PENGARUH BERBAGAI SUMBER ATRAKTAN DALAM PAKAN BUATAN TERHADAP RESPON PAKAN, TOTAL KONSUMSI PAKAN, DAN PERTUMBUHAN BENIH IKAN GABUS (Channa striata)

Bagus Putra Arditya, Subandiyono Subandiyono, Istiyanto Samidjan

Abstract

Rendahnya total konsumsi pakan pada ikan gabus (Channa striata) mengindikasikan bahwa tingkat palatabilitas pakan rendah.  Salah satu upaya untuk meningkatkan palatabilitas pakan melalui penambahan atraktan pada pakan uji.  Sumber atraktan yang digunakan berasal dari bahan pakan tepung bekicot, tepung cumi, dan tepung rebon yang memiliki kandungan asam amino berupa glisin serta prolin yang mampu berperan sebagai sumber atraktan alami.  Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan berbagai jenis atraktan dalam pakan uji terhadap respon dan pertumbuhan benih ikan gabus.  Penelitian ini menggunakan dua sistem wadah pemeliharaan, masing-masing untuk mengetahui respon pakan berupa stryrofoam dan pertumbuhan ikan berupa ember.  Benih ikan gabus berukuran 0,94±0,09 g.  Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan.  Perlakuan tersebut A, B, C, dan D masing-masing adalah tanpa maupun dengan penambahan atraktan tepung bekicot, tepung cumi dan tepung rebon.  Dosis penambahan atraktan sebesar 3%.  Variabel yang diamati meliputi respon pakan, total konsumsi pakan (TKP), rasio konversi pakan (FCR), rasio efiisiensi protein (PER), laju pertumbuhan spesifik (SGR), dan tingkat kelulushidupan (SR).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan atraktan pada pakan uji berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap respon pakan, TKP, FCR, PER, SGR, tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap SR.  Perlakuan C (penambahan atraktan tepung cumi) memberikan hasil terbaik untuk respon pakan dengan presentase sebesar 78,67±3,21 % dalam waktu <0,30 detik/cm.  Nilai presentase dalam merespon, mendekati, dan menkonsumsi pakan uji sebesar 100%.  Perlakuan C juga memiliki nilai tertinggi untuk TKP 54,36±1,36 g; PER 2,17±0,05 %; SGR 2,78±0,08 %bobot/hari; nilai terendah untuk FCR 1,15±0,03.  Kualitas air pada kisaran yang layak untuk media pemeliharaan.  Kesimpulan yang diperoleh adalah penambahan tepung cumi sebagai bahan atraktan memberikan hasil terbaik terhadap respon pakan, total konsumsi pakan, dan pertumbuhan benih ikan gabus.

Full Text:

PDF

References

Ali, S.A., C. Gopal and J.V. Ramana. 2007. Attractant and Growth Promoting Properties of Some Feed Materials and Chemicals Incorporated in the Diets for Penaeus monodon (Fabricius). Indian J. Fish, 54(1):67-73.

BPBAT Mandiangin. 2014. Naskah Akademik Ikan Gabus Haruan (Channa striatus Bloch 1793) Hasil Domestifikasi. Direktorat Jenderal Perikanan dan Budidaya, Mandiangin, 67 hlm.

Britz, P.J. 1996. The Suitability of Selected Protein Sources for Inclusion in Formulated Diets for South African Abalone, Haliotis midae. Aquaculture, 140: 63-73

Extrada, E., H.T. Ferdinand dan Yulisman. 2013. Kelangsungan Hidup dan Pertumbuhan Benih Ikan Gabus (Channa striata) pada Berbagai Tingkat Ketinggian Air Media Pemeliharaan. Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 1(1):103-114.

Fatagar, S.H. 2014. Jumlah Konsumsi Pakan Udang Galah Macrobrachium rosenbergii yang Diberi Pakan dengan Jenis Atraktan Berbeda. [Skripsi]. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor, Bogor, 26 hlm.

Farhana, T., M.E. Hasan, Abdullah-Al Mamun and M.S. Islam. 2016. Comercially Culture Potentiality of Striped Snakehead Channa striatus (Bloch, 1793) in Earthen Ponds of Banglades. International Journal of Pure and Applied Zoology. 4(2):168-173.

Fujaya, Y. 2008. Fisiologi Ikan: Dasar Pengembangan Teknologi Perikanan. PT. Rineka Cipta, Jakarta, 179 hlm.

Gam, L.H., C.Y. Leow and S. Baie. 2005. Amino Acid Composition of Snakehead Fish (Channa striatus) of Various Sizes Obtained at Different Times of The Year. Malaysia Journal of Pharmacautical Sciences, 3(2):19- 30.

Halver, J.E and R.W. Hardy. 2002. Fish Nutrition Third Edition. Academic Press An Elsevier Science Imprint, 839 p.

Hara, T.J. 1992. Fish Chemoreception. University of Manitoba Winnipeg, Canada, 385 p.

Hertrampf J.W. and F. Piedad-Pascual. 2000. Handbook on Ingredients for Aquaculture Feeds. Kluwer Academic Publisher, London, 616 p.

Hidayat, D., A.D. Sasanti dan Yulisman. 2013. Kelangsungan Hidup, Pertumbuhan dan Efisiensi Pakan Ikan Gabus (Channa striata) yang Diberi Pakan Berbahan Baku Tepung Keong Mas (Pomaecea sp.). Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 1 (2):161-172.

Ho, T. 2009. Feed Attractants for Juvenile Chinook Salmon (Oncorhynchus tshawytscha) Prepared from Hydrolysates of Pacific Hake (Merluccius productus). [Thesis]. The University of British Columbia, 124 p.

Houlihan, D., T. Boujard and M. Jobling. 2001. Food Intake in Fish. Blackwell Publishing, Oxford, 442 p.

Jianguang-Qin, A.W. Fast and A.T. Kai. 1983. Tolerance of Snakehead Channa striatus to Ammonia at Different pH. Journal of the World Aquaculture Society, 28(2):87-90.

Kader, M.A., M. Bulbul, S. Koshio, M. Ishikawa, S. Yokoyama, B.N.T. Nguyen and C.F. Komilus. 2012. Effect of Complete Replacement of Fishmeal by Dehulled Soybean Meal with Crude Attractants Supplementation in Diets for Red Sea Bream, Pagrus major. Aquaculture, 350-353:109-116.

Keputusan Menteri Kelutan dan Perikanan Indonesia. 2015. Nomor 18/KEPMEN-KP/2015 tentang Pelepasan Ikan Gabus Haruan. Jakarta, 10 hlm.

Khasani, I. 2013. Atraktan pada Pakan Ikan: Jenis, Fungsi dan Respon Ikan. Media Akuakultur, Balai Penelitian Pemuliaan Ikan, Subang, 8(2):127-133.

Kurniawan, A. 2013. Palatabilitas dan Pertumbuhan Sidat Anguilla marmorata dengan Pemberian Atraktan Tepung Cumi dan Tepung Udang Rebon. [Tesis]. Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor, Bogor, 36 hlm.

Kusumaningrum, G.A., M.A. Alamsyah dan E.D. Masithah. 2014. Uji Kadar Albumin dan Pertumbuhan Ikan Gabus (Channa striata) dengan Kadar Protein Pakan Komersil yang Berbeda. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Ilmu Kelautan, 6(1):25-29.

Kuswandi, A. 2014. Penambahan Jenis Atraktan yang Berbeda terhadap Respon Konsumsi Pakan pada Lobster Air Tawar Cherax quadricarinatus. [Skripsi]. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor, Bogor, 30 hlm.

Lee, P.G. and S.P. Meyers. 1996. Chemoattraction and Feeding Stimulation in Crustaceans. Aquaculture Nutrition, 2:157-164.

Mandal, D.K., D. Roy, dan L. Ghosh. 2005. Structurak Organization of the Olfactory Ephithelium of a Spotted Snakehead Fish, Channa punctatus. Acta Ichthyologica et Piscatoria, 35(1):45-50.

Marimuthu, K. and M.A. Haniffa. 2007. Embryonic and Larval Development of the Striped Snakehead Channa striatus. Taiwania, 52(1):84-92.

Muthmainnah, D., S. Nurdawati dan S. Aprianti. 2012. Budidaya Ikan Gabus (Channa striata) dalam Wadah Karamba di Rawa Lebak. Prosiding InSINas. 319-323.

Mohanty, S.S. and K. Samantaray. 1996. Effect of Varying Levels of Dietary Protein on the Growth Performance and Feed Conversion Efficiency of Snakehead Channa striata fry. Aquaculture Nutrition, 2:89-94.

Nunes, A.J.P., V.C. Marcelo, F.F.A. Neto and D. Lemos. 2006. Behavioral Respons to Selected Feed Attractants and Stimulants in Pasific White Shrimp, Litopenaeus vannamei. Aquaculture, 260:244-254.

Pereira, L., T. Riquelme and H. Hosokawa. 2007. Effect of Three Photoperiod Regimes on the Growth and Mortality of the Japane Abalone Haliotis Discus Hannai Ino. Journal of Shellfish Research, 26(3):763-767.

Polat, A. and G. Beklevik. 1999. The Importance of Betaine and some Attractive Substances as Fish Feed Additives, 217-220.

Rahman, M.A. and S. Awal. 2016. Development of Captive Breeding, Seed Production and Culture Techniques of Snakehead Fish for Species Conservation and Sustainable Aquaculture. Journal in Agriculture and Enviromental Engg, 3(1):117-120.

Ramadhan, A.Y.H. 2014. Penambahan Atraktan dalam Pakan Pasta terhadap Kosumsi Pakan, Retensi Potein dan Retensi Lemak pada Belut Sawah (Monopterus albus) yang Dipelihara dengan Sistem Resikulasi. [Skripsi]. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Airlangga, Surabaya, 77 hlm.

Rukmini. 2013. Pemberian Pakan dengan Kombinasi yang Berbeda untuk Pertumbuhan Benih Ikan Gabus (Channa striata Blkr). [Laporan Penelitian]. Fakultas Perikanan, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru, 45 hlm.

Sembiring, A.Y., B. Hendrarto dan A. Solichin. 2015. Respon Ikan Sidat (Anguilla bicolor) terhadap Makanan Buatan pada Skala Laboratorim. Management of Aquatic Resources, 4(1):1-8.

Sholichin, I., K. Haetami dan H. Suherman. 2012. Pengaruh Penambahan Tepung Rebon pada Pakan Buatan terhadap Nilai Chroma Ikan Mas Koki (Carassius auratus). Jurnal Perikanan dan Kelautan, 3(4):185-190.

Subandiyono dan S. Hastuti. 2016. Buku Ajar Nutrisi Ikan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelutan, Universitas Diponegoro, Semarang, 245 hlm.

Suresh, A.V., K.P.K. Vassagam and S. Nates. 2011. Attractability and Palatability of Protein Ingredients o Aquatic and Terrestrial Animal Origin, and Their Practical Value for Blue Shrimp, Litopenaus stylirostris Fed Diets Formulated with High Levels of Poultry Byproduct Meal. Aquaculture. 319:132-140.

Tantikitti, C. 2014. Feed Palatability and the Alternative Protein Sources in Shrimp Feed. J. Sci. Technol., 36(1):51-55.

Tusche, K., K. Berends, S. Wuertz, A. Susenbeth and C. Schulz. 2011. Evaluation of Feed Attractants in Potato Protein Concentrate Based Diets for Rainbow Trout (Oncorhynchus mykiss). Aquaculture, 321:54-60.

Yacoob, S.Y. and H.I. Browman. 2007. Olfactory and Gustatory Sensitivity to some Feed-Related Chemicals in the Atlantic halibut (Hippoglossus hippoglossus). Aquaculture, 263:303-309.

Yufera, M., S. Kolkovski, C. Fernandez-Diaz, K. Dabrowski and C. Thies. 1998. Microencapsulated Diets for Fish Larvae-current “State of Art”. Bioencapsulation VII “Advances in Basic Science and Indutry”, 8 p.

Yulisman, D. Jubaedah dan M. Fitriani. 2011. Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Gabus (Channa striata) pada Berbagai Tingkat Pemberian Pakan. PENA Akuatika, 3(1):43-48.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.