Good Governance Dalam Konteks Hukum Administrasi

*Sri Nur Hari Susanto -  Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 11 Jun 2019; Published: 11 Jun 2019.
Open Access Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Citation Format:
Abstract

Abstract

 

The research aims to determine the practice of implementing good governance in the context of administrative law. This writing is a legal writing that uses a conceptual approach. The results of the study show that the legislative body in carrying out the regulatory function must base on good / decent regulatory principles / principles by developing knowledge and skills in the field of legislation as mandated by Law Number 12 Year 2011 along with its attachments. In general, there are two main means used to assess good / decent governance, namely Procedure and Facts used in making decisions, in addition to attention to several legal principles as a manifestation of the implementation of the principle of democracy. Judicial control in overseeing government actions against decisions made, including in Judicial Review, which are repressive and prioritize the legality aspect (rechtmatigheid) of a decision. Keyword: Good governance, Administrative law.

 

Keywords: Good Governance, Administrative Law, government

 

 

Abstrak

 

Penelitian bertujuan untuk mengetahui praktek pelaksanaan good goveranance dalam konteks hukum administrasi. Penulisan ini merupakan penulisan hukum yang menggunakan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukan bahwa Badan legislatif dalam menjalankan fungsi regulasi wajib mendasarkan pada prinsip-prinsip/ asas-asas regulasi yang baik/layak dengan mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan di bidang perundang-undangan sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 beserta lampirannya. Pada umumnya terdapat dua sarana utama yang dipergunakan untuk menilai tentang penyelenggraaan pemerintahan yang baik/layak, yakni Prosedur dan Fakta yang dipergunakan dalam mengambil keputusan, di samping perhatian terhadap beberapa prinsip hukum sebagai wujud dari pelaksanaan asas demokrasi. Kontrol peradilan dalam mengawasi tindakan pemerintah terhadap keputusan yang dibuatnya, termasuk dalam Judicial Review,  yang bersifat represif dan mengutamakan aspek legalitas (rechtmatigheid) dari suatu keputusan. Keyword : Good governance, Administrative law.

 

Kata Kunci: Good Governance, Hukum Administrasi, pemerintahan

Article Metrics:

  1. Addink, G.H, G. Anthony, A.C. Buyse & C. Flinterman (eds.), 2010, Human Rights & Good Governance, Universiteit Utrecht, Utrecht.
  2. Ballin, E.M.H. Hirsch, Publiekrecht en Beleid, 1979, Samson, Alphen aan den Rijn.
  3. Cornwall, Andrea, and Eade, Deborah (Editor), 2010, Deconstructing Development Discourse Buzzwords and Fuzzwords, Practical Action Publishing in association with Oxfam GB, United Kingdom.
  4. Mahfud MD, 1999, Pergulatan Politik dan Hukum di Indonesia, Gama Media, Yogyakarta.
  5. Mardjono Reksodiputro, 1994, Hak Asasi Manusia dalam Sistem Peradilan Pidana: Kumpulan Karangan - Buku Ketiga, Lembaga Kriminologi UI, Pusat Pelayanan Keadilan dan Pengabdian Hukum, Jakarta.
  6. Phillip, 0. Hood & Jackson, Paul, 1987, Constitutional and Administrative Law, Seventh. Ed., Sweet & Maxwell Ltd, London.
  7. Prajudi Atmosudirdjo,2001, Hukum Administrasi Negara, Hukum Desentralisasi, dan Hukum Administrasi Daerah, Ghalia Indonesia, Jakarta.
  8. Sadu Wasistiono, 2003, Kapita Selekta Penyelenggraaan Pemerintahan Daerah, Fokusmedia, Bandung.
  9. Thorndike Mkandawire, Good governance: The itinerary of an idea, Journal Development in Practice, Volume 17 – Issue 4-5, 2007