BibTex Citation Data :
@article{JPK16330, author = {Bitta Pigawati}, title = {MODEL POTENSI PENDUDUK KOTA METROPOLITAN SEMARANG}, journal = {Jurnal Pengembangan Kota}, volume = {11}, number = {1}, year = {2023}, keywords = {Model; Persebaran; Potensi Penduduk; Kota Metropolitan}, abstract = { Saat ini di Kota Semarang belum tersedia informasi potensi penduduk yang mempertimbangkan interaksi spasial. Model Potensi penduduk adalah model spasial yang mencerminkan pemusatan penduduk berdasarkan interaksi antar wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model dan persebaran potensi penduduk di Kota Semarang. Menggunakan metode deskripif kuantitatif serta pendekatan spasial dengan memanfatkan citra pengginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis. Potensi penduduk ditentukan berdasarkan model gravitasi yang mendasarkan pada jumlah penduduk dan jarak antara masing-masing kecamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi penduduk paling tinggi terdapat di Kecamatan Gayamsari sedangkan potensi penduduk paling rendah terdapat di Kecamatan Mijen. Kawasan yang mempunyai potensi penduduk rendah perlu didorong perkembangannya dengan penambahan fasilitas sehingga dapat meningkatkan mobilitas yang mencerminkan adanya aktivitas. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai pertimbangan pemerintah dalam menentukan kebijakan terkait pemenuhan kebutuhan penduduk secara rasional yang mengarah pada pembangunan yang berkelanjutan. }, issn = {2503-0361}, pages = {15--25} doi = {10.14710/jpk.11.1.15-25}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jpk/article/view/16330} }
Refworks Citation Data :
Saat ini di Kota Semarang belum tersedia informasi potensi penduduk yang mempertimbangkan interaksi spasial. Model Potensi penduduk adalah model spasial yang mencerminkan pemusatan penduduk berdasarkan interaksi antar wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model dan persebaran potensi penduduk di Kota Semarang. Menggunakan metode deskripif kuantitatif serta pendekatan spasial dengan memanfatkan citra pengginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis. Potensi penduduk ditentukan berdasarkan model gravitasi yang mendasarkan pada jumlah penduduk dan jarak antara masing-masing kecamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi penduduk paling tinggi terdapat di Kecamatan Gayamsari sedangkan potensi penduduk paling rendah terdapat di Kecamatan Mijen. Kawasan yang mempunyai potensi penduduk rendah perlu didorong perkembangannya dengan penambahan fasilitas sehingga dapat meningkatkan mobilitas yang mencerminkan adanya aktivitas. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai pertimbangan pemerintah dalam menentukan kebijakan terkait pemenuhan kebutuhan penduduk secara rasional yang mengarah pada pembangunan yang berkelanjutan.
Article Metrics:
Last update:
Starting from Volume 13 Number 2 2025, authors who publish in the Jurnal Pengembangan Kota retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0). Before Volume 13 Number 2 2025, copyright was still owned by the publisher, Universitas Diponegoro. To support a better open-access program, we have created a new policy so that authors have full copyright ownership. Readers and third parties may also use the content in accordance with the CC BY-NC-SA license. This includes the ability to reproduce, modify, and build upon the article, as long as proper attribution is given, and any resulting work is distributed under the same license.