skip to main content

ANALISIS KUALITAS AIR DI DANAU BATUR MENGGUNAKAN CITRA LANDSAT-8 OLI/TIRS MULTITEMPORAL

*silmina laili  -  Universitas Jember, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Danau Batur terletak di Kabupaten Bangli Provinsi Bali. Keberadaan Danau Batur dengan area yang begitu luas menjadikannya memiliki peranan yang sangat penting bagi masyarakat sekitar yaitu sebagai penyedia sumber air utama. Danau Batur juga memiliki peranan penting dalam sektor perikanan, pertanian, pariwisata dan kegiatan keagamaan. Berdasarkan pada fungsi dan peran utama dari Danau Batur, maka dirasa perlu adanya suatu pengamatan terhadap kualitas air yakni meliputi nilai Total Suspended Solid, tingkat kecerahan dan klorofil-a di Danau Batur. Tingginya nilai TSS akan mempengaruhi tingkat kecerahan air danau tersebut. Selain itu juga berpotensi menurunkan penetrasi cahaya yang masuk ke perairan dan berpengaruh pada kesuburan perairan. Dimana kondisi ini sering diindikasikan dengan keberadaan klorofil-a sebagai indikator biomassa fitoplankton. Dalam penelitian ini digunakan citra satelit Landsat-8 untuk pengamatan kualitas air di Danau Batur tahun 2014-2018. Pengolahan nilai TSS citra memanfaatkan algoritma Trisakti. Sedangkan pengolahan nilai klorofil-a citra memanfaatkan algoritma Wibowo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase terbesar nilai TSS di danau Batur pada rentang <25 mg/L tahun 2014, 2015, 2016, 2017 dan 2018 berturut-turut adalah 97,86%, 98,19%, 98,62%, 98,15% dan 98,66%. Persentase kecerahan pada kondisi hiperutrofik  dengan transparasi 0-70 cm pada tahun 2014, 2015, 2016, 2017 dan 2018 berturut-turut adalah 2,53%, 2,74%, 1,66%, 2,52% dan 2,25%. Sedangkan persentase terbesar nilai klorofil-a pada rentang <2 mg/m3 tahun 2014, 2015, 2016, 2017 dan 2018 berturut-turut adalah 91,41%, 93,3%, 92,71%, 92,64% dan 92,16%. Berdasarkan hasil pengamatan, nilai TSS di Danau Batur pada tahun 2014-2018 tergolong tidak berpengaruh terhadap kepentingan perikanan dan nilai klorofil-a tergolong pada kondisi oligotrof.
Fulltext View|Download
Funding: Bowo Eko Cahyono and Agung T. Nugroho, University of Jember; Faculty of Mathematics and Natural Sciences; Department of Physics.
  1. Baktiar, A. H., Wijaya, A. P., dan Sukmono, A. 2016. Analisis Kesuburan dan Pencemaran Air Berdasarkan Kandungan Klorofil-a dan Konsentrasi Total Suspended Solid Secara Multitemporal di Muara Banjir Kanal Timur. Jurnal Geodesi Undip, Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 (ISSN : 2337-845X)
  2. Boyer, Kelble, Ortner, Rudnick. 2009. Phytoplankton bloom status: Chlorophyll a biomass as an indicator of water quality condition in the southern estuaries of Florida, USA. Ecological Indicators. 9s (2009) s56–s67
  3. Damayanti, H., O. dan Hernawan, U. 2014. Pola Penyebaran Sedimen Tersuspensi Berdasarkan Analisis Debit Maksimum dan Minimum di Muara Sungai Porong, Kabupaten Pasuruan. Widyariset. 17(2): 291-302
  4. Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumberdaya dan Lingkungan Perairan. Yogyakarta: KANISIUS
  5. Kamali. 2004. Komunitas Fitoplankton. Bogor: Institut Pertanian Bogor
  6. KLH. 2009. Kesepakatan Bali Pengelolaan danau berkelanjutan. Kementerian Lingkungan Hidup
  7. KLH. 2014. Gerakan Penyelamatan Danau (GERMADAN) Batur. Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia
  8. Krismono. 2010. Hubungan Antara Kualitas Air dengan Klorofil-a dan Pengaruhnya Terhadap Populasi Ikan di Perairan Danau Limboto. LIMNOTEK (2010) 17 (2) : 171180
  9. Merina, G., Zakaria, I. J., dan Chairul. 2016. Produktivitas Primer Fitoplankton dan Analisis Fisika Kimia di Perairan Laut Pesisir Barat Sumatera Barat. Jurnal Metamorfosa 3: 112-119
  10. Mujito, M., H. Riyanto, A.G Tjiptono, Suliantara, R.K. Risdianto, dan Sudianto. 1997. Evaluasi Penginderaan Jauh untuk Studi Dasar Lingkungan Wilayah Kerja UNOCAL Indonesia Company Kalimantan Timur. Jakarata: Bidang Litbangtek Eksplorasi. Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Gas Bumi, LEMIGAS
  11. Nuzapril, M., Susilo, S. B., dan Panjaitan, J. P. 2017. Hubungan Antara Konsentrasi Klorofil-a dengan Tingkat Produktivitas Primer Menggunakan Citra Satelit Landsat-8. Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Vol. 8 No. 1 Mei 2017: 105-114
  12. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup. 2009. Nomor 28 Tahun 2009 tentang Daya Tampung Beban Pencemaran Air Sungai dan/atau Waduk
  13. Suryono, T., S. Nomosatriyo & E. Mulyana. 2008. Tingkat Kesuburan Danau–Danau di Sumatera Barat dan Bali. LIMNOTEK Volume XV No. 2: 99 – 111p
  14. Trisakti, Tjahjaningsih, Suwargana, Carolita, dan Mukhoriyah. 2014. Pemanfaatan Penginderaan Jauh Satelit untuk Pemantauan Daerah tangkapan Air dan Danau. Bogor : Crespent Press
  15. USGS. 2013. Landsat-8 Handbook Operation. Reston: USA
  16. Wibowo, A., B. Sumartono, dan W. H. Setyantini. 2004. The application of satellite data improvement site selection and monitoring shrimp pond culture case study on Cirebon, Lampung, Jambi, and Jepara Coasts. In Remote Sensing and Geographic Information System. BPPT. Jakarta. h16-27

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.