BibTex Citation Data :
@article{JPK22091, author = {Gde Abhicanika Dyaksa and Muhammad Firdaus and Eko Santoso and Rulli Setiawan}, title = {TINJAUAN BIBLIOMETRIK: MANAJEMEN RISIKO BENCANA, BAHAYA, DAN KERENTANAN DALAM INFRASTRUKTUR TRANSPORTASI}, journal = {Jurnal Pengembangan Kota}, volume = {12}, number = {2}, year = {2024}, keywords = {Bibliometrik; Infrastruktur Transportasi; Manajemen Risiko}, abstract = { Peranan strategis infrastruktur transportasi mendorong berbagai penelitian untuk menemukan solusi agar infrastruktur transportasi menjadi lebih kuat, tangguh dan bertahan. Penelitian ini kemudian bertujuan untuk memetakan perkembangan topik riset, gap dan potensi penelitian kedepannya dalam manajemen risiko infrastruktur transportasi. Tinjauan bibliometrik digunakan sebagai kerangka analisis, dengan memanfaatkan basis data Scopus sebagai sumber. Analisis co-occurrence ; co-citation ; bibliographic coupling ; co-authorship ; serta analisis klaster dilakukan terhadap 4.231 artikel riset dengan pemetaan secara matematik dan grafis menggunakan software VOSviewer 1.6.19. Hasil analisis menunjukkan artikel riset bidang manajemen risiko infrastruktur transportasi mengalami perkembangan pesat selama delapan tahun terakhir, dengan lebih dari 200 artikel riset dipublikasikan setiap tahunnya. Berbagai artikel riset secara dominan membahas penilaian dan manajemen risiko serta pengelolaan infrastruktur transportasi. Sementara itu, lebih rendahnya pembahasan substansi klaster terakhir yang berkaitan dengan sisi keamanan bagi manusia menjadi gap topik penelitian ini. Peluang penelitian kedepan untuk menemukan solusi lebih efektif adalah mempertimbangkan keamanan manusia dalam pembangunan infrastruktur transportasi sebagai input penelitian. }, issn = {2503-0361}, pages = {174--189} doi = {10.14710/jpk.12.2.174-189}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jpk/article/view/22091} }
Refworks Citation Data :
Peranan strategis infrastruktur transportasi mendorong berbagai penelitian untuk menemukan solusi agar infrastruktur transportasi menjadi lebih kuat, tangguh dan bertahan. Penelitian ini kemudian bertujuan untuk memetakan perkembangan topik riset, gap dan potensi penelitian kedepannya dalam manajemen risiko infrastruktur transportasi. Tinjauan bibliometrik digunakan sebagai kerangka analisis, dengan memanfaatkan basis data Scopus sebagai sumber. Analisis co-occurrence; co-citation; bibliographic coupling; co-authorship; serta analisis klaster dilakukan terhadap 4.231 artikel riset dengan pemetaan secara matematik dan grafis menggunakan software VOSviewer 1.6.19. Hasil analisis menunjukkan artikel riset bidang manajemen risiko infrastruktur transportasi mengalami perkembangan pesat selama delapan tahun terakhir, dengan lebih dari 200 artikel riset dipublikasikan setiap tahunnya. Berbagai artikel riset secara dominan membahas penilaian dan manajemen risiko serta pengelolaan infrastruktur transportasi. Sementara itu, lebih rendahnya pembahasan substansi klaster terakhir yang berkaitan dengan sisi keamanan bagi manusia menjadi gap topik penelitian ini. Peluang penelitian kedepan untuk menemukan solusi lebih efektif adalah mempertimbangkan keamanan manusia dalam pembangunan infrastruktur transportasi sebagai input penelitian.
Article Metrics:
Last update:
Starting from Volume 13 Number 2 2025, authors who publish in the Jurnal Pengembangan Kota retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0). Before Volume 13 Number 2 2025, copyright was still owned by the publisher, Universitas Diponegoro. To support a better open-access program, we have created a new policy so that authors have full copyright ownership. Readers and third parties may also use the content in accordance with the CC BY-NC-SA license. This includes the ability to reproduce, modify, and build upon the article, as long as proper attribution is given, and any resulting work is distributed under the same license.