Bobot dan Keempukan Musculus Pectoralis Puyuh (Coturnix coturnix japonica L) setelah Pemberian Vitamin A, B12, C, dan Kombinasi Ketiganya sebagai Air Minum

Copyright (c) 2017 Buletin Anatomi dan Fisiologi

Article Metrics: (Click on the Metric tab below to see the detail)

Article Info
Submitted: 30-03-2017
Published: 30-03-2017
Section: Articles
Fulltext PDF Tell your colleagues Email the author

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian vitamin A, B12, C, dan kombinasi ketiganya terhadap produktivitas puyuh yang dianalisis dari bobot dan keempukan musculus pectoralis mayor. Hewan uji yang digunakan sebanyak 75 ekor puyuh (DOQ) dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan yaitu : P0 = kontrol (tanpa pemberian vitamin); P1= perlakuan dengan pemberian vitamin A; P2= perlakuan dengan pemberian vitamin B12; P3= perlakuan dengan pemberian vitamin C, dan P4= perlakuan dengan pemberian kombinasi dari ketiga vitamin. Vitamin diberikan melalui air minum. Perlakuan dimulai pada saat puyuh berusia 5 minggu sampai 10 minggu. Data yang diperoleh dari penelitian dianalisis dengan Analysis Of Varian (ANOVA), jika terdapat perbedaan nyata dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan (UJBD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian suplemen A, B12,C dan ketiga kombinasinya tidak mempengaruhi bobot musculus pectoralis mayor, konsumsi pakan dan bobot tubuh; namun berpengaruh terhadap keempukan otot dan konsumsi minum, sehingga dapat disimpulkan bahwa vitamin C memiliki potensi sebagai suplemen untuk mengoptimalkan kualitas produk daging puyuh.

 

Kata kunci: Vitamin A, B12, C, musculus pectoralis, puyuh

  1. Rani Wahyuninghasti 
    Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro, Indonesia
  2. Koen Praseno 
    Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Indonesia
  3. Siti Muflichatun Mardiati 
    Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Indonesia