Respon Penurunan Kadar Glukosa Darah Tikus (Rattus norvegicus) Hiperglikemik Setelah Pemberian Berbagai Minyak Konsumsi

*Enny Yusuf Wachidah Yuniwarti -  Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Indonesia
Tyas Rini Saraswati -  Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Indonesia
Endang Kusdiyantini -  Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 30 Dec 2018.
Open Access Copyright 2019 Buletin Anatomi dan Fisiologi (Bulletin of Anatomy and Physiology)
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Full Text:
Statistics: 35 48
Abstract

Olive oil, VCO, dan minyak buah merah memiliki manfaat sebagai antidiabetik karena ketiga minyak tersebut mengandung antioksidan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan respon ketiga minyak tersebut terhadap persentase penurunan kadar glukosa darah, berat badan dan diameter sel hepatosit tikus jantan (Rattus norvegicus) hiperglikemik. Lima belas ekor tikus putih (Rattus norvegicus) jantan dengan umur sekitar 2 bulan digunakan sebagai hewan uji. Induksi aloksan sebesar 150 mg per kg BB tikus secara intraperitonial dilakukan untuk mendapatkan tikus hiperglikemik. Design penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap, dengan tiga perlakuan dan lima ulangan, yaitu P1 merupakan  perlakuan dengan VCO 0,2 ml per BB tikus, P2 merupakan perlakuan dengan olive oil 0,2 ml per BB serta P3 merupakan perlakuan dengan minyak buah merah sebanyak 0,2 ml per BB tikus per hari. Perlakuan diberikan secara oral selama empat minggu, data yang didapat dianalisa dengan ANOVA dan uji lanjut dengan uji LSD. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa rerata persentase penurunan kadar glukosa darah dan bobot badan pada P1 berbeda nyata dengan P2 dan P3 (p<0.05), sedang diameter sel hepatosit tidak menunjukkan perbedaan yang nyata antar perlakuan (p>0.05), sehingga dapat disimpulkan bahwa VCO lebih potensial sebagai antidiabetik dibanding olive oil dan minyak buah merah,

Keywords
minyak konsumsi; antidiabetik; Rattus norvegicus

Article Metrics: