1Departemen Ilmu Lingkungan, Pascasarjana, Universitas Negeri Yogyakarta, Jalan Colombo No. 1 Yogyakarta 55281, Indonesia
2Departemen Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Yogyakarta, Jalan Colombo No. 1 Yogyakarta 55281, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{jebt30226, author = {Adhi Warsito and Nurul Khotimah and Suhadi Purwantara}, title = {Integrasi Filsafat Ilmu Dan Etika Lingkungan Sebagai Fondasi Transisi Energi Berkelanjutan Di Indonesia: Studi Literatur}, journal = {Jurnal Energi Baru dan Terbarukan}, volume = {7}, number = {1}, year = {2026}, keywords = {Transisi energi; filsafat ilmu; etika lingkungan; pembangunan berkelanjutan; ilmu yang bertanggung jawab; Indonesia}, abstract = { Transisi energi menuju pembangunan berkelanjutan menjadi agenda strategis ekologi Indonesia, namun implementasinya masih menghadapi dilema dan sosial, termasuk kerusakan lingkungan, ketimpangan manfaat, serta dominasi kebijakan yang bersifat teknokratis. Kondisi ini menunjukkan bahwa permasalahan transisi energi tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga menuntut pijakan filosofis dan etis agar pembangunan energi tidak berjalan dengan mengabaikan kepentingan manusia dan alam. Penelitian ini bertujuan merumuskan kerangka dasar “ilmu yang bertanggung jawab” dalam transisi energi berkelanjutan di Indonesia melalui integrasi filsafat ilmu dan etika lingkungan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA 2020, menghasilkan delapan artikel yang memenuhi kriteria penelitian. Hasil menunjukkan bahwa penelitian transisi energi di Indonesia masih didominasi perspektif kebijakan, regulasi, dan instrumen ekonomi, sedangkan dimensi epistemologis dan kritik filosofis belum mendapat perhatian yang memadai. Etika lingkungan mulai diakomodasi, namun lebih banyak ditempatkan sebagai panduan moral daripada fondasi analitis ilmiah, maka diperlukan pendekatan yang lebih holistik mengombinasikan refleksi epistemik, nilai moral, dan prinsip kekekalan agar transisi energi tidak hanya berorientasi teknis, tetapi juga adil, berkeadilan antar, serta menjaga keseimbangan antara manusia dan alam. Penelitian ini menawarkan arah konseptual untuk memperkuat peran filsafat ilmu dan etika lingkungan sebagai fondasi transisi energi berkelanjutan di Indonesia. }, issn = {2722-6719}, pages = {65--78} doi = {10.14710/jebt.2026.30226}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jebt/article/view/30226} }
Refworks Citation Data :
Transisi energi menuju pembangunan berkelanjutan menjadi agenda strategis ekologi Indonesia, namun implementasinya masih menghadapi dilema dan sosial, termasuk kerusakan lingkungan, ketimpangan manfaat, serta dominasi kebijakan yang bersifat teknokratis. Kondisi ini menunjukkan bahwa permasalahan transisi energi tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga menuntut pijakan filosofis dan etis agar pembangunan energi tidak berjalan dengan mengabaikan kepentingan manusia dan alam. Penelitian ini bertujuan merumuskan kerangka dasar “ilmu yang bertanggung jawab” dalam transisi energi berkelanjutan di Indonesia melalui integrasi filsafat ilmu dan etika lingkungan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA 2020, menghasilkan delapan artikel yang memenuhi kriteria penelitian. Hasil menunjukkan bahwa penelitian transisi energi di Indonesia masih didominasi perspektif kebijakan, regulasi, dan instrumen ekonomi, sedangkan dimensi epistemologis dan kritik filosofis belum mendapat perhatian yang memadai. Etika lingkungan mulai diakomodasi, namun lebih banyak ditempatkan sebagai panduan moral daripada fondasi analitis ilmiah, maka diperlukan pendekatan yang lebih holistik mengombinasikan refleksi epistemik, nilai moral, dan prinsip kekekalan agar transisi energi tidak hanya berorientasi teknis, tetapi juga adil, berkeadilan antar, serta menjaga keseimbangan antara manusia dan alam. Penelitian ini menawarkan arah konseptual untuk memperkuat peran filsafat ilmu dan etika lingkungan sebagai fondasi transisi energi berkelanjutan di Indonesia.
Article Metrics:
Last update:
The authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, the article's copyright shall be assigned to Jurnal Energi Baru dan Terbarukan (JEBT) and Master Program of Energy, Universitas Diponegoro. Copyright encompasses rights to reproduce and deliver the article in all forms and media, including reprints, photographs, microfilms, and other similar reproductions and translations.
As an article writer, the authors have the right to use their articles for various purposes, including by institutions that employ authors or institutions that provide funding for research. Author rights are granted without special permission.
Authors who publish a paper at JEBT have the broad right to use their work for teaching and scientific purposes without the need to ask permission, including used for (i) teaching in the author's class or institution, (ii) presentation at meetings or conferences and distributing copies to participants ; (iii) training conducted by the author or author's institution; (iv) distribution to colleagues for research use; (v) use in the compilation of subsequent authors' works; (vi) inclusion in a thesis or dissertation; (vi) reuse of part of the article in another work (with citation); (vii) preparation of derivative works (with citation); (viii) voluntary posting on open websites operated by authors or author institutions for scientific purposes (following the CC BY-SA License).
JEBT journal and the Master Program of Energy, Universitas Diponegoro, and the Editor make every effort to ensure that there are no data, opinions, or false or misleading statements published in the JEBT journal. However, the article's content is each author's sole and exclusive responsibility.
The Copyright Transfer Form can be downloaded here: [Copyright Transfer Form]. The copyright form should be signed originally and sent to the Editor via email or fax.
View My Stats
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan (p-ISSN: 2809-5456 and e-ISSN: 2722-6719) published by Master Program of Energy, School of Postgraduate Studies is licensed under a the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).