skip to main content

Pemetaan Klasifikasi Dan Analisa Perubahan Ekosistem Mangrove Menggunakan Citra Satelit Multi Temporal Di Karimunjawa, Jepara, Indonesia

1Departemen Sumberdaya Akuatik, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia

2Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia

3Departemen Oseanografi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia

Received: 20 Jul 2018; Published: 3 Dec 2018.
Open Access Copyright (c) 2018 Jurnal Kelautan Tropis under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract

Mapping of Classification and Analysis of Changes in Mangrove Ecosystem Using Multi-Temporal Satellite Images in Karimunjawa, Jepara, Indonesia

 

Mangrove ecosystem is one of the three ecosystem in the coastal area which has important ecological role in supporting marine life and fisheries resources. These important roles include spawning ground and nursery ground for various marine organisms. However, in the last decades, mangrove ecosystem has been undergoing significant degradation. The aim of this research is to quantify the changes of mangrove coverage and density in Karimunjawa as well as key-factors leading to the changes. Supervised classification method (83% accuracy and Kappa coefficient 0.73%) was applied to satellite images to identify the temporal changes in mangrove coverage. Mangrove density was quantified using NDVI algorithm and NIR-RED wavelength. The result shows that during three periods of observed data, changes in mangrove coverage were significant: 126.81 ha increase (1992 – 2003); 82.37 ha decrease (1992 – 2017); and 209.18 ha decrease (2003 – 2017). Mangrove density in most part of Karimunjawa belongs to the category of ‘low’ (NDVI value: -1 – 0.33). Key factors contributing to the decrease mangrove coverage are deforestation, natural phenomena, land conversion into fish ponds and hotels. The only increase in the year 1992 – 2003 was caused by high sedimentation level that allows more mangroves to grow. Overall, the methods in this research could be used as an approach to describe to effectively monitor the changes of mangrove coverage in an area as basic data for sustainable environmental management.

 

Ekosistem mangrove merupakan salah satu dari tiga ekosistem pesisir yang memiliki peranan ekologis penting dalam mendukung kehidupan dan keberlangsungan dari sumberdaya perikanan.  Hal tersebut dikarenakan fungsi mangrove sebagai tempat memijah dan asuhan bagi banyak biota air. Beberapa dekade terakhir keberadaan dari ekosisitem mangrove mengalami degradasi yang sangat signifikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan luasan dan kerapatan mangrove dan mengidentifikasi faktor penyebabnya.  Metode analisa perubahan luasan mangrove menggunakan citra satelit multi temporal dengan dilakukan pembuatan klasifikasi menggunakan metode supervised classification dengan nilai akurasi total 83% dengan Kappa koefisien 0,73%.  Setelah terseleksi antara mangrove dan non mangrove maka dilakukan perhitungan kerapatan tajuk menggunakan algoritma NDVI dengan memanfaatkan panjang gelombang NIR dan RED.  Hasil analisa spasial dengan rentang 3 tahun berbeda didapatkan perubahan penurunan dan penambahan luasan mangrove terjadi secara signifikan: tahun 1992 – 2003 telah terjadi penambahan luasan sebesar 126,81 ha; tahun 1992–2017 terjadi perubahan luasan sebesar 82,37 ha;  tahun 2003–2017 terjadi perubahan luasan sebesar 209,18 ha.  Kerapatan mangrove di Karimunjawa sebagian besar tergolong kategori kerapatan jarang dengan nilai NDVI antara -1 – 0,33. Faktor utama penyebab penurunan luasan mangrove antara lain penebangan liar, faktor alam, perubahan fungsi lahan menjadi pertambakan dan perhotelan.  Penambahan luasan mangrove terjadi pada antara tahun1992 sampai 2003 hal tersebut disebabkan sedimentasi yang menumpuk di pantai dan sudah ditumbuhi oleh mangrove.  Secara keseluruhan metode ini dapat menggambarkan perubahan secara efektif serta hasilnya dapat dipergunakan untuk pemantauan dan perencanaan ekosistem mangrove di suatu wilayah.

 

Fulltext View|Download
Keywords: mangrove ecosystem; supervised classification; NDVI; satellite images; Karimunjawa; citra satelit

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.