skip to main content

Studi Farmakovigilans Reaksi Obat yang Tidak Diinginkan pada Pasien Bipolar

*Tiara Dewi Salindri Pratama  -  Program Studi Profesi Apoteker, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sebelas Maret., Indonesia
Novita Dhewi Ikakusumawati  -  Program Studi Profesi Apoteker, Univeritas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia
Shaffa Claradhieta Az-zahra  -  Program Studi Farmasi, Univeritas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia
Inayatush Sholikhah  -  Program Studi Profesi Apoteker, Univeritas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia
Received: 23 Dec 2025; Revised: 19 Jan 2026; Accepted: 25 Mar 2026; Available online: 30 Jul 2026; Published: 29 Jul 2026.

Citation Format:
Abstract

Bipolar merupakan suatu penyakit mental yang menyebabkan penderitanya mengalami suatu perubahan suasana hati yang ekstrim meliputi fase mania dan depresi. Pasien bipolar biasanya mengonsumsi berbagai kombinasi obat seperti antidepresan, anticemas, antikolinergik, dan antipsikotik. Penggunaan jangka panjang berbagai jenis obat tersebut dapat menyebabkan reaksi obat yang tidak dikehendaki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui reaksi obat yang tidak dikehendaki dari penggunaan obat pasien bipolar di RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif nonprobability sampling dengan metode restrospektif. Didapatkan 34 pasien populasi yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini menggunakan algoritma Naranjo. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi pengobatan pada pasien bipolar dapat menimbulkan adverse drug reaction (ADR) yang dibagi menjadi 4 jenis, yaitu gangguan gastrointestinal, gangguan ekstrapiramidal, gangguan kardiovaskular, dan gejala lainnya. Terdapat 4 tipe kejadian yaitu >9 (definite) sebanyak 16 pasien, skor 5-8 (probable) sebanyak 2 pasien, serta tidak ada pasien dengan hasil skor 1-4 (possible) dan skor 0 (doubtful). Tingkat kejadian ADR terbanyak adalah pusing yang diderita oleh 7 pasien, ADR mual diderita oleh 5 pasien, ADR mual dan muntah diderita oleh 2 pasien, ADR tremor diderita oleh 2 pasien, ADR kenaikan berat badan diderita oleh 1 pasien, dan ADR mengantuk diderita oleh 1 pasien.

Note: This article has supplementary file(s).

Fulltext View|Download |  Hasil Turnitin Artikel
Turnitin Artikel Studi Farmakovigilans ROTD pasien Bipolar
Subject
Type Hasil Turnitin Artikel
  Download (717KB)    Indexing metadata
Email colleagues
Keywords: Bipolar; Mania; Depresi; Algoritma Naranjo; Terapi; Adverse Drug Reaction

Article Metrics:

Article Info
  1. Asqiya, A.I., Ningrum, W.A., Muthoharoh, A. dan Wahyupermadi, Y. (2023) ‘Pengaruh penggunaan obat pada pasien depresi terhadap keberhasilan obat secara subyektif di RPSBM Kota Pekalongan’
  2. Ayano, G. (2016) ‘Bipolar disorders and carbamazepine: Pharmacokinetics, pharmacodynamics, therapeutic effects and indications of carbamazepine: Review of articles’, Journal of Neuropsychopharmacology & Mental Health, 1. https://doi.org/10.4172/2472-095x.1000112
  3. Berling, I. dan Isbister, G.K. (2024) ‘Chlorpromazine overdose: A case series’, Clinical Toxicology, 62, pp. 372–377. https://doi.org/10.1080/15563650.2024.2367672
  4. By the 2019 American Geriatrics Society Beers Criteria® Update Expert Panel (2019) ‘American Geriatrics Society 2019 updated AGS Beers Criteria® for potentially inappropriate medication use in older adults’, Journal of the American Geriatrics Society, 67, pp. 674–694. https://doi.org/10.1111/jgs.15767
  5. Dasopang, E.S., Hasanah, F. dan Nisak, C. (2019) ‘Analisis deskriptif efek samping penggunaan obat anti tuberculosis pada pasien TBC di RSUD Dr. Pirngadi Medan’, Jurnal Penelitian Farmasi & Herbal, 2, pp. 44–49. https://doi.org/10.36656/jpfh.v2i1.180
  6. Delgado, A., Velosa, J., Zhang, J., Dursun, S.M., Kapczinski, F. dan De Azevedo, C.T. (2020) ‘Clozapine in bipolar disorder: A systematic review and meta-analysis’, Journal of Psychiatric Research, 125, pp. 21–27. https://doi.org/10.1016/j.jpsychires.2020.02.026
  7. Hasanah, L. dan Rozali, Y.A. (2021) ‘Gambaran stres pada pengangguran lulusan perguruan tinggi di Jakarta’, JCA Psikologi, 2(1), pp. 65–74
  8. Indraswari, P.I.I., Astini, N.L.S. dan Yunita, E. (2022) ‘Profil penggunaan obat pada pasien depresi rawat jalan di Apotek “X” Denpasar periode Januari–April 2022’
  9. Judd, C. (2022) ‘The history of barbiturates a century after their clinical introduction’, Neuropsychiatric Disease and Treatment
  10. Lolita, L. dan Johan, I.M. (2024) ‘Drug utilization study of mood stabilizers and antipsychotics drugs among bipolar disorder patients’, BIO Web of Conferences, 148, p. 01011. https://doi.org/10.1051/bioconf/202414801011
  11. Noor, W. (2020) ‘Kajian Adverse Drug Reaction (ADRs) pada pasien stroke rawat inap di ruang 5 penyakit syaraf RSUD Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya periode April–Mei 2017’, Journal of Pharmacopolium, 3. https://doi.org/10.36465/jop.v3i1.570
  12. Novita, R.P. (2023) ‘Hubungan penggunaan antipsikotik dengan efek samping ekstrapiramidal pasien skizofrenia’, Mesina (Medical Scientific Journal), 4, p. 46. https://doi.org/10.32502/msj.v4i2.7030
  13. Nurfahanum, R. (2022) ‘Gambaran penggunaan obat antidepresan pada pasien depresi di RSUD Embung Fatimah Kota Batam periode Januari—Desember 2020’, Jurnal Health Sains, 3, pp. 477–487. https://doi.org/10.46799/jhs.v3i3.446
  14. Pamungkas, B.A. dan Kamalah, A.D. (2021) ‘Gambaran tingkat depresi pada remaja: Literature review’, Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, 1, pp. 1332–1341. https://doi.org/10.48144/prosiding.v1i.832
  15. Pratama, T.D.S. dan Maulana, R. (2024) ‘Drug Related Problems (DRPs) pada pasien depresi di instalasi rawat inap Rumah Sakit Prof. Dr. Soerojo Magelang Jawa Tengah’, JFM (Jurnal Farmasi Malahayati), 7, pp. 54–65. https://doi.org/10.33024/jfm.v7i1.13505
  16. Rahajeng, B. dan Akbar, S.K. (2024) ‘Kajian penggunaan dan efek samping risperidone di Rumah Sakit Jiwa Grhasia Yogyakarta’, CERATA: Jurnal Ilmu Farmasi, 14, pp. 123–131. https://doi.org/10.61902/cerata.v14i2.597
  17. Ratnasari, I.D. (2018) Analisis Drug Related Problems penggunaan antipsikotik pada penderita schizophrenia dewasa di Rumah Sakit Jiwa X Surabaya. Skripsi. Surabaya
  18. Rifaya, A., Agustina, R. dan Rusli, R. (2019) ‘Pola penggunaan obat mood stabilizer pada pasien bipolar di Rumah Sakit Jiwa Daerah Atma Husada Mahakam’, Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 10, pp. 86–93. https://doi.org/10.25026/mpc.v10i1.368
  19. Safitri, N.A., Aiyub, A. dan Novitayani, S. (2023) ‘Penerapan terapi psikoreligius pada risiko perilaku kekerasan: Suatu studi kasus’
  20. Schoot, T.S., Molmans, T.H.J., Grootens, K.P. dan Kerckhoffs, A.P.M. (2020) ‘Systematic review and practical guideline for the prevention and management of the renal side effects of lithium therapy’, European Neuropsychopharmacology, 31, pp. 16–32. https://doi.org/10.1016/j.euroneuro.2019.11.006
  21. Simanjuntak, E.P., Ramdan, I.M., Sultan, M. dan Lestari, I.A.I.D. (2025) ‘Hubungan beban kerja mental terhadap depresi, kecemasan, dan stres di Klinik XX: Studi kasus di Samarinda’, MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 5(11), pp. 5222–5235
  22. Sofwatussuba, N.K., Setyowati, E. dan Besan, E.J. (2025) ‘Rasionalitas penggunaan antipsikotik pada pasien gangguan bipolar disorder di RSUD Dr. Loekmono Hadi Kudus periode Januari–Juni 2024’, Nusantara Hasana Journal, 5(3), pp. 349–358
  23. Stahl, S.M. (2016) ‘Mechanism of action of cariprazine’, CNS Spectrums, 21(2), pp. 123–127. https://doi.org/10.1017/S1092852916000043
  24. Wisanti, E., Putri, D.K. dan Wulandari, M.A. (2024) ‘Faktor-faktor yang mempengaruhi depresi pada lansia’
  25. Yuwindry, I., Dharmawan, M.R., Muna, N. dan Pratiwi, W.N. (2022) ‘Pengaruh vaksin Sinovac terhadap siklus menstruasi pada remaja perempuan berbasis studi farmakovigilans di Banjarmasin Selatan’, Jurnal Surya Medika, 8, pp. 213–217. https://doi.org/10.33084/jsm.v8i2.3888

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.