skip to main content

Pengembangan Sarana dan Prasarana di Desa Dalung, Bali: Pemrioritasan melalui Analytical Hierarchy Process

Irsyadi Siradjuddin orcid scopus  -  Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
*Muhammad Anshar orcid  -  Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
Fitriani Fitriani  -  Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Pembangunan sarana dan prasarana desa merupakan bagian penting dalam mendukung pelayanan masyarakat, meningkatkan kualitas hidup, serta menunjang keberlanjutan pembangunan wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi eksisting sarana dan prasarana serta menentukan prioritas pengembangannya di Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan dukungan data kualitatif yang diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara, kuesioner, dan data sekunder. Analisis skoring digunakan untuk mengidentifikasi tingkat ketersediaan dan kondisi sarana dan prasarana, sedangkan Analytical Hierarchy Process (AHP) digunakan untuk menentukan bobot dan urutan prioritas pengembangan berdasarkan tingkat kepentingan relatif masing-masing jenis sarana dan prasarana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kondisi sarana dan prasarana di Desa Dalung berada pada kategori baik. Rata-rata tingkat ketersediaan prasarana mencapai 92,0% dengan kondisi sebesar 92,8%, sedangkan rata-rata ketersediaan sarana mencapai 92,0% dengan kondisi sebesar 94,0%. Meskipun demikian, hasil pemrioritasan menunjukkan adanya perbedaan tingkat kepentingan antarjenis infrastruktur. Pada kelompok prasarana, drainase menjadi prioritas utama dengan bobot 52,5%, diikuti jaringan jalan dan jaringan listrik masing-masing sebesar 12,7%, air bersih sebesar 11,8%, dan sanitasi sebesar 10,4%. Pada kelompok sarana, pendidikan menjadi prioritas utama dengan bobot 50,8%, diikuti kesehatan sebesar 26,5%, peribadatan sebesar 15,1%, dan perdagangan sebesar 7,5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penentuan prioritas pengembangan perlu mempertimbangkan kondisi eksisting dan tingkat kepentingan masing-masing infrastruktur, sehingga dapat menjadi dasar dalam mengarahkan pengembangan sarana dan prasarana Desa Dalung secara lebih terarah dan sesuai kebutuhan wilayah.

Keywords: AHP, Infrastruktur Desa, Sarana dan Prasarana

Article Metrics:

Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. Anisarida, A. A., Febrian, & Janizar, M. R. P. (2026). Perencanaan Infrastruktur Jalan dan Drainase Kawasan Perumahan Cluster Jati Padang, Jakarta Selatan. Jurnal Teknik Sipil Cendekia, 7(1), 239–254. https://doi.org/10.51988/jtsc.v7i1.493
  2. Cui, X., Ma, L., Tao, T., & Zhang, W. (2022). Do the supply of and demand for rural public service facilities match? Assessment based on the perspective of rural residents. Sustainable Cities and Society, 82, 103905. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.scs.2022.103905
  3. Dewi, R. S., Handayani, W., & Mukherjee, J. (2025). Urban Vulnerability Along The Northern Coast of Java: the intersection of development and resilience. GeoJournal, 90(265). https://doi.org/https://doi.org/10.1007/s10708-025-11507-1
  4. Fitrianti, A. A., Romadhan, A. A., & Salahudin. (2022). Perencanaan Pembangunan Infrastruktur Perdesaan: Kajian Pustaka Terstruktur. Journal of Regional and Rural Development Planning, 6(1), 47–64. https://doi.org/10.29244/jp2wd.2022.6.1.47-64
  5. Idham, A., Haerany, H., & Fitriani. (2026). Feasibility Analysis And Development Priority Of Padangsambian Kaja Village Infrastructure Based On AHP. Jurnal EkoRegion, 1(1), 15–26. Retrieved from https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/ekoregion/article/view/68025
  6. Jiang, X., He, S., & Li, Z. (2024). A Study on the Water Management Knowledge of Traditional Villages from the Perspective of Stormwater Resilience—A Case Study of Changqi Ancient Village in Guangdong, China. Sustainability, 16(22), 9807. https://doi.org/10.3390/su16229807
  7. Kurniawan, P. R. E., & Maksum, I. R. (2022). Sustainable Strategy for Community-Based Drinking Water Supply (PAMSIMAS) Post Program In Rural Indonesia. Journal of Governance and Public Policy, 9(3), 211–224. https://doi.org/https://doi.org/10.18196/jgpp.v9i3.14629
  8. Kurniawati, A. L., Bila, I. S., & Aqilah, F. A. (2024). Identifikasi Kondisi, Kebutuhan, dan Jangkauan Pelayanan Sarana di Kawasan Pesisir, Desa Wonokerto Kulon. Kajen, 8(1), 32–45
  9. Liu, Z., & Lv, G. (2025). The Demand for Public Environmental Facilities in Villages. WSEAS Transactions on Environment and Development, 21, 1389–1402. https://doi.org/10.37394/232015.2025.21.114
  10. Mayora, Tanjung, A. S., Siregar, A. K., Rehulina, Hidayah, A. A., & Harahap, R. (2025). Strategi Peningkatan Infrastruktur Desa untuk Mendorong Perekonomian di Desa Limau Manis Kecamatan Tanjung Morawa. Ebisnis Manajemen, 3(1), 177–185. https://doi.org/10.30640/trending.v3i1.3664
  11. Nisa, A. K. (2019). Perencanaan Pelayanan Publik dalam Perspektif New Public Service
  12. Putra, F. (2022). International Journal of Social Science And Human Research Village Development Initiative as an Alternative Strategy of Rural Poverty Reduction : An Evaluation of Village Fund Program in Indonesia. International Journal of Social Science And Human Research, 05(04), 1453–1460. https://doi.org/10.47191/ijsshr/v5-i4-35
  13. Qiu, Z., Wang, Y., Bao, L., Yun, B., & Lu, J. (2022). Sustainability of Chinese Village Development in a New Per- spective : Planning Principle of Rural Public Service Facilities Based on " Function-Space " Synergistic Mechanism. Sustainability Journal, 14(10), 1–28. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/xxxxx
  14. Rasyakek, M., & Azizah, N. (2026). Strategi Perencanaan, Pengadaan, Pengaturan Sarana dan Prasarana Pendidikan. Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan, 3(1), 204-214
  15. Rohiani, A. (2021). Perencanaan Penataan Ruang Desa Berbasis Potensi Desa sebagai Kendali Pembangunan Desa yang Terarah dan Berkelanjutan. Journal of Regional and Rural Development Planning (Jurnal Perencanaan Pembangunan Wilayah Dan Perdesaan), 5(1), 15–27. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.29244/jp2wd.2021.5.1.15-27
  16. Setiawan, S. (2016). Metode Analytical Hierarchy Process Pada Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Program Jaminan Sosial. Information Management For Educators And Professionals: Journal of Information Management, 1(1), 32-41
  17. Siradjuddin, I., Anshar, M., & Fitriani. (2025). Evaluasi Infrastruktur Desa Sebagai Dasar Perumusan Strategi Pengembangan di Lembang Rinding Batu. Jurnal Rekayasa Infrastruktur, 11(2), 85–95. https://doi.org/10.31943/jri.v11i2.305
  18. Sopian, A. (2019). Manajemen Sarana Dan Prasarana. Raudhah Proud To Be Professionals : Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 4(2), 43–54. https://doi.org/10.48094/raudhah.v4i2.47
  19. Syah, B. E., Achsa, A., & Ikhwan, K. (2023). Penerapan Metode Analitycal Hierarchy Process (AHP) dalam Pengambilan Keputusan Rewards Karyawan (Studi Kasus UMKM Kripik Emping Jagung UD Restu Bunda). Jurnal Bisnis Dan Manajemen (JBM), 19(3). http://doi.org/10.23960/jbm.v11i2.442
  20. Syukri, M., Azmi, F., Berutu, R., & Al-Fattah, M. (2023). Manajemen Sarana Prasarana Dalam Mencapai Tujuan Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(6), 300-306. https://doi.org/10.5281/zenodo.7781973
  21. Tamrin, S. H., Sajidin, M., Rakasiwi, F., & Nurdiyah. (2025). Penguatan Kapasitas Pemerintah Desa dalam Perencanaan Pembangunan yang Adaptif dan Berkelanjutan di Kabupaten Majene. MARTABE : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8, 2901–2909. https://doi.org/10.31604/jpm.v8i7.2901-2909
  22. Tuaputimain, D. K., & Palijama, F. (2024). Optimalisasi Pelayanan Publik pada Kantor Desa Kamarian Kabupaten Seram Bagian Barat. Jurnal Hipotesa, 18(2), 1–13. https://doi.org/10.69774/hipotesa.v18i2.94
  23. Putra W, I. W. C., Dwijendra, N. K. A., & Putra, I. D. G. A. D. (2022). Pola Spasial Pertumbuhan Kawasan Permukiman Di Desa Dalung. PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa, 11(1), 15–23. https://doi.org/10.22225/pd.11.1.3301.15-23
  24. Wang, M., Zhang, M., Qi, Y., Zhang, D., Wang, C., Yao, W., & Zhou, D. (2024). Developing a Holistic Approach for Constructing Rural Living Circles in the Loess Plateau—Taking Yongning Village as an Example. Buildings, 14(2). https://doi.org/10.3390/buildings14020514
  25. Wolok, E., Lahay, I. H., & Ridwan, W. (2024). Penentuan Prioritas Pembangunan Infrastruktur Desa Bongo Nol Dengan Pendekatan Analysis Hierarchy Process. Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering, 6(1), 93–97. https://doi.org/10.37905/jjeee.v6i1.23956

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.