1Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya, Indonesia
2Program Studi Magister Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya, Indonesia
3Program Studi Kimia, Departemen Kimia, Fakultas Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika, Universitas Brawijaya, Indonesia
4 Kelompok Riset Marine Resources Exploration and Management, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{JKT32539, author = {Indri Putri and Muhammad Firdausi and Arini Ahatsy and Muhammad Bilhaq and Kaka Qowwiyu and Adinda Andristi and Layta Dinira and Syarifah Sari and Defri Yona}, title = {Karakterisasi dan Distribusi Spasial Sampah Kemasan Plastik Non-Sachet di Pesisir Jawa Timur, Indonesia}, journal = {Jurnal Kelautan Tropis}, volume = {29}, number = {3}, year = {2026}, keywords = {kemasan plastik non-sachet; sampah laut; karakterisasi sampah; pencemaran pesisir; Jawa Timur}, abstract = { Kemasan plastik non-sachet merupakan salah satu jenis sampah plastik yang berpotensi terakumulasi di wilayah pesisir akibat pengelolaan sampah yang belum optimal. Kemasan plastik non-sachet memiliki karakteristik plastik lembaran yang dirancang untuk melindungi produk dari paparan oksigen, uap air, dan cahaya, sehingga dapat memperpanjang masa simpan produk dan setidaknya dapat digunakan lebih dari satu kali. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji komposisi dan distribusi spasial sampah kemasan plastik non-sachet di pesisir utara dan selatan Jawa Timur. Pengambilan sampel dilakukan pada 14 pantai di wilayah pesisir utara dan selatan Jawa Timur pada Juli 2025 menggunakan metode transek kuadrat pada area foreshore pantai, yang selanjutnya dianalisis berdasarkan material penyusun, fungsi awal, ukuran, kondisi fisik, tingkat pelapukan, dan kelimpahannya. Penelitian ini menunjukkan bahwa sampah kemasan plastik non-sachet didominasi oleh jenis multi-layer dengan fungsi awal produk makanan, farmasi, dan kebersihan rumah tangga sebagai kategori tertinggi di kedua kawasan. Kondisi fisik sampah kemasan yang ditemukan sebagian besar masih utuh dengan tingkat pelapukan awal hingga sedang, mengindikasikan bahwa sampah tersebut relatif baru dan belum mengalami pelapukan yang signifikan. Hasil perhitungan kelimpahan sampah kemasan plastik non-sachet di pesisir utara lebih tinggi dibandingkan dengan pesisir selatan, dengan rentang kelimpahan item 0.0003–0.1120 item/m² dan kelimpahan berat 0.0003–0.5237 gram/m² yang berkaitan erat dengan intensitas aktivitas wisata, perikanan, dan masukan sampah dari daratan. Penelitian ini menegaskan perlunya pengelolaan sampah yang lebih baik serta edukasi kepada masyarakat dan wisatawan pesisir mengenai dampak sampah kemasan plastik terhadap lingkungan pantai hingga laut. }, issn = {2528-3111}, pages = {327--340} doi = {10.14710/jkt.v29i3.32539}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jkt/article/view/32539} }
Refworks Citation Data :
Kemasan plastik non-sachet merupakan salah satu jenis sampah plastik yang berpotensi terakumulasi di wilayah pesisir akibat pengelolaan sampah yang belum optimal. Kemasan plastik non-sachet memiliki karakteristik plastik lembaran yang dirancang untuk melindungi produk dari paparan oksigen, uap air, dan cahaya, sehingga dapat memperpanjang masa simpan produk dan setidaknya dapat digunakan lebih dari satu kali. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji komposisi dan distribusi spasial sampah kemasan plastik non-sachet di pesisir utara dan selatan Jawa Timur. Pengambilan sampel dilakukan pada 14 pantai di wilayah pesisir utara dan selatan Jawa Timur pada Juli 2025 menggunakan metode transek kuadrat pada area foreshore pantai, yang selanjutnya dianalisis berdasarkan material penyusun, fungsi awal, ukuran, kondisi fisik, tingkat pelapukan, dan kelimpahannya. Penelitian ini menunjukkan bahwa sampah kemasan plastik non-sachet didominasi oleh jenis multi-layer dengan fungsi awal produk makanan, farmasi, dan kebersihan rumah tangga sebagai kategori tertinggi di kedua kawasan. Kondisi fisik sampah kemasan yang ditemukan sebagian besar masih utuh dengan tingkat pelapukan awal hingga sedang, mengindikasikan bahwa sampah tersebut relatif baru dan belum mengalami pelapukan yang signifikan. Hasil perhitungan kelimpahan sampah kemasan plastik non-sachet di pesisir utara lebih tinggi dibandingkan dengan pesisir selatan, dengan rentang kelimpahan item 0.0003–0.1120 item/m² dan kelimpahan berat 0.0003–0.5237 gram/m² yang berkaitan erat dengan intensitas aktivitas wisata, perikanan, dan masukan sampah dari daratan. Penelitian ini menegaskan perlunya pengelolaan sampah yang lebih baik serta edukasi kepada masyarakat dan wisatawan pesisir mengenai dampak sampah kemasan plastik terhadap lingkungan pantai hingga laut.
Article Metrics:
Last update:
Upon acceptance for publication, authors agree to transfer the copyright of their article to Jurnal Kelautan Tropis, while retaining the right to reuse their work under the terms of the open license applied.
From the date of publication, the copyright for each article is held by Jurnal Kelautan Tropis. This transfer allows the journal to manage, disseminate, and preserve scholarly content in accordance with international standards and open access best practices.
Although copyright is held by the journal, all published articles are made available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0). Under this license, anyone may:
Copy and redistribute the material in any medium or format
Remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially
provided that:
Appropriate credit is given to the original author(s) and the source
Indications are made of any changes that were made
Derivative works are distributed under the same license (CC BY-SA 4.0)
While copyright is held by the journal, authors retain important reuse rights. Authors may:
Reuse the published version of their article in future works, including books, compilations, and lectures
Deposit the published version in institutional or subject repositories
Share the article freely, including on personal websites or academic networks
as long as the original publication in Jurnal Kelautan Tropis is cited and the CC BY-SA 4.0 license terms are respected.
Authors must ensure that any third-party content included in the article (e.g., figures, images, datasets) is either original, in the public domain, or licensed for reuse under compatible terms. If specific permissions are required, authors must obtain them prior to submission.
For questions regarding copyright or licensing, please contact the editorial office at: j.kelautantropis@gmail.com
View My Stats
Jurnal Kelautan Tropis is published by Departement of Marine Science, Faculty of Fisheries and Marine Science, Universitas Diponegoro under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.