skip to main content

Karakterisasi dan Distribusi Spasial Sampah Kemasan Plastik Non-Sachet di Pesisir Jawa Timur, Indonesia

1Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya, Indonesia

2Program Studi Magister Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya, Indonesia

3Program Studi Kimia, Departemen Kimia, Fakultas Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika, Universitas Brawijaya, Indonesia

4 Kelompok Riset Marine Resources Exploration and Management, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya, Indonesia

View all affiliations
Received: 31 May 2026; Revised: 24 Jul 2026; Accepted: 21 Aug 2026; Available online: 19 Oct 2026; Published: 10 Nov 2026.
Open Access Copyright (c) 2026 Jurnal Kelautan Tropis under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract

Kemasan plastik non-sachet merupakan salah satu jenis sampah plastik yang berpotensi terakumulasi di wilayah pesisir akibat pengelolaan sampah yang belum optimal. Kemasan plastik non-sachet memiliki karakteristik plastik lembaran yang dirancang untuk melindungi produk dari paparan oksigen, uap air, dan cahaya, sehingga dapat memperpanjang masa simpan produk dan setidaknya dapat digunakan lebih dari satu kali. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji komposisi dan distribusi spasial sampah kemasan plastik non-sachet di pesisir utara dan selatan Jawa Timur. Pengambilan sampel dilakukan pada 14 pantai di wilayah pesisir utara dan selatan Jawa Timur pada Juli 2025 menggunakan metode transek kuadrat pada area foreshore pantai, yang selanjutnya dianalisis berdasarkan material penyusun, fungsi awal, ukuran, kondisi fisik, tingkat pelapukan, dan kelimpahannya. Penelitian ini menunjukkan bahwa sampah kemasan plastik non-sachet didominasi oleh jenis multi-layer dengan fungsi awal produk makanan, farmasi, dan kebersihan rumah tangga sebagai kategori tertinggi di kedua kawasan. Kondisi fisik sampah kemasan yang ditemukan sebagian besar masih utuh dengan tingkat pelapukan awal hingga sedang, mengindikasikan bahwa sampah tersebut relatif baru dan belum mengalami pelapukan yang signifikan. Hasil perhitungan kelimpahan sampah kemasan plastik non-sachet di pesisir utara lebih tinggi dibandingkan dengan pesisir selatan, dengan rentang kelimpahan item 0.0003–0.1120 item/m² dan kelimpahan berat 0.0003–0.5237 gram/m² yang berkaitan erat dengan intensitas aktivitas wisata, perikanan, dan masukan sampah dari daratan. Penelitian ini menegaskan perlunya pengelolaan sampah yang lebih baik serta edukasi kepada masyarakat dan wisatawan pesisir mengenai dampak sampah kemasan plastik terhadap lingkungan pantai hingga laut.

Keywords: kemasan plastik non-sachet; sampah laut; karakterisasi sampah; pencemaran pesisir; Jawa Timur
Funding: Hibah Penelitian Dasar Unggulan (PDU) Direktorat Riset Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Brawijaya Tahun 2025, dengan nomor kontrak 01046.2/UN10.A0501/B/KS/2025

Article Metrics:

Article Info
Section: Articles
Language : ID

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.