Diskripsi Perbandingan Histologi Organ Saluran Reproduksi Puyuh yang Diberi Perlakuan Serbuk Kunyit Sebelum Masak Kelamin dan yang Tidak Diberi Perlakuan Serbuk Kunyit

*Tyas Rini Saraswati -  Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 25 Oct 2016.
Open Access Copyright 2016 Buletin Anatomi dan Fisiologi
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Full Text:
Statistics: 667 3501
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  histologi organ saluran reproduksi pada puyuh betina  umur 9 bulan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. 5 ekor puyuh betina diberi perlakuan serbuk kunyit selama 1 bulan sebelum masak kelamin dan 5ekor puyuh betina tidak diberi perlakuan serbuk kunyit. Masing-masing perlakuan dipelihara sampai umur 9 bulan. Pada akhir perlakuan puyuh di dekapitasi, diisolasi organ saluran reproduksi, yaitu magnum, isthmus, dan uterus dan  dibuat preperat histologi dengan metode paraffin dan pewarnaan Haematoxylin dan Eosin.  Dilakukan deskripsi histologi  pada organ magnum, isthmus dan uterus. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa  saluran reproduksi pada puyuh umur 9 bulan yang diberi perlakuan serbuk kunyit selama 1 bulan sebelum masak kelamin berkembang lebih baik dari pada saluran reproduksi puyuh yang tidak diberi perlakuan serbuk kunyit.

 

Kata kunci : histologi saluran reproduksi; puyuh; serbuk kunyit.

Article Metrics: