skip to main content

Penilaian Kualitas Alun-Alun Ajarwana, Kabupaten Bekasi Berdasarkan Persepsi Pengguna

*Rizki Amalia Putri  -  Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Krisnadwipayana, Indonesia
Siska Amelia scopus  -  Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Krisnadwipayana, Indonesia
Herlin Sukmarini  -  Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Krisnadwipayana, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Alun-Alun Ajarwana di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, seluas sekitar 5 ha yang terdiri dari ruang terbuka hijau (hutan kota 4 ha) dan ruang terbuka non-hijau (alun-alun 1 ha), memiliki potensi besar sebagai ruang publik multifungsi dan merupakan salah satu ruang terbuka publik terbesar di Kabupaten Bekasi. Fungsi ekologis, sosial, budaya, ekonomi, serta estetika diharapkan dapat mendukung kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat. Namun, pengelolaan dan fasilitas pendukung saat ini masih belum optimal sehingga menurunkan kualitas fisik dan kenyamanan pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kualitas Alun-Alun Ajarwana berdasarkan persepsi pengguna. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi pada hari biasa (weekday) dan akhir pekan (weekend), serta survei terhadap 32 responden yang menilai kualitas Alun-Alun Ajarwana berdasarkan empat aspek utama Makna, Aksesibilitas, Kenyamanan, dan Aktivitas dengan 13 subkriteria. Analisis Importance Performance Analysis (IPA) digunakan untuk mengidentifikasi aspek penting dan kinerja fasilitas. Hasil survei menunjukkan bahwa mayoritas responden (75%) menilai kualitas alun-alun dalam kategori “cukup baik.” Namun, analisis IPA mengungkapkan bahwa skor rata-rata kinerja atribut hanya sebesar 2,43 dibandingkan skor kepentingan 4,90, menandakan bahwa kualitas pelayanan masih belum optimal. Tingkat kepuasan tertinggi terdapat pada aspek Makna (62%), diikuti Aksesibilitas (51%), Kenyamanan (41%), dan Aktivitas (37%). Secara keseluruhan, Tingkat Kesesuaian Kinerja (Tki) sekitar 50%, yang mengindikasikan bahwa pelayanan alun-alun belum memenuhi harapan pengunjung. Terdapat 17 usulan peningkatan kinerja, yang dapat mendukung evaluasi bagi peningkatan pengelolaan ruang publik agar lebih optimal di Kabupaten Bekasi.
Keywords: Alun-Alun, Ruang Terbuka Hijau, Persepsi Pengguna, Kualitas Ruang, Ruang Publik

Article Metrics:

Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi ke-17). Jakarta: Rineka Cipta
  2. Badan Pusat Statistik Kabupaten Bekasi. (2024). Kabupaten Bekasi dalam angka 2024. https://bekasikab.bps.go.id/id/publication/2024/02/28/613046732373df5c215ee27b/kabupaten-bekasi-dalam-angka-2024.html
  3. Badan Pusat Statistik Kabupaten Bekasi. (2024). Kecamatan Setu dalam angka 2024. https://bekasikab.bps.go.id/id/publication/2024/09/26/5f198d4b0735ae4fa3bf5290/kecamatan-setu-dalam-angka-2024.html
  4. Bae, J., & Nam, S. (2020). A Study on the Improvement Plan of Facility in National Park Using Importance-Performance Analysis. Journal Of Environmental Management and Tourism, 11(1), 125-130. https://doi.org/10.14505//jemt.11.1(41).14
  5. Bandaso, A., & Widjajanti, R. (2019). Pengaruh Kondisi Tatanan Fisik Terhadap Kenyamanan Pengunjung pada Taman Vatulemo di Kota Palu. TATALOKA, 21(2), 348-360. https://doi.org/10.14710/tataloka.21.2.348-360
  6. Carr, S., Francis, M., Rivlin, L. G., & Stone, A. M. (1992). Public Space. Press Syndicate of the University of Cambridge
  7. Carmona, Matthew., Heath, Tim., Oc, T., & Tiesdell, S. (2003). Public Space Urban Space. The Dimension of Urban Design. Architectural Press
  8. Chen, J., Becken, S., & Stantic, B. (2022). Assessing Destination Satisfaction by Social Media: An Innovative Approach Using Importance-Performance Analysis. Annals of Tourism Research, 93, Article 103371. https://doi.org/10.1016/j.annals.2022.103371
  9. Dirgantari, A., Soewarni, I., & Endarwati, M. C. (2023). Identifikasi Tingkat Kepuasan Pengguna terhadap Alun Alun di Kota Probolinggo. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, Agustus 2023. Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Institut Teknologi Nasional Malang. Retrieved from http://eprints.itn.ac.id/13489/10/Jurnal.pdf
  10. Dewi, H. A. M., & Pratiwi, P. I. (2024). Studi Aktivitas Fisik Pengunjung dengan Metode SOPARC di Lanskap Alun-Alun Kebumen dan Alun-Alun Karanganyar, Kebumen, Jawa Tengah. TATALOKA, 26(4), 250-265. https://doi.org/10.14710/tataloka.26.4.250-265
  11. Das, S., Moon, F., Dey, G., Das, M., & Paul, R. (2025). A GIS-Based Assessment of Attributes Affecting Publicness of Urban Open Spaces. Journal of Architectural/Planning Research and Studies (JARS), 23(1), Article 273041. https://doi.org/10.56261/jars.v23.273041
  12. Jian, I. Y., Luo, J., & Chan, E. H. W. (2020). Spatial Justice in Public Open Space Planning: Accessibility and Inclusivity. Habitat International, 97, 102122. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.habitatint.2020.102122
  13. Martilla, J., & James, J. (1977). Importance-Performance Analysis. The Journal of Marketing, 41(1), 77–79. https://www.jstor.org/stable/1250495
  14. Novthalia, N. A., Sasongko, W., & Setyono, D. A. (2021). Pengembangan Kualitas Alun-Alun Magetan yang di Dalamnya Terdapat Aktivitas Pedagang Kaki Lima. Planning for Urban Region and Environment, 10(4). https://purejournal.ub.ac.id/index.php/pure/article/view/95
  15. Pratomo, A., Soedwiwahjono, & Miladan, N. (2019). Kualitas Taman Kota sebagai Ruang Publik di Kota Surakarta berdasarkan Persepsi dan Preferensi Pengguna. Desa-Kota, 1(1), 84-95. https://doi.org/10.20961/desa-kota.v1i1.12494.84-95
  16. Pemkab Bekasi maksimalkan RTH melalui perizinan. (2023, February 20). Radar Bekasi. https://radarbekasi.id/2023/02/20/pemkab-bekasi-maksimalkan-rth-melalui-perizinan/
  17. Purwanto, E. (2014). Privatisasi Ruang Publik dari Civic Centre menjadi Central Business District (Belajar dari kasus Kawasan Simpang Lima Semarang). TATALOKA, 16(3), 153-167. https://doi.org/10.14710/jvsar.v%vi%i.252
  18. Qi, J., Mazumdar, S., & Vasconcelos, A. C. (2024). Understanding the Relationship Between Urban Public Space and Social Cohesion: A Systematic Review. International Journal of Community Well-Being, 7(2), 155–212. https://doi.org/10.1007/s42413-024-00204-5
  19. Ridwan Kamil Resmikan Alun-Alun Edu Forest Setu Kabupaten Bekasi. (2023, August 15). Jabarprov.go.id. https://jabarprov.go.id/berita/5-tahun-jabar-juara-ridwan-kamil-resmikan-alun-alun-edu-forest-setu%20kabupaten-bekasi-seb-9993
  20. Rasyida, A. (2021). Hubungan antara Persepsi terhadap Kualitas dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau dengan Kesejahteraan Psikologis Anak. TATALOKA, 23(3), 404-417. https://doi.org/10.14710/halal.v%vi%i.9417
  21. Kentache, S & Boussoualim, A. (2024). Assessment of the Quality of Leisure Parks Using the IPA-Kano Integrative Approach to Satisfaction, Case Tito Park, Algeria. International Journal of Innovative Technologies in Social Science, (4(44). https://doi.org/10.31435/ijitss.4(44).2024.2973
  22. Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta
  23. Sundram, S. D., & Gani, A. A. (2022). Importance Performance Analysis (IPA) on Tourism Destination Competitiveness in Mabul Island, Sabah. International Journal of Academic Research in Business & Social Sciences, 12(2), 110-129. https://doi.org/10.6007/ijarbss/v12-i2/11536
  24. Tuahena, I., Martosenjoyo, T., & Radja, A. M. (2019). Persepsi Pengunjung terhadap Kenyamanan Fasilitas Ibrahim Tuahena. National Academic Journal of Architecture (Nature), 6(1). https://doi.org/10.24252/nature.v6i1a6
  25. Trimandala, A., Kiskenda, D., & P, W. A. P. (2022). Importance Performance Aalysis on Tourism Development in Liang Ndara Tourism Village, West Manggarai. Enrichment: Journal of Management, 12(5), 4115-4126. https://doi.org/10.35335/enrichment.v12i5.1006

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.