BibTex Citation Data :
@article{tataloka24505, author = {Riza Tirana}, title = {Strategi Pengembangan Wisata Pantai Mangunharjo Kecamatan Tugu Kota Semarang}, journal = {TATALOKA}, volume = {28}, number = {2}, year = {2026}, keywords = {Strategi Pengembangan; wisata pantai; Mangunharjo}, abstract = { Pantai Mangunharjo merupakan salah satu potensi wisata pesisir di Kota Semarang yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan, baik dari aspek alam, sosial, maupun ekonomi. Namun, kawasan ini masih menghadapi berbagai tantangan, seperti abrasi pantai, minimnya sarana prasarana wisata, dan rendahnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan wisata Pantai Mangunharjo yang berkelanjutan dan berbasis potensi lokal. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Tahapan analisis yang dilakukan yaitu evaluasi terhadap kekuatan dan kelemahan serta melakukan penyesuaian berdasarkan posisi Kuadran I (pendekatan progresif) pada diagram Kartesius. Temuan analisis SWOT menunjukkan bahwa area-area berikut harus menjadi penekanan utama strategi SO (Strengths Opportunities): meningkatkan pemberdayaan masyarakat dalam pelestarian lingkungan; meningkatkan peran serta pemerintah dalam penciptaan daya tarik wisata; dan meningkatkan infrastruktur untuk memfasilitasi perluasan pariwisata pesisir. }, issn = {2356-0266}, pages = {132--140} doi = {10.14710/tataloka.28.2.132-140}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/tataloka/article/view/24505} }
Refworks Citation Data :
Pantai Mangunharjo merupakan salah satu potensi wisata pesisir di Kota Semarang yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan, baik dari aspek alam, sosial, maupun ekonomi. Namun, kawasan ini masih menghadapi berbagai tantangan, seperti abrasi pantai, minimnya sarana prasarana wisata, dan rendahnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan wisata Pantai Mangunharjo yang berkelanjutan dan berbasis potensi lokal. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Tahapan analisis yang dilakukan yaitu evaluasi terhadap kekuatan dan kelemahan serta melakukan penyesuaian berdasarkan posisi Kuadran I (pendekatan progresif) pada diagram Kartesius. Temuan analisis SWOT menunjukkan bahwa area-area berikut harus menjadi penekanan utama strategi SO (Strengths Opportunities): meningkatkan pemberdayaan masyarakat dalam pelestarian lingkungan; meningkatkan peran serta pemerintah dalam penciptaan daya tarik wisata; dan meningkatkan infrastruktur untuk memfasilitasi perluasan pariwisata pesisir.
Article Metrics:
Last update:
Authors who publish in the Tataloka retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).