Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Pertanian, Universitas Trunojoyo Madura, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{JKT29831, author = {Azyuardzi Azranasyiar Akbar and Insafitri Insafitri}, title = {Laju Pertumbuhan Favites pentagona dan Mycedium elephantotus pada Substrat Berbeda Dalam Kondisi Terkontrol}, journal = {Jurnal Kelautan Tropis}, volume = {29}, number = {1}, year = {2026}, keywords = {pertumbuhan karang; substrat; transplantasi; grout; portland cement}, abstract = { Terumbu karang merupakan ekosistem penting yang berperan sebagai habitat, tempat pemijahan, dan perlindungan bagi berbagai biota laut, namun keberadaannya semakin terancam akibat kerusakan lingkungan dan eksploitasi berlebih. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui laju pertumbuhan mutlak dua jenis karang, yaitu Favites pentagona dan Mycedium elephantotus, pada dua jenis substrat berbeda, yakni substrat pengisi nat (grout) dan semen biasa (portland cement). Penelitian ini penting dilakukan karena pertumbuhan dan kemampuan adaptasi karang terhadap media transplantasi berperan penting dalam keberhasilan rehabilitasi ekosistem terumbu karang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan observasi secara exsitu terhadap pertumbuhan fragmen karang hasil transplantasi selama empat bulan. Pengamatan dilakukan setiap bulan untuk mengukur perubahan luas koloni menggunakan perangkat lunak ImageJ. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan mutlak dan laju pertumbuhan per-bulan pada masing-masing perlakuan substrat. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kedua jenis karang mengalami peningkatan luas koloni yang bervariasi setiap bulan. Laju pertumbuhan mutlak Favites pentagona mencapai nilai tertinggi sebesar 3,894 cm² pada substrat grout (kode A), sedangkan Mycedium elephantotus menunjukkan pertumbuhan mutlak tertinggi sebesar 5,199 cm² pada substrat portland cement (kode B). Secara statistik, Favites pentagona tidak menunjukkan perbedaan signifikan antar substrat (Sig. 0,110 > 0,05), sedangkan Mycedium elephantotus menunjukkan perbedaan signifikan (Sig. 0,033 < 0,05), yang berarti jenis substrat berpengaruh nyata terhadap pertumbuhannya. Dengan demikian, substrat grout lebih optimal untuk karang tipe massive seperti Favites pentagona, sementara portland cement lebih sesuai untuk tipe laminar seperti Mycedium elephantotus. }, issn = {2528-3111}, pages = {1--16} doi = {10.14710/jkt.v29i1.29831}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jkt/article/view/29831} }
Refworks Citation Data :
Terumbu karang merupakan ekosistem penting yang berperan sebagai habitat, tempat pemijahan, dan perlindungan bagi berbagai biota laut, namun keberadaannya semakin terancam akibat kerusakan lingkungan dan eksploitasi berlebih. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui laju pertumbuhan mutlak dua jenis karang, yaitu Favites pentagona dan Mycedium elephantotus, pada dua jenis substrat berbeda, yakni substrat pengisi nat (grout) dan semen biasa (portland cement). Penelitian ini penting dilakukan karena pertumbuhan dan kemampuan adaptasi karang terhadap media transplantasi berperan penting dalam keberhasilan rehabilitasi ekosistem terumbu karang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan observasi secara exsitu terhadap pertumbuhan fragmen karang hasil transplantasi selama empat bulan. Pengamatan dilakukan setiap bulan untuk mengukur perubahan luas koloni menggunakan perangkat lunak ImageJ. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan mutlak dan laju pertumbuhan per-bulan pada masing-masing perlakuan substrat. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kedua jenis karang mengalami peningkatan luas koloni yang bervariasi setiap bulan. Laju pertumbuhan mutlak Favites pentagona mencapai nilai tertinggi sebesar 3,894 cm² pada substrat grout (kode A), sedangkan Mycedium elephantotus menunjukkan pertumbuhan mutlak tertinggi sebesar 5,199 cm² pada substrat portland cement (kode B). Secara statistik, Favites pentagona tidak menunjukkan perbedaan signifikan antar substrat (Sig. 0,110 > 0,05), sedangkan Mycedium elephantotus menunjukkan perbedaan signifikan (Sig. 0,033 < 0,05), yang berarti jenis substrat berpengaruh nyata terhadap pertumbuhannya. Dengan demikian, substrat grout lebih optimal untuk karang tipe massive seperti Favites pentagona, sementara portland cement lebih sesuai untuk tipe laminar seperti Mycedium elephantotus.
Note: This article has supplementary file(s).
Article Metrics:
Last update:
Upon acceptance for publication, authors agree to transfer the copyright of their article to Jurnal Kelautan Tropis, while retaining the right to reuse their work under the terms of the open license applied.
From the date of publication, the copyright for each article is held by Jurnal Kelautan Tropis. This transfer allows the journal to manage, disseminate, and preserve scholarly content in accordance with international standards and open access best practices.
Although copyright is held by the journal, all published articles are made available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0). Under this license, anyone may:
Copy and redistribute the material in any medium or format
Remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially
provided that:
Appropriate credit is given to the original author(s) and the source
Indications are made of any changes that were made
Derivative works are distributed under the same license (CC BY-SA 4.0)
While copyright is held by the journal, authors retain important reuse rights. Authors may:
Reuse the published version of their article in future works, including books, compilations, and lectures
Deposit the published version in institutional or subject repositories
Share the article freely, including on personal websites or academic networks
as long as the original publication in Jurnal Kelautan Tropis is cited and the CC BY-SA 4.0 license terms are respected.
Authors must ensure that any third-party content included in the article (e.g., figures, images, datasets) is either original, in the public domain, or licensed for reuse under compatible terms. If specific permissions are required, authors must obtain them prior to submission.
For questions regarding copyright or licensing, please contact the editorial office at: j.kelautantropis@gmail.com
View My Stats
Jurnal Kelautan Tropis is published by Departement of Marine Science, Faculty of Fisheries and Marine Science, Universitas Diponegoro under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.