BibTex Citation Data :
@article{AJLM28939, author = {Fatah Slamet and Suwandi Suwandi}, title = {An Analysis of Liability for Damaged or Lost Goods in International Shipments at PT Global Distribution Alliance (Aramex Indonesia), Jakarta}, journal = {Asian Journal of Logistics Management}, volume = {4}, number = {2}, year = {2026}, keywords = {Compensation; Express Expedition; International Logistic; Liability; Risk Management}, abstract = { Pertumbuhan perdagangan internasional yang berkelanjutan menuntut peran krusial industri ekspedisi ekspres dalam memastikan kelancaran distribusi barang lintas batas. Namun, risiko kerusakan dan kehilangan selama pengiriman menimbulkan tantangan signifikan yang dapat merugikan konsumen dan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme pertanggungjawaban yang diterapkan oleh PT Global Distribution Alliance (Aramex Indonesia) untuk kompensasi atas barang yang rusak atau hilang, serta mengidentifikasi strategi yang dijalankan perusahaan untuk meminimalkan risiko tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan manajer dan staf terkait, serta analisis dokumentasi formal perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pertanggungjawaban Aramex Indonesia bersifat sistematis dan berfokus pada penentuan kelalaian. Untuk kasus kerusakan, pertanggungjawaban dibebankan kepada pengirim terkait kualitas kemasan, sehingga kompensasi finansial pada prinsipnya tidak diberikan. Sebaliknya, untuk kasus kerugian yang terbukti disebabkan oleh kelalaian internal, perusahaan memberikan kompensasi yang secara kontraktual dibatasi hingga maksimum USD 100 untuk pengiriman yang tidak diasuransikan dan kompensasi penuh jika diasuransikan. Strategi minimisasi risiko yang diterapkan bersifat proaktif dan berlapis, meliputi inspeksi kemasan, penyediaan opsi tambahan seperti pengemasan ulang dan asuransi tambahan, edukasi pelanggan, serta evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja internal dan mitra. Disimpulkan bahwa Aramex memiliki sistem yang matang dalam mengelola risiko, yang menggabungkan aturan kontrak yang tegas dengan praktik operasional yang fleksibel. Pertumbuhan perdagangan internasional yang berkelanjutan menuntut peran krusial industri ekspedisi ekspres dalam memastikan kelancaran distribusi barang lintas batas. Namun, risiko kerusakan dan kehilangan selama pengiriman menimbulkan tantangan signifikan yang dapat merugikan konsumen dan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme pertanggungjawaban yang diterapkan oleh PT Global Distribution Alliance (Aramex Indonesia) untuk kompensasi atas barang yang rusak atau hilang, serta mengidentifikasi strategi yang dijalankan perusahaan untuk meminimalkan risiko tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan manajer dan staf terkait, serta analisis dokumentasi formal perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pertanggungjawaban Aramex Indonesia bersifat sistematis dan berfokus pada penentuan kelalaian. Untuk kasus kerusakan, pertanggungjawaban dibebankan kepada pengirim terkait kualitas kemasan, sehingga kompensasi finansial pada prinsipnya tidak diberikan. Sebaliknya, untuk kasus kerugian yang terbukti disebabkan oleh kelalaian internal, perusahaan memberikan kompensasi yang secara kontraktual dibatasi hingga maksimum USD 100 untuk pengiriman yang tidak diasuransikan dan kompensasi penuh jika diasuransikan. Strategi minimisasi risiko yang diterapkan bersifat proaktif dan berlapis, meliputi inspeksi kemasan, penyediaan opsi tambahan seperti pengemasan ulang dan asuransi tambahan, edukasi pelanggan, serta evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja internal dan mitra. Disimpulkan bahwa Aramex memiliki sistem yang matang dalam mengelola risiko, yang menggabungkan aturan kontrak yang tegas dengan praktik operasional yang fleksibel. }, issn = {2830-1803}, pages = {105--111} doi = {10.14710/ajlm.2025.28939}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/ajlm/article/view/28939} }
Refworks Citation Data :
Pertumbuhan perdagangan internasional yang berkelanjutan menuntut peran krusial industri ekspedisi ekspres dalam memastikan kelancaran distribusi barang lintas batas. Namun, risiko kerusakan dan kehilangan selama pengiriman menimbulkan tantangan signifikan yang dapat merugikan konsumen dan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme pertanggungjawaban yang diterapkan oleh PT Global Distribution Alliance (Aramex Indonesia) untuk kompensasi atas barang yang rusak atau hilang, serta mengidentifikasi strategi yang dijalankan perusahaan untuk meminimalkan risiko tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan manajer dan staf terkait, serta analisis dokumentasi formal perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pertanggungjawaban Aramex Indonesia bersifat sistematis dan berfokus pada penentuan kelalaian. Untuk kasus kerusakan, pertanggungjawaban dibebankan kepada pengirim terkait kualitas kemasan, sehingga kompensasi finansial pada prinsipnya tidak diberikan. Sebaliknya, untuk kasus kerugian yang terbukti disebabkan oleh kelalaian internal, perusahaan memberikan kompensasi yang secara kontraktual dibatasi hingga maksimum USD 100 untuk pengiriman yang tidak diasuransikan dan kompensasi penuh jika diasuransikan. Strategi minimisasi risiko yang diterapkan bersifat proaktif dan berlapis, meliputi inspeksi kemasan, penyediaan opsi tambahan seperti pengemasan ulang dan asuransi tambahan, edukasi pelanggan, serta evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja internal dan mitra. Disimpulkan bahwa Aramex memiliki sistem yang matang dalam mengelola risiko, yang menggabungkan aturan kontrak yang tegas dengan praktik operasional yang fleksibel.
Article Metrics:
Last update:
Asian Journal of Logistics Management provides immediate open access to its content based on the principle that making research freely accessible to the public promotes a greater global exchange of information. All articles published in Asian Journal of Logistics Management are promptly available for free reading, downloading, and sharing. Articles are published under the provisions of a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0 ) licence.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Publisher: Bachelor of Applied Logistics Management and Administration Program, Department of Business and Finance, Vocational Collage, Diponegoro University
Asian Journal of Logistics Management is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.