Studi Kasus: Strategi Perencanaan Kawasan Perkotaan Pancur-Pamotan

*Grandy Loranesssa Wungo orcid  -  Department of Architecture, Diponegoro University, Indonesia
Received: 12 Aug 2020; Published: 21 Oct 2020.
Open Access License URL: http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0

Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Statistics: 63 34
Abstract

Pancur dan Pamotan merupakan kawasan agropolitan dan memiliki sektor unggulan berupa industri pengolahan berbasis pertanian, dan pertambangan yang tentu mempengaruhi dalam perkembangan aktivitas ekonomi, sosial, dan lingkungan. Namun, terdapat juga permasalahan yang terjadi yaitu menurunnya produktivitas pertanian dan kurangnya ketersediaan infrastruktur menjadi hambatan bagi pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini bertujuan memahami isu perencanaan perkotaan secara komprehensif di kawasan perkotaan Kecamatan Pancur dan Pamotan.

Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran dengan sampling 280 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner secara daring dan observasi lapangan sebagai data dalam penelitian dengan menggunakan content analysis yang meliputi 7 sektor utama digunakan untuk menggambarkan isu kawasan perkotaan Pancur dan Pamotan, kemudian dengan SWOT Analysis untuk menentukan strategi. Hasil penelitian menunjukan bahwa isu utama dari kawasan perkotaan Pancur dan Pamotan ialah mundurnya perkembangan di sektor pertanian yang terbentur dengan kondisi fisik alam, sehingga diperlukan strategi dalam pengembangan sektor lain seperti sektor pariwisata.

Keywords: SWOT; Startegi Perkotaan; Pancur dan Pamotan

Article Metrics:

  1. Asmoko, H. (2013). Teknik Ilustrasi Masalah-Fishbone Diagrams. Magelang: BPPK.
  2. BPS Provinsi Jawa Tengah. (2020). Provinsi Jawa Tengah Dalam Angka 2020.
  3. Budiasih, I. G. A. N., & Nyoman, G. A. (2014). Metode Grounded Theory dalam riset kualitatif. Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Bisnis, 9(1), 19–27.
  4. Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitattive, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (Fourth Edi). SAGE.
  5. Franzosi, R. (2008). Content analysis: Objective, systematic, and quantitative description of content.
  6. Gurel, E., & Tat, M. (2017). SWOT analysis: a theoretical review. Journal of International Social Research, 10, 51.
  7. Humphrey, A. (1970). SWOT Analysis. Stanford University.
  8. Indrayati, A., & Setyaningsih, W. (2017). Mengungkap Potensi Kabupaten Rembang sebagai Geowisata dan Laboratorium Lapangan Geografi. Jurnal Geografi, 14(1).
  9. Naufal, M. (2019). Pengembangan Sektor Pariwisata Indonesia Sebagai Upaya Menangkal Pelemahan Ekonomi Global.
  10. Sitaresmi, G. (2011). Analisis Potensi Wilayah Pesisir Untuk Pengembangan Pariwisata Di Kabupaten Rembang. Universitas Negeri Semarang.
  11. World Tourism Organization. (2004). Indicators of Sustainable Development for Tourism Destinations. In Tourism’s potential as a sustainable development strategy. Proceedings from the 2004 WTO tourism policy forum at the George Washington University, Washington, DC, USA, 18-20 October 2004