Pertumbuhan Anak Itik Magelang (Anas javanica) Pasca Tetas dari Induk yang Disuplementasi Kurkumin (Curcuma Longa L.) serta Dipajan Cahaya Putih dan Merah

*Luthfiana Ulil Albab -  Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Indonesia
Sri Isdadiyanto -  Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Indonesia
Muhammad Anwar Djaelani -  Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 30 Dec 2018.
Open Access Copyright 2019 Buletin Anatomi dan Fisiologi (Bulletin of Anatomy and Physiology)
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Full Text:
Statistics: 82 547

Abstract

 

Itik magelang merupakan itik lokal yang memiliki prosentase produksi telur  mencapai 80% pada pemeliharaan intensif, untuk meningkatkan produksi telur maka pada penelitian ini itik magelang diberi suplementasi kurkumin serta pajanan cahaya putih dan merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian kurkumin serta cahaya putih dan merah pada induk terhadap pertumbuhan anak itik magelang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang berasal dari 4 induk yang berbeda, yaitu induk A0B0 (kurkumin 0 mg dan cahaya putih),  A0B1 (kurkumin 0 mg dan  cahaya merah), A1B0 (kurkumin 18 mg dan cahaya putih) dan A1B1 (kurkumin 18 mg dan cahaya merah). Masing-masing kelompok induk diambil 5 anak itik betina untuk diukur morfometrinya. Variabel yang diamati berupa morfometri yang terdiri dari pengukuran panjang badan, panjang sayap, dan panjang kaki. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji non parametrik Kruskal Wallis dan diuji lanjut menggunakan uji Mann Whitney-U. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa suplementasi kurkumin dan pajanan cahaya putih serta merah pada induk secara umum dapat mempengaruhi pertumbuhan anak itik magelang.

Keywords
pertumbuhan; itik magelang; morfometri; kurkumin; cahaya merah dan putih

Article Metrics: