Perencanaan Konsep Pengelolaan dan Pembiayaan Pembangunan Kawasan Wisata Hutan Mangrove Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak

*Arif Su'udi -  Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, University of Diponegoro, Indonesia
Djoko Suwandono - 
Published: 20 Apr 2015.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: IDN
Full Text:
Statistics: 821 5004
Abstract

Pengembangan kawasan wisata pesisir di Kabupaten Demak dilatarbelakangi oleh Peraturan Daerah Nomor 6 tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah Kabupaten Demak Tahun 2011 - 2031 Pasal 71 dan Pasal 95 disebutkan bahwa Kecamatan Sayung termasuk kedalam kawasan strategis daerah dengan peruntukkan sebagai kawasan industri, perdagangan dan jasa, pemasaran komoditas, permukiman perkotaan, dan kegiatan wisata bahari. Desa Bedono merupakan salah satu desa di wilayah pesisir kabupaten Demak yang memiliki potensi wisata mangrove dan religi. Desa Bedono belum dikembangkan secara optimal terutama dalam segi pengelolaan. Agar perencanaan pengelolaan dan pembiayaan pembangunan tersebut tidak salah sasaran, perlu dilakukan penelitian terlebih dahulu untuk mengidentifikasi kelayakan kawasan yang akan dijadikan sebagai obyek perencanaan. Pada penelitian ini digunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Analisis yang dilakukan yaitu terkait dengan proyeksi jumlah wisatawan dan rencana kebutuhan ruang. Hasil dari penelitian kemudian dijadikan sebagai masukan untuk merumuskan konsep pengelolaan dan pembiayaan pembangunan kawasan wisata di Desa Bedono. Konsepsi tersebut dilakukan dengan menganalisis kebutuhan ruang, konsepsi pengelolaan, perhitungan pembiayaan pembangunan baik secara ekonomi dan finansial, dan kelayakan proyek pembangunan kemudian dari hasil analisis tersebut dirumuskan suatu konsep pengelolaan dan skenario pembangunan desa wisata.

 

Keywords
pariwisata; pengelolaan, pembiayaan pembangunan

Article Metrics: