INOVASI PEMBIAYAAN KOLABORATIF DALAM PENATAAN PERMUKIMAN KUMUH BANTARAN SUNGAI DI KAMPUNG MOJO SURAKARTA

Hakimatul Mukaromah
DOI: 10.14710/jpk.13.2.1-9

Abstract


Pembiayaan dalam penataan kembali permukiman kumuh di perkotaan menjadi salah satu tantangan besar. Keterbatasan anggaran milik pemerintah serta kemampuan ekonomi masyarakat penghuni yang tergolong rendah, perlu didukung dengan skema pembiayaan yang inklusif. Di sisi lain, terdapat berbagai potensi sumber pembiayaan alternatif yang belum optimal karena kurangnya integrasi antar pemangku kepentingan. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana inovasi skema pembiayaan kolaboratif dalam penataan kawasan permukiman kumuh di Kampung Mojo menjadi permukiman yang layak huni. Pendekatan penelitian ini Adalah kualitatif dengan metode studi kasus melalui pengumpulan data berupa observasi, studi dokumen, dan wawancara. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan tiga tahap:  1) mengidentifikasi proses penataan permukiman kumuh; 2) menganalisis proses kolaboratif dalam pembiayaan penataan permukiman kumuh; 3) menganalisis kekuatan dan kelemahan skema pembiayaan kolaboratif dalam mendukung keberlanjutan penataan permukiman kumuh. Hasil temuan studi adalah kebaharuan penerapan inovasi skema pembiayaan kolaboratif mampu mengakselerasi proses penataan permukiman kumuh dengan kompleksitas kepemilikan lahan dan mendorong penataan yang inklusif dan berkelanjutan.


Keywords


Kampung Mojo; Pembiayaan Kolaboratif; Penataan Permukiman Kumuh

Full Text: PDF

References


Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative Governance in Theory and Practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543-571. doi:10.1093/jopart/mum032

Arku, G. (2020). Housing Policy in Developing Countries. In A. Kobayashi (Ed.), International Encyclopedia of Human Geography (Second Edition) (pp. 79-82). Oxford: Elsevier.

Asumadu, G., Quaigrain, R., Owusu-Manu, D., Edwards, D. J., Oduro-Ofori, E., & Dapaah, S. M. (2023). Analysis of Urban Slum Infrastructure Projects Financing in Ghana: A Closer Look at Traditional and Innovative Financing Mechanisms. World Development Perspectives, 30, 100505. doi:https://doi.org/10.1016/j.wdp.2023.100505

Barua, S. (2020). Financing Sustainable Development Goals: A Review of Challenges and Mitigation Strategies. Business Strategy & Development, 3(3), 277-293. doi:https://doi.org/10.1002/bsd2.94

Bryson, J. M., Crosby, B. C., & Stone, M. M. (2015). Designing and Implementing Cross-Sector Collaborations: Needed and Challenging. Public Administration Review, 75(5), 647-663. doi:https://doi.org/10.1111/puar.12432

Chen, Y. (2022). Financialising urban redevelopment: Transforming Shanghai’s waterfront. Land Use Policy, 112, 105126. doi:https://doi.org/10.1016/j.landusepol.2020.105126

Farzana, F. (2019). Adoption of Affordability and Sustainability Issues in Slum Rehabilitation through PPP in Dhaka, Bangladesh. RAIS Journal for Social Sciences, 3(2), 29-39. doi:https://doi.org/10.5281/zenodo.3549459

Govindarajulu, D. (2020). Strengthening Institutional and Financial Mechanisms for Building Urban Resilience in India. International Journal of Disaster Risk Reduction, 47, 101549. doi:https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2020.101549

Lines, K., Mitlin, D., Mwelu, J., Njenga Maina, J. P., Okoyo, O., Otibine, E., & Wakesho, T. (2020). Bridging The Affordability Gap: Towards A Financing Mechanism for Slum Upgrading at Scale In Nairobi–Analysing NGO Experiences with Local-Level Finance. doi:https://dx.doi.org/10.2139/ssrn.3556456

Minnery, J., Argo, T., Winarso, H., Hau, D., Veneracion, C. C., Forbes, D., & Childs, I. (2013). Slum upgrading and urban governance: Case studies in three South East Asian cities. Habitat International, 39, 162-169. doi:https://doi.org/10.1016/j.habitatint.2012.12.002

OECD Development Assistance Committee (DAC). (2021). The OECD DAC Blended Finance Guidance. Retrieved from Paris: https://www.oecd.org/en/publications/the-oecd-dac-blended-finance-guidance_ded656b4-en.html

Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 111/PMK.06/2016 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pemindahtanganan Barang Milik Negara.

Rahman, M. A. U., Hossain, M. Z., & Kabir, M. E. (2016). Operationalizing Community-Led Housing in Practice: Lessons from Bangkok, Thailand and Mumbai, India. International Journal of Sustainable Built Environment, 5(2), 564-578. doi:https://doi.org/10.1016/j.ijsbe.2016.05.002

Shelby, H. (2021). Empowerment or Responsibility? Collective Finance for Slum Upgrading in Thailand. International Journal of Housing Policy, 21(4), 505-533. doi:10.1080/19491247.2020.1840906

Sibyan, I. A. (2020). Rethinking slum planning: A comparative study of slum upgrading projects. Journal of Regional and City Planning, 31(1), 1-11. doi:https://doi.org/10.5614/jpwk.2020.31.1.1

Sulistyaningsih, T., Pamungkas, M. Y. P., Maulana, I. D., & Nurjaman, A. (2020). The Implementation of Collaborative Urban Governance in City Without Slums Program (Kotaku) in Pasuruan, Indonesia. Paper presented at the 1st Borobudur International Symposium on Humanities, Economics and Social Sciences (BIS-HESS 2019).

Surjadi, S., Herwati, A. R., & Warsono, H. (2022). Collaborative Governance on Slum Upgrading in Cultural Heritage Area: A Case Study of Pulau Penyengat, Indonesia. Journal of Madani Society, 1(3), 150-157.

Yunus, H. S. (2010). Metodologi Penelitian Wilayah Kontemporer (Vol. 251). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Jurnal Pengembangan Kota