BibTex Citation Data :
@article{JPK22918, author = {Hakimatul Mukaromah}, title = {INOVASI PEMBIAYAAN KOLABORATIF DALAM PENATAAN PERMUKIMAN KUMUH BANTARAN SUNGAI DI KAMPUNG MOJO SURAKARTA}, journal = {Jurnal Pengembangan Kota}, volume = {13}, number = {2}, year = {2025}, keywords = {Kampung Mojo; Pembiayaan Kolaboratif; Penataan Permukiman Kumuh}, abstract = { Pembiayaan dalam penataan kembali permukiman kumuh di perkotaan menjadi salah satu tantangan besar. Keterbatasan anggaran milik pemerintah serta kemampuan ekonomi masyarakat penghuni yang tergolong rendah, perlu didukung dengan skema pembiayaan yang inklusif. Di sisi lain, terdapat berbagai potensi sumber pembiayaan alternatif yang belum optimal karena kurangnya integrasi antar pemangku kepentingan. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana inovasi skema pembiayaan kolaboratif dalam penataan kawasan permukiman kumuh di Kampung Mojo menjadi permukiman yang layak huni. Pendekatan penelitian ini Adalah kualitatif dengan metode studi kasus melalui pengumpulan data berupa observasi, studi dokumen, dan wawancara. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan tiga tahap: 1) mengidentifikasi proses penataan permukiman kumuh; 2) menganalisis proses kolaboratif dalam pembiayaan penataan permukiman kumuh; 3) menganalisis kekuatan dan kelemahan skema pembiayaan kolaboratif dalam mendukung keberlanjutan penataan permukiman kumuh. Hasil temuan studi adalah kebaharuan penerapan inovasi skema pembiayaan kolaboratif mampu mengakselerasi proses penataan permukiman kumuh dengan kompleksitas kepemilikan lahan dan mendorong penataan yang inklusif dan berkelanjutan. }, issn = {2503-0361}, pages = {104--112} doi = {10.14710/jpk.13.2.104-112}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jpk/article/view/22918} }
Refworks Citation Data :
Pembiayaan dalam penataan kembali permukiman kumuh di perkotaan menjadi salah satu tantangan besar. Keterbatasan anggaran milik pemerintah serta kemampuan ekonomi masyarakat penghuni yang tergolong rendah, perlu didukung dengan skema pembiayaan yang inklusif. Di sisi lain, terdapat berbagai potensi sumber pembiayaan alternatif yang belum optimal karena kurangnya integrasi antar pemangku kepentingan. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana inovasi skema pembiayaan kolaboratif dalam penataan kawasan permukiman kumuh di Kampung Mojo menjadi permukiman yang layak huni. Pendekatan penelitian ini Adalah kualitatif dengan metode studi kasus melalui pengumpulan data berupa observasi, studi dokumen, dan wawancara. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan tiga tahap: 1) mengidentifikasi proses penataan permukiman kumuh; 2) menganalisis proses kolaboratif dalam pembiayaan penataan permukiman kumuh; 3) menganalisis kekuatan dan kelemahan skema pembiayaan kolaboratif dalam mendukung keberlanjutan penataan permukiman kumuh. Hasil temuan studi adalah kebaharuan penerapan inovasi skema pembiayaan kolaboratif mampu mengakselerasi proses penataan permukiman kumuh dengan kompleksitas kepemilikan lahan dan mendorong penataan yang inklusif dan berkelanjutan.
Article Metrics:
Last update:
Starting from Volume 13 Number 2 2025, authors who publish in the Jurnal Pengembangan Kota retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0). Before Volume 13 Number 2 2025, copyright was still owned by the publisher, Universitas Diponegoro. To support a better open-access program, we have created a new policy so that authors have full copyright ownership. Readers and third parties may also use the content in accordance with the CC BY-NC-SA license. This includes the ability to reproduce, modify, and build upon the article, as long as proper attribution is given, and any resulting work is distributed under the same license.