BibTex Citation Data :
@article{JBCN31107, author = {Sarlin Ananggia and Niken Puruhita and Sodiqur Rifqi and Febe Christianto}, title = {HUBUNGAN ASUPAN LEMAK TRANS DAN KARBOHIDRAT SEDERHANA DENGAN JUMLAH VESSEL DISEASE ARTERI KORONARIA PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER}, journal = {Journal of Biomedical and Clinical Nutrition}, volume = {1}, number = {1}, year = {2026}, keywords = {}, abstract = { Latar Belakang : Diet yang tidak sehat merupakan salah satu faktor risiko PJK yang dapat dimodifikasi. Asupan lemak trans dan karbohidrat sederhana pada beberapa penelitian telah menunjukkan keterkaitannya dengan Penyakit Jantung Koroner (PJK). Saat ini terdapat kelangkaan literatur mengenai hubungan komponen nutrisi tersebut dengan tingkat keparahan PJK Penelitian ini bertujuan menjelaskan hubungan antara asupan lemak trans dan karbohidrat sederhana dengan jumlah vessel disease (VD) arteri koronaria pada pasien PJK Metode: Penelitian cross sectional dilakukan pada 45 pasien PJK. Asupan lemak trans dan karbohidrat sederhana dinilai menggunakan semi-quantitative food frequency questionnaire (SQ-FFQ) dan jumlah vessel disease berdasarkan hasil angiografi koroner. Uji normalitas menggunakan Uji Shapiro-Wilk. Data yang terdistribusi normal dilakukan uji One Way Anova dan data yang tidak normal dilakukan uji Kruskal Wallis. Batas kemaknaan adalah apabila p<0,05 dengan interval kepercayaan 95% Hasil: Rerata asupan lemak trans pada kelompok one-vessel disease (VD1), two-vessel disease (VD2), and three-vessel disease (VD3 masing-masing adalah 3.3±0.78, 4.4±1.28 dan 5.3±2.18. Rerata asupan karbohidrat sederhana pada VD1, VD2 dan VD3 masing-masing adalah 39.6(29.60,46.00), 52.1(40.87,65.97) dan 70.3(58.15,82.30). Berdasarkan analisis didapatkan perbedaan bermakna rerata asupan lemak trans (p=0.002) dan karbohidrat sederhana (p=0,002) antar kelompok VD pada pasien PJK. Simpulan : Terdapat hubungan antara asupan lemak trans dan karbohidrat sederhana dengan jumlah vessel disease arteri koroner pada pasien PJK Kata kunci : penyakit jantung koroner, asupan, lemak trans, karbohidrat sederhana }, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jbcn/article/view/31107} }
Refworks Citation Data :
Latar Belakang: Diet yang tidak sehat merupakan salah satu faktor risiko PJK yang dapat dimodifikasi. Asupan lemak trans dan karbohidrat sederhana pada beberapa penelitian telah menunjukkan keterkaitannya dengan Penyakit Jantung Koroner (PJK). Saat ini terdapat kelangkaan literatur mengenai hubungan komponen nutrisi tersebut dengan tingkat keparahan PJK Penelitian ini bertujuan menjelaskan hubungan antara asupan lemak trans dan karbohidrat sederhana dengan jumlah vessel disease (VD) arteri koronaria pada pasien PJK
Metode: Penelitian cross sectional dilakukan pada 45 pasien PJK. Asupan lemak trans dan karbohidrat sederhana dinilai menggunakan semi-quantitative food frequency questionnaire (SQ-FFQ) dan jumlah vessel disease berdasarkan hasil angiografi koroner. Uji normalitas menggunakan Uji Shapiro-Wilk. Data yang terdistribusi normal dilakukan uji One Way Anova dan data yang tidak normal dilakukan uji Kruskal Wallis. Batas kemaknaan adalah apabila p<0,05 dengan interval kepercayaan 95%
Hasil: Rerata asupan lemak trans pada kelompok one-vessel disease (VD1), two-vessel disease (VD2), and three-vessel disease (VD3 masing-masing adalah 3.3±0.78, 4.4±1.28 dan 5.3±2.18. Rerata asupan karbohidrat sederhana pada VD1, VD2 dan VD3 masing-masing adalah 39.6(29.60,46.00), 52.1(40.87,65.97) dan 70.3(58.15,82.30). Berdasarkan analisis didapatkan perbedaan bermakna rerata asupan lemak trans (p=0.002) dan karbohidrat sederhana (p=0,002) antar kelompok VD pada pasien PJK.
Simpulan: Terdapat hubungan antara asupan lemak trans dan karbohidrat sederhana dengan jumlah vessel disease arteri koroner pada pasien PJK
Kata kunci : penyakit jantung koroner, asupan, lemak trans, karbohidrat sederhana
Last update: