BibTex Citation Data :
@article{JPK26600, author = {Astrini Puspita and Nararya Prasetya and Maria Jayanimitta}, title = {KAJIAN TIPOLOGI RUANG TERBUKA HIJAU KAMPUS UNDIP DI TEMBALANG BERDASARKAN INDEKS HIJAU BIRU INDONESIA (IHBI) SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN SUSTAINABLE CAMPUS}, journal = {Jurnal Pengembangan Kota}, volume = {12}, number = {2}, year = {2024}, keywords = {Ruang Terbuka Hijau; Indeks Hijau Biru Indonesia; Ruang Terbuka Biru; Sustainable Campus}, abstract = { Institusi pendidikan tinggi berperan dalam meningkatkan aspek keberlanjutan, salah satunya adalah lingkungan. Universitas Diponegoro (UNDIP) sebagai salah satu perguruan tinggi di Kota Semarang telah menerapkan konsep Green and Sustainable dalam pengembangan kampusnya. UNDIP saat ini memiliki kepadatan bangunan mencapai 48% dari luas kawasan, sehingga penyediaan RTH sangat penting untuk menjamin peningkatan ekologis kawasan Undip. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis tipologi RTH di Kampus Undip Tembalang menggunakan tipologi RTH dengan pendekatan Indeks Hijau Biru Indonesia (IHBI) menurut Peraturan Menteri ATR/BPN nomor 14/2022, serta menggunakan analisis Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa luas RTH dengan pendekatan IHBI adalah 99,67 hektar atau mencapai 66,81% dari luas kawasan. Luasan RTH terbesar adalah hutan kampus yaitu sebesar 43,86 hektar atau 44% dari luas RTH. Selain itu RTH publik di kawasan kampus saat ini hanya 16,77 hektar atau 16% sehingga perlu adanya peningkatan RTH Publik di Kawasan Kampus. }, issn = {2503-0361}, pages = {135--147} doi = {10.14710/jpk.12.2.135-147}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jpk/article/view/26600} }
Refworks Citation Data :
Institusi pendidikan tinggi berperan dalam meningkatkan aspek keberlanjutan, salah satunya adalah lingkungan. Universitas Diponegoro (UNDIP) sebagai salah satu perguruan tinggi di Kota Semarang telah menerapkan konsep Green and Sustainable dalam pengembangan kampusnya. UNDIP saat ini memiliki kepadatan bangunan mencapai 48% dari luas kawasan, sehingga penyediaan RTH sangat penting untuk menjamin peningkatan ekologis kawasan Undip. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis tipologi RTH di Kampus Undip Tembalang menggunakan tipologi RTH dengan pendekatan Indeks Hijau Biru Indonesia (IHBI) menurut Peraturan Menteri ATR/BPN nomor 14/2022, serta menggunakan analisis Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa luas RTH dengan pendekatan IHBI adalah 99,67 hektar atau mencapai 66,81% dari luas kawasan. Luasan RTH terbesar adalah hutan kampus yaitu sebesar 43,86 hektar atau 44% dari luas RTH. Selain itu RTH publik di kawasan kampus saat ini hanya 16,77 hektar atau 16% sehingga perlu adanya peningkatan RTH Publik di Kawasan Kampus.
Article Metrics:
Last update:
Starting from Volume 13 Number 2 2025, authors who publish in the Jurnal Pengembangan Kota retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0). Before Volume 13 Number 2 2025, copyright was still owned by the publisher, Universitas Diponegoro. To support a better open-access program, we have created a new policy so that authors have full copyright ownership. Readers and third parties may also use the content in accordance with the CC BY-NC-SA license. This includes the ability to reproduce, modify, and build upon the article, as long as proper attribution is given, and any resulting work is distributed under the same license.