri, P., Fahmi, F. Z., Duarte, A. M. B., Pfeffer, K., . . . Nurman, A. (2025). Innovation in informal creative industries: The case of Indonesia's creative kampongs. Cities, 160, 105805. doi:https://doi.org/10.1016/j.cities.2025.105805

BPS. (2025). Kecamatan Cakranegara dalam Angka 2024. Badan Pusat Statistik.

Castillo, E. J. S., Armas, R. J. D., & Tano, D. G. (2024). thnocentrism and Place Identity in the Consumption of Local Products. Hellyon 10, (10).

Chen, Y., Xu, J., Xiang, H., Huang, Z., Lin, Z., & Lu, S. (2025). Construction of a Public Space Network Connectivity and Vitality Optimization System in Historical Districts of Southwestern China: Guiyang Case Study. Ain Shams Engineering Journal,, 16.

Gehl, J. ( 2010). Cities for People, Washington. : Island Press.

Islam, N., & Sadhukhan, S. (2025). Relationship among Creative Tourism Development Strategies, Creative Industries, and Activities: A Case Study of Lucknow, India. Journal of Destination Marketing & Management, 36.

Janjamlah, T., & Kaewlai, P. (2025). Neighborhood Connectedness through Physical-Spatial Dimensions: A Case Study of Communities Near Eastern Industrial Estates in Thailand. Nakhara: Journal of Environmental Design and Planning, 24(3), 521-521. doi:https://doi.org/10.54028/NJ202524521

Jorgensen, B. S., & Stedman, R. C. (2001). Sense of Place as an Attachment: Lakeshore Owners Attitudes Toward Their Properties. Journal of Environmental Psychology,, 21 (23), 233–248.

Kemenparekraf, Statistik Kunjungan Wisatawan Mancanegara. (2024). Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Retrieved from Jakarta:

Kleeman, A., Hooper, P., Edwards, N., Bolleter, J., & Foster, S. (2023). Research Note: Associations Between The Implementation of Communal Open Space Design Guidelines And Residents’ Use of These Spaces in Apartment Developments. Landscape and Urban Planning, 230, 104613. doi:https://doi.org/10.1016/j.landurbplan.2022.104613

Lang, J. T., & Moleski, W. (2010). Functionalism Revisited: Architectural Theory and Practice and the Behavioral Sciences. Ashgate.

Liao, T. F. (2012). Social Behavior in Public Spaces in a College Town. Sociologija I Prostor,, 56(773), 773-727.

Marrison, G. E. (1999). Sasak and Javanese Literature of Lombok: KITLV Press.

Mataram, K. (2019). Peraturan Daerah Kota Mataram Nomor Tahun 2019 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah. Pemerintah Kota Mataram: . Retrieved from Mataram.:

McDougall, C. W., Malden, S., Morrison, K., Mason, S., Williams, A. J., & Jepson, R. (2024). Development and testing of the Perceived Wellbeing in Outdoor Shared Spaces (PWOSS) scale. Wellbeing, Space and Society, 6, 100203. doi:https://doi.org/10.1016/j.wss.2024.100203

Mentayani, I. (2019). Identitas dan Eksistensi Permukiman Tepi Sungai di Banjarmasin. Paper presented at the Prosiding Seminar Nasional Lingkungan Lahan Basah.

Navastara, A. M., & Pradinie, K., & Martha, K. D. E. (2016). Ambiguous Public Space Towards Sustainability in Madurese Urban Kampong. Procedia – Social and Behavioral Sciences,. 227, 507-514.

Noviantri, R. U., & Wiranegara, H. W., & Supriatna, Y. (2019). Jenis Ruang Publik di Kampung Kota dan Sense of Community Warganya (Kasus: Kampung Kali Apuran, Jakarta Barat). Jurnal Pengembangan Kota,, 7 (2), 191–198.

Noviyanti, U. D. E., Suriyani, N. E., Umardiono, A., Suharno, N. E., & Hidayati, S. E. N. (2020). Development of kampung tourism Lawas Maspati as the prominent destination in Surabaya, Indonesia. African Journal of Hospitality, Tourism and Leisure, 9(2), 1-15.

Peng, J., Strijker, D., & Wu, Q. (2020). Place identity: How Far Have We Come in Exploring Its Meanings? Frontiers in Psychology,, 11.

Pigawati, B., & Nursyahbani, R. (2015). Kajian Karakteristik Kawasan Pemukiman Kumuh Di Kampung Kota (Studi Kasus: Kampung Gandekan Semarang). Teknik Perencanaan Wilayah Kota, 4(2), 267– 281.

Prasandya, K. D. E., Satria, M. W., & Nurwarsih, N. W. (2023). Desain Ruang Publik Masa Depan: Studi Ruang Publik Indoor dan Outdoor di Bali. Jurnal Pengembangan Kota, 11(1), 71-81. doi:https://doi.org/10.14710/jpk.11.1.71-81

Said, F., Mahmud, M., d’Adda, G., & Chaudhry, A. (2021). Home-Based Enterprises: Experimental Evidence on Female Preferences from Pakistan. Economic Development and Cultural Change, 71(1), 185-221. doi:10.1086/714739

Sihombing, A. ( 2004). “Conflicts in Public Open Spaces, The Ambiguous Images of Kampungs and Kota: Conflict or Difference?”, Prosiding International Seminar of Managing Conflict in Public Spaces Through Urban Design. Paper presented at the Prosiding International Seminar of Managing Conflict in Public Spaces Through Urban Design, Program Magister Perancangan Kota, Yogyakarta.

Spradley, J. P. (2007). Metode Etnografi. Yogyakarta: Tiara Wacana, Edisi II.

Strandberg, C., & Styv’en, M. E. (2024). The Multidimensionality of Place Identity: A Systematic Concept Analysis and Framework of Place-Related Identity Elements. Journal of Environmental Psychology,, 95.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. . Bandung: Alfabeta.

Sulistyadi, Y., Eddyono, F., & Entas, D. (2021). Indikator Perencanaan Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan. Bandar Lampung: : AURA.

Sun, M., Kraus, T., & Pauli, R., & Garus, C. (2025). Changing Sense of Place in Hybrid Work Environments: A Systematic Review of Place Identity and Employee Well-Being. Wellbeing, Space and Society,, 8.

Suriyankietkaew, S., Krittayaruangroj, K., Thinthan, S., & Lumlongrut, S. (2025). Creative tourism as a driver for sustainable development: A model for advancing SDGs through community-based tourism and environmental stewardship. Environmental and Sustainability Indicators, 27, 100828. doi:https://doi.org/10.1016/j.indic.2025.100828

Sushanti, I. R., Setijanti, P., & Septanti, D. (2024). Social, Religious, and Economic Interaction Spaces as a Community Representational Space. Journal of Islamic Architecture,, 8 (1).

Tkach, O., Jensen, T. G., & Miranda-Nieto, A. (2024). Making Neighbor Relations Through Materialities and Senses. Space and Culture, 27(3), 280-287. doi:10.1177/12063312241249047

Tournois, L., & Rollero, C. (2020). “Should I Stay or Should I Go?” Exploring the Influence of Individual Factors on Attachment, Identity and Commitment in a Post-Socialist City. ,. Cities, 102, 101–110.

Xia, Y., Wei, W., Chen, W., Wen, X., Chen, C., & C., C. (2025). The Impact of Rural Public Spaces on Place Attachment in Older Adults. Journal of Environmental Psychology.

Zhang, Y., Zheng, Q., Tang, C., & Liu, H., & Cui, M. (2024). Spatial Characteristics and Restructuring Model of the Agro-Cultural Heritage Site in the Context of Culture and Tourism Integration. Heliyon, 10 (19).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Jurnal Pengembangan Kota