Departemen Sastra Indonesia, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{WJSBB29509, author = {Arvel Liwan and Hermintoyo Hermintoyo}, title = {Relasi Makna dan Teknik Penciptaan Humor dalam Wacana Stand Up Comedy Indra Frimawan pada Acara Komedi Klasik}, journal = {Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya}, volume = {4}, number = {2}, year = {2025}, keywords = {}, abstract = { Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk relasi makna serta teknik penciptaan humor yang digunakan oleh Indra Frimawan dalam acara Komedi Klasik. Teori yang digunakan sebagai landasan penelitian ini adalah teori semantik dengan fokus pada relasi makna serta teori teknik penciptaan humor oleh Arthur Asa Berger. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan semantik dan teknik analisis padan. Data diperoleh dari video pertunjukan stand up comedy Indra Frimawan yang ditayangkan di kanal Youtube Khong Guan Biscuits Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indra Frimawan menggunakan berbagai bentuk relasi makna seperti polisemi, homonimi, hiponimi, sinonimi dan antonimi dalam menciptakan humor. Selain itu, ditemukan pula beragam teknik penciptaan humor yang digunakan, seperti definitions, absurdity, infantilism, exaggeration, dan sarcasm. Penggunaan relasi makna dalam tuturan komedi tidak hanya menciptakan efek lucu, tetapi juga menimbulkan ambiguitas makna yang terkesan absurd tetapi juga mendorong audiens untuk berpikir lebih dalam. Hal ini menjadikan gaya humor Indra Frimawan yang khas serta cerdas dan kreatif. }, issn = {2830-0904}, pages = {176--184} doi = {10.14710/wjsbb.2025.29509}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/wicara/article/view/29509} }
Refworks Citation Data :
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk relasi makna serta teknik penciptaan humor yang digunakan oleh Indra Frimawan dalam acara Komedi Klasik. Teori yang digunakan sebagai landasan penelitian ini adalah teori semantik dengan fokus pada relasi makna serta teori teknik penciptaan humor oleh Arthur Asa Berger. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan semantik dan teknik analisis padan. Data diperoleh dari video pertunjukan stand up comedy Indra Frimawan yang ditayangkan di kanal Youtube Khong Guan Biscuits Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indra Frimawan menggunakan berbagai bentuk relasi makna seperti polisemi, homonimi, hiponimi, sinonimi dan antonimi dalam menciptakan humor. Selain itu, ditemukan pula beragam teknik penciptaan humor yang digunakan, seperti definitions, absurdity, infantilism, exaggeration, dan sarcasm. Penggunaan relasi makna dalam tuturan komedi tidak hanya menciptakan efek lucu, tetapi juga menimbulkan ambiguitas makna yang terkesan absurd tetapi juga mendorong audiens untuk berpikir lebih dalam. Hal ini menjadikan gaya humor Indra Frimawan yang khas serta cerdas dan kreatif.
Article Metrics:
Last update:
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0)
You are free to:
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
Under the following terms:
Notices:
View My Stats