BibTex Citation Data :
@article{JPHCS30267, author = {Muflihatun Nisa and Ayun Sriatmi and Mega Rahmawati Sucipto and Sumayya Kabir Dandago and Fazira Zuda Ramadhona and Muna Aulida and Monika Irma Santi and Siti Nur Aisah and Bima Janu Favian}, title = {Peningkatan Kompetensi Komunikasi Kader Kesehatan Melalui Pelatihan Interaktif Role-Play Penanganan ODGJ}, journal = {Journal of Public Health and Community Service}, volume = {5}, number = {1}, year = {2026}, keywords = {komunikasi efektif; kader kesehatan; role-play; kesehatan jiwa}, abstract = { Kader kesehatan merupakan ujung tombak edukasi dan penyuluhan kesehatan primer di masyarakat, namun masih menghadapi tantangan dalam komunikasi efektif, terutama saat berhadapan dengan keluarga yang memiliki anggota Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan komunikasi efektif kader kesehatan melalui pendekatan penyuluhan interaktif, diskusi tanya jawab, dan role-play . Subjek kegiatan ini adalah 54 kader kesehatan yang dipilih karena merupakan kader aktif di Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora yang berperan langsung dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Kegiatan dilaksanakan pada 8 November 2025 di Pendopo Kecamatan Jiken selama ±150 menit. Metode yang digunakan adalah pre-experimental dengan desain one group pre-test post-test . Hasil menunjukkan bahwa rata-rata persentase pengetahuan kader meningkat dari 80,83% pada pre-test menjadi 94,42% pada post-test , dengan peningkatan sebesar 13,59%. Selain itu, rata-rata jawaban salah menurun dari 12,78% menjadi 5,57%. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test ( p < 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis simulasi role-play efektif dalam meningkatkan kompetensi komunikasi kader kesehatan dalam edukasi masyarakat. }, issn = {2829-4289}, doi = {10.14710/jphcs.2026.30267}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jphcs/article/view/30267} }
Refworks Citation Data :
Kader kesehatan merupakan ujung tombak edukasi dan penyuluhan kesehatan primer di masyarakat, namun masih menghadapi tantangan dalam komunikasi efektif, terutama saat berhadapan dengan keluarga yang memiliki anggota Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan komunikasi efektif kader kesehatan melalui pendekatan penyuluhan interaktif, diskusi tanya jawab, dan role-play. Subjek kegiatan ini adalah 54 kader kesehatan yang dipilih karena merupakan kader aktif di Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora yang berperan langsung dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Kegiatan dilaksanakan pada 8 November 2025 di Pendopo Kecamatan Jiken selama ±150 menit. Metode yang digunakan adalah pre-experimental dengan desain one group pre-test post-test. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata persentase pengetahuan kader meningkat dari 80,83% pada pre-test menjadi 94,42% pada post-test, dengan peningkatan sebesar 13,59%. Selain itu, rata-rata jawaban salah menurun dari 12,78% menjadi 5,57%. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test (p < 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis simulasi role-play efektif dalam meningkatkan kompetensi komunikasi kader kesehatan dalam edukasi masyarakat.
Note: This article has supplementary file(s).
Article Metrics:
Last update:
Journal of Public Health and Comunity Service by Faculty of Public Health, Universitas Diponegoro is licensed under CC BY-SA 4.0