BibTex Citation Data :
@article{tataloka24248, author = {Hafidha Aulia Setyanida and Endrawati Fatimah and Martina Cecilia Adriana}, title = {Penerapan Urban Network Analysis Dalam Pengukuran Aksesibilitas Pejalan Kaki di Transit Oriented Development Dukuh Atas}, journal = {TATALOKA}, volume = {27}, number = {4}, year = {2025}, keywords = {Aksesibilitas, Transit Oriented Development, Urban Network Analysis, Jakarta, Dukuh Atas}, abstract = { Transit Oriented Development (TOD) merupakan paradigma perencanaan perkotaan yang sedang berkembang pada kota-kota di dunia sebagai salah satu strategi untuk mencapai kota berkelanjutan, termasuk DKI Jakarta. Dukuh Atas adalah kawasan TOD percontohan di Jakarta karena memiliki infrastruktur pejalan kaki yang memadai. Akan tetapi, masih sedikit masyarakat yang memilih untuk berjalan kaki dari dan ke stasiun untuk jarak yang dekat. Masyarakat cenderung menggunakan angkutan umum dan angkutan online sebagai first mile dan last mile. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat aksesbilitas kawasan Transit Oriented Development (TOD) Dukuh Atas terhadap pemilihan rute pejalan kaki. Dalam penelitian ini, metode kuantitatif dilakukan dengan menggunakan Urban Network Analysis (UNA) yang merupakan metode spasial dalam menganalisis konektivitas, aksesibilitas, dan efisiensi jalur pejalan kaki. Adapun UNA yang dilakukan terbagi kedalam empat indeks perhitungan, yaitu Reach, Betweenness, Closeness, dan Straighness. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kawasan TOD Dukuh Atas indeks reach yang masih cenderung rendah dengan 53% dari total luas bangunan; indeks betweenness memiliki kecenderungan ke arah sedang–tinggi; indeks closeness yang rendah yang mengindikasikan kondisi yang baik; dan indeks straightness memiliki kecenderungan rendah. Nilai indeks yang tinggi diperlukan untuk mencapai fungsi maksimal bangunan stasiun sebagai simpul transit. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan agar stasiun memiliki nilai aksesibilitas yang tinggi. }, issn = {2356-0266}, pages = {294--305} doi = {10.14710/tataloka.27.4.294-305}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/tataloka/article/view/24248} }
Refworks Citation Data :
Transit Oriented Development (TOD) merupakan paradigma perencanaan perkotaan yang sedang berkembang pada kota-kota di dunia sebagai salah satu strategi untuk mencapai kota berkelanjutan, termasuk DKI Jakarta. Dukuh Atas adalah kawasan TOD percontohan di Jakarta karena memiliki infrastruktur pejalan kaki yang memadai. Akan tetapi, masih sedikit masyarakat yang memilih untuk berjalan kaki dari dan ke stasiun untuk jarak yang dekat. Masyarakat cenderung menggunakan angkutan umum dan angkutan online sebagai first mile dan last mile. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat aksesbilitas kawasan Transit Oriented Development (TOD) Dukuh Atas terhadap pemilihan rute pejalan kaki. Dalam penelitian ini, metode kuantitatif dilakukan dengan menggunakan Urban Network Analysis (UNA) yang merupakan metode spasial dalam menganalisis konektivitas, aksesibilitas, dan efisiensi jalur pejalan kaki. Adapun UNA yang dilakukan terbagi kedalam empat indeks perhitungan, yaitu Reach, Betweenness, Closeness, dan Straighness. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kawasan TOD Dukuh Atas indeks reach yang masih cenderung rendah dengan 53% dari total luas bangunan; indeks betweenness memiliki kecenderungan ke arah sedang–tinggi; indeks closeness yang rendah yang mengindikasikan kondisi yang baik; dan indeks straightness memiliki kecenderungan rendah. Nilai indeks yang tinggi diperlukan untuk mencapai fungsi maksimal bangunan stasiun sebagai simpul transit. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan agar stasiun memiliki nilai aksesibilitas yang tinggi.
Article Metrics:
Last update:
Authors who publish in the Tataloka retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).