BibTex Citation Data :
@article{GenRes31385, author = {Fitra Wiratantri and Siti Zulaiqah and Chossy Fradine and Aurellia Hawilla and Amanda Gita Tiaravista}, title = {Evaluasi Mutu Fisik Gel Ekstrak Daun Srikaya (Annona squamosa L.) dengan Variasi Kombinasi Gelling Agent Natrium Alginat dan Carbopol 940}, journal = {Generics: Journal of Research in Pharmacy}, volume = {6}, number = {2}, year = {2026}, keywords = {ekstrak daun srikaya; gel; natrium alginate; Carbopol 940; mutu fisik}, abstract = { Daun srikaya ( Annona squamosa L. ) dimanfaatkan sebagai bahan terapi topikal pada kulit karena mengandung flavonoid, saponin, serta tanin. Kandungan pada daun srikaya memiliki aktivitas antibakteri, antiinflamasi, analgetik dan antioksidan yang dapat mempercepat proses penyembuhan luka kulit. Gel dipilih karena kemampuannya memberikan penetrasi optimal kedalam jaringan kulit. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kombinasi zat pembentuk gel dalam formulasi gel ekstrak daun srikaya terhadap mutu fisik sediaan. Sediaan gel ekstrak etanol daun srikaya dibuat dalam tiga variasi konsentrasi gelling agent natrium alginat dan carbopol 940, yaitu F1 (2%:2%), F2 (2,5%:1,5%), dan F3 (3%:1%). Evaluasi mutu fisik meliputi uji organoleptik, viskositas, daya sebar, daya lekat, serta pengukuran pH. Hasil pengujian viskositas (F1 :361,67 dPas, F2: 343,33 dPas, FIII: 283,33 dPas), uji daya sebar (F1: 3,67 cm, F2: 3,5 cm, FIII: 3,47 cm), uji daya lekat (F1: 4,13 detik, F2: 3,74 detik, FIII: 3,25 detik), uji pH (F1: 5,25, F2: 5,45, FIII: 5,69). Penggunaan gelling agent kombinasi natrium alginat dan carbopol 940 menghasilkan gel dengan mutu fisik yang memenuhi syarat. Formula I menghasilkan mutu fisik terbaik diantara ketiga formula. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kedua bahan tersebut dapat bekerja secara efektif dalam membentuk sediaan gel dengan mutu fisik yang baik }, issn = {2774-9967}, pages = {290--300} doi = {10.14710/genres.v6i2.31385}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/generics/article/view/31385} }
Refworks Citation Data :
Daun srikaya (Annona squamosa L.) dimanfaatkan sebagai bahan terapi topikal pada kulit karena mengandung flavonoid, saponin, serta tanin. Kandungan pada daun srikaya memiliki aktivitas antibakteri, antiinflamasi, analgetik dan antioksidan yang dapat mempercepat proses penyembuhan luka kulit. Gel dipilih karena kemampuannya memberikan penetrasi optimal kedalam jaringan kulit. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kombinasi zat pembentuk gel dalam formulasi gel ekstrak daun srikaya terhadap mutu fisik sediaan. Sediaan gel ekstrak etanol daun srikaya dibuat dalam tiga variasi konsentrasi gelling agent natrium alginat dan carbopol 940, yaitu F1 (2%:2%), F2 (2,5%:1,5%), dan F3 (3%:1%). Evaluasi mutu fisik meliputi uji organoleptik, viskositas, daya sebar, daya lekat, serta pengukuran pH. Hasil pengujian viskositas (F1 :361,67 dPas, F2: 343,33 dPas, FIII: 283,33 dPas), uji daya sebar (F1: 3,67 cm, F2: 3,5 cm, FIII: 3,47 cm), uji daya lekat (F1: 4,13 detik, F2: 3,74 detik, FIII: 3,25 detik), uji pH (F1: 5,25, F2: 5,45, FIII: 5,69). Penggunaan gelling agent kombinasi natrium alginat dan carbopol 940 menghasilkan gel dengan mutu fisik yang memenuhi syarat. Formula I menghasilkan mutu fisik terbaik diantara ketiga formula. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kedua bahan tersebut dapat bekerja secara efektif dalam membentuk sediaan gel dengan mutu fisik yang baik
Note: This article has supplementary file(s).
Article Metrics:
Last update:
Generics is published by Pharmacy Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro
View My Stats