BibTex Citation Data :
@article{JPK1996, author = {Rizani Violita and Nany Yuliastuti}, title = {IDENTITAS KEBERADAAN KAMPUNG LAMA BERDASARKAN TRADISI DAN KEBIASAAN DI KAMPUNG PURWODINATAN, SEMARANG}, journal = {Jurnal Pengembangan Kota}, volume = {8}, number = {1}, year = {2020}, keywords = {Eksistensi; Kampung Kota; Rawan Bencana; Tradisi dan Kebiasaan}, abstract = { Eksistensi kampung merupakan bentuk dari identitas kota. Pembangunan kota yang terus meningkat menyebabkan banyaknya kampung kota menghilang. Kampung Purwodinatan salah satu kampung lama yang berada di kawasan strategis yang dekat Kawasan Kota Lama, Pecinan dan Pasar Johar yang menjadikan kampung ini memiliki potensi beralihnya fungsi tempat tinggal menjadi lahan komersil. Selain itu, Kampung Purwodinatan juga rawan bencana banjir. Kampung ini terancam keberadaannya dan diperlukan kajian terhadap faktor yang mempengaruhi eksistensi agar tetap bertahan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif yang menggunakan pendekatan kuantitatif. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Pendekatan kuantitatif ini digunakan untuk mengetahui faktor-faktor yang paling mempengaruhi eksistensi kampung kota. Dalam penelitian ini didapatkan bahwa faktor-faktor tersebut adalah tradisi dan kebiasaan, interaksi sosial, kualitas lingkungan permukiman, peran pemerintah dan ekonomi. Faktor yang mendapatkan skor tertinggi dan paling mempengaruhi eksistensi Kampung Purwodinatan adalah tradisi dan kebiasaan masyarakat, sedangkan faktor yang mendapatkan skor paling rendah adalah ekonomi masyarakat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap ilmu perencanaan wilayah dan kota khususnya mengenai eksistensi dan kebertahanan kampung kota. }, issn = {2503-0361}, pages = {1--11} doi = {10.14710/jpk.8.1.1-11}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jpk/article/view/1996} }
Refworks Citation Data :
Eksistensi kampung merupakan bentuk dari identitas kota. Pembangunan kota yang terus meningkat menyebabkan banyaknya kampung kota menghilang. Kampung Purwodinatan salah satu kampung lama yang berada di kawasan strategis yang dekat Kawasan Kota Lama, Pecinan dan Pasar Johar yang menjadikan kampung ini memiliki potensi beralihnya fungsi tempat tinggal menjadi lahan komersil. Selain itu, Kampung Purwodinatan juga rawan bencana banjir. Kampung ini terancam keberadaannya dan diperlukan kajian terhadap faktor yang mempengaruhi eksistensi agar tetap bertahan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif yang menggunakan pendekatan kuantitatif. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Pendekatan kuantitatif ini digunakan untuk mengetahui faktor-faktor yang paling mempengaruhi eksistensi kampung kota. Dalam penelitian ini didapatkan bahwa faktor-faktor tersebut adalah tradisi dan kebiasaan, interaksi sosial, kualitas lingkungan permukiman, peran pemerintah dan ekonomi. Faktor yang mendapatkan skor tertinggi dan paling mempengaruhi eksistensi Kampung Purwodinatan adalah tradisi dan kebiasaan masyarakat, sedangkan faktor yang mendapatkan skor paling rendah adalah ekonomi masyarakat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap ilmu perencanaan wilayah dan kota khususnya mengenai eksistensi dan kebertahanan kampung kota.
Article Metrics:
Last update:
Starting from Volume 13 Number 2 2025, authors who publish in the Jurnal Pengembangan Kota retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0). Before Volume 13 Number 2 2025, copyright was still owned by the publisher, Universitas Diponegoro. To support a better open-access program, we have created a new policy so that authors have full copyright ownership. Readers and third parties may also use the content in accordance with the CC BY-NC-SA license. This includes the ability to reproduce, modify, and build upon the article, as long as proper attribution is given, and any resulting work is distributed under the same license.