1Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Mulawarman, Indonesia
2Laboratorium Oseanografi, Laboratorium Terpadu, Universitas Mulawarman, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{JKT31673, author = {Irwan Ritonga and Marsanda Marsanda and Muhammad Saputra and Irma Suryana and Mohammad Paputungan}, title = {Konsentrasi dan Risiko Logam Berat pada Ikan Kembung (Rastrelliger kanagurta) dari Perairan Balikpapan}, journal = {Jurnal Kelautan Tropis}, volume = {29}, number = {3}, year = {2026}, keywords = {Ikan; Balikpapan; Konsumsi; Logam; Tubuh Manusia}, abstract = { Ikan kembung ( Rastrelliger kanagurta ) dari perairan Balikpapan merupakan salah satu sumber nutrien bagi masyarakat Kalimantan Timur. Namun, aktivitas antropogenik di sekitar Teluk Balikpapan berpotensi mencemari ikan dengan logam berat, sehingga berisiko bagi kesehatan konsumen dari berbagai kelompok usia yang berbeda, yakni anak-anak (≤ 10 tahun), remaja (11 - 17 tahun) hingga dewasa (≥ 18 tahun). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan konsentrasi As, Cu, Fe, Mn dan Zn dalam daging R kanagurta dan mengevaluasi risiko kesehatan konsumen akibat mengkonsumsinya. Total 9 sampel R. kanagurta ditangkap dan dikumpulkan dari perairan Balikpapan oleh nelayan lokal. Sampel ikan didestruksi menggunakan metode asam dan dianalisis menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Hasil menunjukkan bahwa rerata konsentrasi dari masing – masing logam seperti As adalah 0,29, Cu (0,08), Fe (0,51), Mn (0,02) dan Zn (0,34) mg/kg berat kering berada di bawah baku mutu yang ditetapkan untuk konsumsi manusia. Urutan konsentrasi logam tertinggi sampai terendah pada R. kanagurta adalah Fe > Zn > As > Cu > Mn. Analisis risiko menemukan bahwa Nilai Asupan Harian (PAH) lebih rendah dibanding nilai Provisional Tolerable Daily Intake (PTDI) dari masing masing logam. Semua nilai target bahaya (TB) dan total target bahaya (TTB) untuk semua kelompok usia (dewasa, remaja, anak – anak) kurang dari satu. Karenanya, dapat disimpulkan bahwa konsumsi R. kanagurta masih aman dan tidak menimbulkan risiko kesehatan terhadap tubuh konsumen dari semua kelompok usia yang diteliti . }, issn = {2528-3111}, pages = {387--398} doi = {10.14710/jkt.v29i3.31673}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jkt/article/view/31673} }
Refworks Citation Data :
Ikan kembung (Rastrelliger kanagurta) dari perairan Balikpapan merupakan salah satu sumber nutrien bagi masyarakat Kalimantan Timur. Namun, aktivitas antropogenik di sekitar Teluk Balikpapan berpotensi mencemari ikan dengan logam berat, sehingga berisiko bagi kesehatan konsumen dari berbagai kelompok usia yang berbeda, yakni anak-anak (≤ 10 tahun), remaja (11 - 17 tahun) hingga dewasa (≥ 18 tahun). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan konsentrasi As, Cu, Fe, Mn dan Zn dalam daging R kanagurta dan mengevaluasi risiko kesehatan konsumen akibat mengkonsumsinya. Total 9 sampel R. kanagurta ditangkap dan dikumpulkan dari perairan Balikpapan oleh nelayan lokal. Sampel ikan didestruksi menggunakan metode asam dan dianalisis menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Hasil menunjukkan bahwa rerata konsentrasi dari masing – masing logam seperti As adalah 0,29, Cu (0,08), Fe (0,51), Mn (0,02) dan Zn (0,34) mg/kg berat kering berada di bawah baku mutu yang ditetapkan untuk konsumsi manusia. Urutan konsentrasi logam tertinggi sampai terendah pada R. kanagurta adalah Fe > Zn > As > Cu > Mn. Analisis risiko menemukan bahwa Nilai Asupan Harian (PAH) lebih rendah dibanding nilai Provisional Tolerable Daily Intake (PTDI) dari masing masing logam. Semua nilai target bahaya (TB) dan total target bahaya (TTB) untuk semua kelompok usia (dewasa, remaja, anak – anak) kurang dari satu. Karenanya, dapat disimpulkan bahwa konsumsi R. kanagurta masih aman dan tidak menimbulkan risiko kesehatan terhadap tubuh konsumen dari semua kelompok usia yang diteliti.
Article Metrics:
Last update:
Upon acceptance for publication, authors agree to transfer the copyright of their article to Jurnal Kelautan Tropis, while retaining the right to reuse their work under the terms of the open license applied.
From the date of publication, the copyright for each article is held by Jurnal Kelautan Tropis. This transfer allows the journal to manage, disseminate, and preserve scholarly content in accordance with international standards and open access best practices.
Although copyright is held by the journal, all published articles are made available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0). Under this license, anyone may:
Copy and redistribute the material in any medium or format
Remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially
provided that:
Appropriate credit is given to the original author(s) and the source
Indications are made of any changes that were made
Derivative works are distributed under the same license (CC BY-SA 4.0)
While copyright is held by the journal, authors retain important reuse rights. Authors may:
Reuse the published version of their article in future works, including books, compilations, and lectures
Deposit the published version in institutional or subject repositories
Share the article freely, including on personal websites or academic networks
as long as the original publication in Jurnal Kelautan Tropis is cited and the CC BY-SA 4.0 license terms are respected.
Authors must ensure that any third-party content included in the article (e.g., figures, images, datasets) is either original, in the public domain, or licensed for reuse under compatible terms. If specific permissions are required, authors must obtain them prior to submission.
For questions regarding copyright or licensing, please contact the editorial office at: j.kelautantropis@gmail.com
View My Stats
Jurnal Kelautan Tropis is published by Departement of Marine Science, Faculty of Fisheries and Marine Science, Universitas Diponegoro under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.