Indeks Kuning Telur, Indeks Putih Telur dan pH Telur Puyuh Jepang (Coturnix-coturnix japonica L) setelah pencelupan pada air mendidih sebelum penyimpanan

*Muhammad Anwar Djaelani -  Departemen Biologi Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro Semarang, Indonesia
Published: 30 Dec 2018.
Open Access Copyright 2019 Buletin Anatomi dan Fisiologi (Bulletin of Anatomy and Physiology)
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Full Text:
Statistics: 42 55
Abstract

Telur memiliki kandungan gizi yang lengkap mulai dari  protein,  lemak,  vitamin,  dan  mineral.  Telur mengandung bahan organik yang mudah rusak. Salah satu faktor yang menyebabkan rusaknya telur adalah lama waktu penyimpanan . Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai Indeks Kuning Telur (IKT), Indeks Putih Telur (IPT), dan pH telur puyuh Jepang (Coturnix-coturnix japonica L)  setelah pencelupan dengan air mendidih. Sampel yang digunakan adalah telur puyuh yang diambil pada hari keempat peneluran. Sampel berasal dari peternakan di Klaten Jawa Tengah Indonesia. Pada penelitian ini digunakan Rancangan acak  lengkap dengan 5 kelompok perlakuan yaitu P1 kelompok telur,diamati pada hari ke 4.P2 kelompok telur,diamati pada hari ke 18. P3 kelompok telur dicelupkan pada air mendidih selama 5 detik, disimpan dan diamati pada hari ke 18. P4 kelompok telur,diamati pada hari ke 32. P5 kelompok telur dicelupkan pada air mendidih selama 5 detik, disimpan dan diamati pada hari ke 32. Masing- masing kelompok terdiri dari 15 ulangan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan semua variabel penelitian meenunjukkan penurunan seiring dengan bertambahnya waktu penyimpanan. Penurunan kualitas disebabkan faktor lamanya penyimpanan yang menyebabkan perubahan kondisi telur.

Keywords
penyimpanan telur; Indeks Kuning Telur; Indeks Putih Telur; pH telur

Article Metrics: